alexametrics
28.9 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Muncul Klaster Kebondalem, 26 Warga Dinyatakan Positif Covid

RadarBanyuwangi.id – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi, tampaknya semakin merata. Kini, muncul lagi klaster baru di Dusun Sendangrejo, Desa Kebondalem Kecamatan Bangorejo. Di kampung itu, 26 warga dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Klaster baru di Dusun Sendangrejo, Desa Kebondalem ini kali pertama diketahui pada Jumat (25/6). Saat itu, ada laporan dari warga ada yang bergejala seperti terkena virus korona. “Ada laporan, kita langsung melakukan pemeriksaan,” terang Kepala Puskesmas Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, dr. Hamami.

Dari hasil pemeriksaan rapid antigen pada Sabtu (26/6), terang dia, ada 10 warga yang dinyatakan positif. Selanjutnya, pada Senin (28/6), kembali melakukan pemeriksaan rapid antigen pada 51 warga, dan hasilnya 14 orang dinyatakan positif. “Ada lagi dua warga melakukan periksa mandiri dan hasilnya positif semua, jadi total 26 warga positif dari hasil pemeriksaan rapid antigen,” kata Hamami kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca Juga :  64 Warga Positif Covid-19, Desa Glagahagung Lockdown

Dari arahan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi, jelas dia, status positif Covid-19 harus mengacu hasil tes PCR. Sehingga, warga yang hasilnya positif dari pemeriksaan rapid antigen, harus dilakukan pemeriksaan ulang dengan tes PCR. “Sebanyak 26 warga yang positif itu sampelnya dikirim ke Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah) Banyuwangi untuk dilakukan tes PCR,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan tes PCR pada 26 warga yang positif versi rapid antigen, jelas dia, hasilnya 18 orang dinyatakan positif terpapar Covid-19. “Untuk sementara, versi rapid antigen ada 26 warga terpapar Covid-19, tapi versi tes PCR 18 warga yang terkena Covid-19,” ungkapnya.

Kepala Desa Kebondalem M. Iksan mengaku masih terus memantau perkembangan yang terjadi di Dusun Sendangrejo. Pemerintah desa akan mendirikan dua posko di jalur menuju Dusun Sendangrejo, yakni di pintu masuk KUA Bangorejo dan  pintu masuk di jalan simpang empat Dusun Gunungsari, Desa Bangorejo. “Kita akan dirikan dua posko,” katanya.(sli/abi)

Baca Juga :  Pedagang Pasar Jambewangi Tak Kunjung Tertib

RadarBanyuwangi.id – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi, tampaknya semakin merata. Kini, muncul lagi klaster baru di Dusun Sendangrejo, Desa Kebondalem Kecamatan Bangorejo. Di kampung itu, 26 warga dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Klaster baru di Dusun Sendangrejo, Desa Kebondalem ini kali pertama diketahui pada Jumat (25/6). Saat itu, ada laporan dari warga ada yang bergejala seperti terkena virus korona. “Ada laporan, kita langsung melakukan pemeriksaan,” terang Kepala Puskesmas Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, dr. Hamami.

Dari hasil pemeriksaan rapid antigen pada Sabtu (26/6), terang dia, ada 10 warga yang dinyatakan positif. Selanjutnya, pada Senin (28/6), kembali melakukan pemeriksaan rapid antigen pada 51 warga, dan hasilnya 14 orang dinyatakan positif. “Ada lagi dua warga melakukan periksa mandiri dan hasilnya positif semua, jadi total 26 warga positif dari hasil pemeriksaan rapid antigen,” kata Hamami kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Jambewangi Tak Kunjung Tertib

Dari arahan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi, jelas dia, status positif Covid-19 harus mengacu hasil tes PCR. Sehingga, warga yang hasilnya positif dari pemeriksaan rapid antigen, harus dilakukan pemeriksaan ulang dengan tes PCR. “Sebanyak 26 warga yang positif itu sampelnya dikirim ke Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah) Banyuwangi untuk dilakukan tes PCR,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan tes PCR pada 26 warga yang positif versi rapid antigen, jelas dia, hasilnya 18 orang dinyatakan positif terpapar Covid-19. “Untuk sementara, versi rapid antigen ada 26 warga terpapar Covid-19, tapi versi tes PCR 18 warga yang terkena Covid-19,” ungkapnya.

Kepala Desa Kebondalem M. Iksan mengaku masih terus memantau perkembangan yang terjadi di Dusun Sendangrejo. Pemerintah desa akan mendirikan dua posko di jalur menuju Dusun Sendangrejo, yakni di pintu masuk KUA Bangorejo dan  pintu masuk di jalan simpang empat Dusun Gunungsari, Desa Bangorejo. “Kita akan dirikan dua posko,” katanya.(sli/abi)

Baca Juga :  Permintaan Batu Nisan Menurun

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/