alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Terperosok, Truk Fuso Nyaris Terguling

RadarBanyuwangi.id – Diduga gorong-gorong tidak kuat menahan beban, sebuah  truk fuso ekspedisi nomor polisi DK 8919 BQ terperosok masuk gorong-gorong. Akibatnya, badan truk melintang di separo badan jalan dan menghambat arus lalu lintas di Jalan Raya poros Rogojampi, Senin (29/3).

Truk fuso tersebut hendak menurunkan barang milik toko kue yang terletak di jalan raya Rogojampi, masuk Dusun Lugonto, Desa/Kecamatan Rogojampi. Saat mundur untuk parkir ke halaman toko, roda belakang sebelah kiri terperosok ke dalam gorong-gorong. Beruntung, roda truk masih bisa bertahan besi cor dan tidak sampai terguling.

Mengetahui bak truk sudah dalam kondisi miring ke arah kiri, sopir truk langsung turun dan mengganjal bak truk dengan bambu serta kayu seadanya agar roda truk tidak sampai masuk ke dalam gorong-gorong. “Sempat terjadi kemacetan panjang sampai ke depan Mapolsek Rogojampi,” ungkap Panit Lantas Polsek Rogojampi, Ipda Suharto.

Baca Juga :  Diduga Hendak Perang Sarung, Kawanan Remaja Digaruk Polisi

Anggota polsek Rogojampi langsung terjun ke lokasi kejadian dan melakukan pengaturan arus lalu lintas. Penyebab kemacetan diduga akibat kepala truk fuso melintang separo badan jalan. Sebagian muatan juga diturunkan untuk mengurangi beban muatan truk.

Ipda Suharto mengimbau agar para pemilik toko di wilayah Rogojampi memiliki gudang bongkar muat di luar toko. Sehingga aktivitas bongkar muat bisa dilakukan di luar toko. “Sebenarnya pemilik toko harus menyiapkan lahan parkir sendiri khusus untuk bongkar muat barang. Di sini lahan parkirnya sudah ada, tetapi tidak diperhitungkan kekuatan gorong-gorong drainase saat muat barang berat,” jelasnya.

Jika jembatan atau gorong-gorong tidak mampu menahan beban berat maka sebaiknya tidak dipaksa, agar tidak menimbulkan risiko kejadian yang lebih besar dan berakibat fatal. “Jika ada gudang bongkar muat di luar toko, maka risikonya tidak terlalu besar dan tidak timbul kerugian lebih besar,” terangnya.

Baca Juga :  Oleng, Mobil Avanza Hantam Rambu Lalu Lintas

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, akibat peristiwa tersebut anggota Polsek Rogojampi ikut mengamankan jalur lalu lintas dan mengurai kemacetan jalur Rogojampi-Banyuwangi yang tersendat dengan sistem buka tutup. Mengingat ruas jalan yang dilintasi adalah ruas jalan poros nasional.

RadarBanyuwangi.id – Diduga gorong-gorong tidak kuat menahan beban, sebuah  truk fuso ekspedisi nomor polisi DK 8919 BQ terperosok masuk gorong-gorong. Akibatnya, badan truk melintang di separo badan jalan dan menghambat arus lalu lintas di Jalan Raya poros Rogojampi, Senin (29/3).

Truk fuso tersebut hendak menurunkan barang milik toko kue yang terletak di jalan raya Rogojampi, masuk Dusun Lugonto, Desa/Kecamatan Rogojampi. Saat mundur untuk parkir ke halaman toko, roda belakang sebelah kiri terperosok ke dalam gorong-gorong. Beruntung, roda truk masih bisa bertahan besi cor dan tidak sampai terguling.

Mengetahui bak truk sudah dalam kondisi miring ke arah kiri, sopir truk langsung turun dan mengganjal bak truk dengan bambu serta kayu seadanya agar roda truk tidak sampai masuk ke dalam gorong-gorong. “Sempat terjadi kemacetan panjang sampai ke depan Mapolsek Rogojampi,” ungkap Panit Lantas Polsek Rogojampi, Ipda Suharto.

Baca Juga :  Diduga Sopir Mengantuk, Honda Mobilio Tabrak Pohon Asam

Anggota polsek Rogojampi langsung terjun ke lokasi kejadian dan melakukan pengaturan arus lalu lintas. Penyebab kemacetan diduga akibat kepala truk fuso melintang separo badan jalan. Sebagian muatan juga diturunkan untuk mengurangi beban muatan truk.

Ipda Suharto mengimbau agar para pemilik toko di wilayah Rogojampi memiliki gudang bongkar muat di luar toko. Sehingga aktivitas bongkar muat bisa dilakukan di luar toko. “Sebenarnya pemilik toko harus menyiapkan lahan parkir sendiri khusus untuk bongkar muat barang. Di sini lahan parkirnya sudah ada, tetapi tidak diperhitungkan kekuatan gorong-gorong drainase saat muat barang berat,” jelasnya.

Jika jembatan atau gorong-gorong tidak mampu menahan beban berat maka sebaiknya tidak dipaksa, agar tidak menimbulkan risiko kejadian yang lebih besar dan berakibat fatal. “Jika ada gudang bongkar muat di luar toko, maka risikonya tidak terlalu besar dan tidak timbul kerugian lebih besar,” terangnya.

Baca Juga :  Dikira Tertidur di Becak, Ternyata Sudah Meninggal

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, akibat peristiwa tersebut anggota Polsek Rogojampi ikut mengamankan jalur lalu lintas dan mengurai kemacetan jalur Rogojampi-Banyuwangi yang tersendat dengan sistem buka tutup. Mengingat ruas jalan yang dilintasi adalah ruas jalan poros nasional.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/