alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Protes Jalan Rusak, Warga Desa Sumberagung Tanam Pohon Pisang

PESANGGARAN, Radar Genteng – Sejumlah warga di Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, memprotes jalan di kampungnya yang sudah lama rusak parah tapi tidak lekas diperbaiki. Jalan menuju ke wisata Pulau Merah dan Sukamade itu, ditanami pohon pisang, Selasa (28/6).

Warga berdalih selama ini telah melakukan kewajibannya sebagai warga negara dengan membayar pajak. Tapi, sampai saat ini belum mendapat haknya terkait perbaikan jalan. “Ini aksi pertama, kami menuntut hak,” cetus salah satu warga setempat, Kasiyadi, 54.

Menurut Kasiyadi, jalan yang rusak parah di kampungnya itu panjangnya sekitar satu kilometer, dan itu perlu penanganan secepatnya. Bila aksinya ini tidak disikapi pemerintah, warga akan kembali menggelar aksi serupa. “Bukan perkara sulit bagi kami untuk menggerakan masa yang lebih banyak,” ancamnya.

Baca Juga :  Bergelombang, Aspal Jembatan Genteng-Sempu Diperbaiki

Camat Pesanggaran, Agus Mulyono saat dikonfirmasi mengaku telah berkoordinasi dengan Pemkab Banyuwangi dan perbaikan jalan ini ranahnya ranahnya Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman (DPU CKPP) Kabupaten Banyuwangi. “Kami berharap masyarakat sabar, kami telah melakukan koreksi dan evaluasi perencanaan pembangunan,” katanya.

Kepala Dinas PU CKPP Kabupaten Banyuwangi, Danang Hartanto mengaku telah menerima laporan ada jalan yang ditanami pohon pisang itu. “Pasti akan kami perbaiki secepatnya, namun belum bisa memutuskan waktu tepatnya,” katanya.(mg5/abi)

PESANGGARAN, Radar Genteng – Sejumlah warga di Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, memprotes jalan di kampungnya yang sudah lama rusak parah tapi tidak lekas diperbaiki. Jalan menuju ke wisata Pulau Merah dan Sukamade itu, ditanami pohon pisang, Selasa (28/6).

Warga berdalih selama ini telah melakukan kewajibannya sebagai warga negara dengan membayar pajak. Tapi, sampai saat ini belum mendapat haknya terkait perbaikan jalan. “Ini aksi pertama, kami menuntut hak,” cetus salah satu warga setempat, Kasiyadi, 54.

Menurut Kasiyadi, jalan yang rusak parah di kampungnya itu panjangnya sekitar satu kilometer, dan itu perlu penanganan secepatnya. Bila aksinya ini tidak disikapi pemerintah, warga akan kembali menggelar aksi serupa. “Bukan perkara sulit bagi kami untuk menggerakan masa yang lebih banyak,” ancamnya.

Baca Juga :  Ramai-Ramai Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

Camat Pesanggaran, Agus Mulyono saat dikonfirmasi mengaku telah berkoordinasi dengan Pemkab Banyuwangi dan perbaikan jalan ini ranahnya ranahnya Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman (DPU CKPP) Kabupaten Banyuwangi. “Kami berharap masyarakat sabar, kami telah melakukan koreksi dan evaluasi perencanaan pembangunan,” katanya.

Kepala Dinas PU CKPP Kabupaten Banyuwangi, Danang Hartanto mengaku telah menerima laporan ada jalan yang ditanami pohon pisang itu. “Pasti akan kami perbaiki secepatnya, namun belum bisa memutuskan waktu tepatnya,” katanya.(mg5/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/