alexametrics
24.3 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Mobil Pengunjung KDS Dibobol Maling

GENTENG – Kawanan maling beraksi di lokasi parkir KDS Gen­teng di Jalan Diponegoro, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Gen­teng, kemarin siang (1/2). Mobil Toyota Vios milik Idayanti, 32, yang sedang diparkir di pusat per­belanjaan itu dibobol maling.

Dalam aksinya itu, pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari seorang itu masuk dengan meru­sak kunci pintu mobil, dan me­ngambil laptop merek Axioo warna hitam dan tas yang berisi hand­phone (HP) merek Samsung warna hitam. “Isi dari laptop itu dokumen dan dokumentasi penting ke­luarga,” kata Idayanti yang ber­profesi sebagai guru SMK Muham­madiyah 4 Glenmore itu.

Aksi pencurian kembali terjadi, kali ini sasarannya sebuah ken­daraan yang diparkir di area parkir Mall KDS Genteng. Aksi yang terekam di CCTV pada pukul 14.02 tersebut berlangsung sangat cepat, pelaku yang mengendarai mobil (diduga jenis Datsun Go) melaku­kan aksinya dengan cara meme­petkan mobil ke kendaraan korban jenis Toyota Vios nopol DK 284 AM yang diparkir.

Baca Juga :  Membahayakan, Pohon Rawan Tumbang Mulai Ditebangi

Aksi pencurian yang menimpa pengunjung KDS Genteng, itu ber­mula sekitar pukul 13. 45, korban tiba di KDS Genteng untuk belanja. Saat belanja itu, mobilnya diparkir yang ada di belakang. “Saya belanja sekitar satu jam,” te­rangnya.

Usai belanja korban berniat pu­lang. Saat akan masuk mobil kaget melihat kunci pintu depan bagian kanan telah rusak. “Saya masukkan kunci pintu di mobil kok rusak, ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Korban mengaku sempat lemas setelah pintu mobilnya bisa dibuka tanpa dikunci. Apalagi, barang ber­harga miliknya yang ada di mobil seperti laptop merek Axioo warna hitam dan tas yang berisi HP merek Samsung sudah tidak ada. “Laptop dan tas saya taruh di jok belakang,” ungkapnya seraya menyampaikan setelah kejadian itu langsung melaporkan ke pihak KDS dan diteruskan ke polsek.

Sementara itu, pengelola tempat parkir KDS Genteng Tomi Dedi Ariyanto, 36, mengungkapkan tidak bertanggung jawab atas ke­hilangan barang yang ada di mobil. Sebab, pihaknya hanya bertang­gung jawab pada mobil dan motor. “Kalau yang hilang itu mobil dan motor, kita akan tanggung jawab,” ucapnya seraya menyebut penge­lo­laan parkir di tangani pihak kedua.

Baca Juga :  Polsek Gambiran Sita Puluhan Botol Arak

Tomi mneyebut aturan itu, merupakan kesepakatan yang telah dilakukan bersama KDS Genteng. Dan tanggung jawab dalam pengelolaan parkir, ditang­gung oleh kedua pihak. “Perjanjian dengan KDS yang ditanggung bukan barang,” terangnya.

Manajer KDS, Edward Leong, 36, saat dikonfirmasi meminta agar korban melaporkan ke polsek dulu. Dan pihaknya, akan mengi­kuti prosedur yang ada. “Saya sen­diri mengikuti prosesnya,” ucapnya.

Terkait tanggung jawab kepada korban, Edward mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak pengelola parkir. “Maaf saya belum bisa memberi jawaban, kami akan koordinasi dulu dengan pengelola parker,” katanya. (*)

GENTENG – Kawanan maling beraksi di lokasi parkir KDS Gen­teng di Jalan Diponegoro, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Gen­teng, kemarin siang (1/2). Mobil Toyota Vios milik Idayanti, 32, yang sedang diparkir di pusat per­belanjaan itu dibobol maling.

Dalam aksinya itu, pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari seorang itu masuk dengan meru­sak kunci pintu mobil, dan me­ngambil laptop merek Axioo warna hitam dan tas yang berisi hand­phone (HP) merek Samsung warna hitam. “Isi dari laptop itu dokumen dan dokumentasi penting ke­luarga,” kata Idayanti yang ber­profesi sebagai guru SMK Muham­madiyah 4 Glenmore itu.

Aksi pencurian kembali terjadi, kali ini sasarannya sebuah ken­daraan yang diparkir di area parkir Mall KDS Genteng. Aksi yang terekam di CCTV pada pukul 14.02 tersebut berlangsung sangat cepat, pelaku yang mengendarai mobil (diduga jenis Datsun Go) melaku­kan aksinya dengan cara meme­petkan mobil ke kendaraan korban jenis Toyota Vios nopol DK 284 AM yang diparkir.

Baca Juga :  Pelanggan yang Asyik Ngopi, Warkop Ambruk Diterjang Angin

Aksi pencurian yang menimpa pengunjung KDS Genteng, itu ber­mula sekitar pukul 13. 45, korban tiba di KDS Genteng untuk belanja. Saat belanja itu, mobilnya diparkir yang ada di belakang. “Saya belanja sekitar satu jam,” te­rangnya.

Usai belanja korban berniat pu­lang. Saat akan masuk mobil kaget melihat kunci pintu depan bagian kanan telah rusak. “Saya masukkan kunci pintu di mobil kok rusak, ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Korban mengaku sempat lemas setelah pintu mobilnya bisa dibuka tanpa dikunci. Apalagi, barang ber­harga miliknya yang ada di mobil seperti laptop merek Axioo warna hitam dan tas yang berisi HP merek Samsung sudah tidak ada. “Laptop dan tas saya taruh di jok belakang,” ungkapnya seraya menyampaikan setelah kejadian itu langsung melaporkan ke pihak KDS dan diteruskan ke polsek.

Sementara itu, pengelola tempat parkir KDS Genteng Tomi Dedi Ariyanto, 36, mengungkapkan tidak bertanggung jawab atas ke­hilangan barang yang ada di mobil. Sebab, pihaknya hanya bertang­gung jawab pada mobil dan motor. “Kalau yang hilang itu mobil dan motor, kita akan tanggung jawab,” ucapnya seraya menyebut penge­lo­laan parkir di tangani pihak kedua.

Baca Juga :  Peringati Agustusan, My GYM 008 Gelar Lomba Tradisional

Tomi mneyebut aturan itu, merupakan kesepakatan yang telah dilakukan bersama KDS Genteng. Dan tanggung jawab dalam pengelolaan parkir, ditang­gung oleh kedua pihak. “Perjanjian dengan KDS yang ditanggung bukan barang,” terangnya.

Manajer KDS, Edward Leong, 36, saat dikonfirmasi meminta agar korban melaporkan ke polsek dulu. Dan pihaknya, akan mengi­kuti prosedur yang ada. “Saya sen­diri mengikuti prosesnya,” ucapnya.

Terkait tanggung jawab kepada korban, Edward mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak pengelola parkir. “Maaf saya belum bisa memberi jawaban, kami akan koordinasi dulu dengan pengelola parker,” katanya. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/