alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Ketebalan Lumpur Material Longsor Erek-Erek  6 Meter, Panjang 30 Meter 

LICIN, Radar Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi melakukan penanganan longsor di tanjakan Erek-Erek, kawasan kaki Gunung Ijen. Sejumlah personel plus alat berat dikerahkan. Proses pembersihan material longsor tersebut diprediksi tuntas dua hari ke depan.

Seperti diketahui, jalan menuju Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen tutup total sejak Senin pagi (27/6). Hal itu terjadi akibat longsor yang terjadi di sekitar Erek-erek sekitar pukul 05.30. Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak Senin dini hari. Material longsor seperti lumpur dan kayu menutupi jalur menuju Kawah Ijen sepanjang 30 meter dengan tinggi empat hingga enam meter.

Bupati Ipuk Fiestiandani turun langsung meninjau proses pembersihan material longsor kemarin (28/6). ”Mohon maaf jalur menuju Kawah Ijen masih belum bisa dilalui karena tertutup longsor. Insya Allah dalam tiga hari ke depan sudah bisa dilewati. Kami upayakan secepatnya bisa selesai,” ujarnya.

Baca Juga :  Kayu Rapuh, Dapur Runtuh

Pembersihan dilakukan menggunakan tiga alat berat. Kontur jalan Erek-Erek yang menanjak dan curam cukup menyulitkan pembersihan. Relawan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Basarnas, dibantu masyarakat, TNI, dan Polri turut bahu-membahu membersihkan material longsor. ”Terima kasih atas kerja keras teman-teman relawan, masyarakat, TNI, dan Polri. Semoga kondisi cuaca mendukung sehingga pembersihan bisa cepat selesai,” harap Ipuk.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (PU-CKPP) Danang Hartanto menambahkan, longsor terjadi dua kali. ”Pertama dengan intensitas kecil Senin pagi dan yang kedua sore sekitar pukul 16.00 dengan intensitas yang besar,” tuturnya.

Usai longsor pertama, menurut Danang, telah dilakukan pembersihan dengan menggunakan alat berat. Namun ternyata terjadi longsor kedua yang cukup besar, sehingga upaya pembersihan dihentikan sementara karena tidak memungkinkan, ditambah cuaca yang tidak mendukung. ”Bahkan, satu alat berat kami terjebak di atas karena jalur sudah tertutup material longsor. Pembersihan baru kami lanjutkan hari ini (kemarin),” kata Danang.

Baca Juga :  Jalan Baluran Banjir Lagi

Menurut Danang, diprediksi pembersihan akan selesai dalam tiga hari. ”Setelah pembersihan akan kami lakukan penyiraman agar kondisi jalan tidak licin, Insya Allah Jumat sudah bisa dilewati kembali,” pungkasnya. (sgt/aif/c1)

LICIN, Radar Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi melakukan penanganan longsor di tanjakan Erek-Erek, kawasan kaki Gunung Ijen. Sejumlah personel plus alat berat dikerahkan. Proses pembersihan material longsor tersebut diprediksi tuntas dua hari ke depan.

Seperti diketahui, jalan menuju Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen tutup total sejak Senin pagi (27/6). Hal itu terjadi akibat longsor yang terjadi di sekitar Erek-erek sekitar pukul 05.30. Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak Senin dini hari. Material longsor seperti lumpur dan kayu menutupi jalur menuju Kawah Ijen sepanjang 30 meter dengan tinggi empat hingga enam meter.

Bupati Ipuk Fiestiandani turun langsung meninjau proses pembersihan material longsor kemarin (28/6). ”Mohon maaf jalur menuju Kawah Ijen masih belum bisa dilalui karena tertutup longsor. Insya Allah dalam tiga hari ke depan sudah bisa dilewati. Kami upayakan secepatnya bisa selesai,” ujarnya.

Baca Juga :  Hujan Dua Jam, Jalanan Kota Banjir, Pohon RTH Sritanjung Tumbang

Pembersihan dilakukan menggunakan tiga alat berat. Kontur jalan Erek-Erek yang menanjak dan curam cukup menyulitkan pembersihan. Relawan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Basarnas, dibantu masyarakat, TNI, dan Polri turut bahu-membahu membersihkan material longsor. ”Terima kasih atas kerja keras teman-teman relawan, masyarakat, TNI, dan Polri. Semoga kondisi cuaca mendukung sehingga pembersihan bisa cepat selesai,” harap Ipuk.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (PU-CKPP) Danang Hartanto menambahkan, longsor terjadi dua kali. ”Pertama dengan intensitas kecil Senin pagi dan yang kedua sore sekitar pukul 16.00 dengan intensitas yang besar,” tuturnya.

Usai longsor pertama, menurut Danang, telah dilakukan pembersihan dengan menggunakan alat berat. Namun ternyata terjadi longsor kedua yang cukup besar, sehingga upaya pembersihan dihentikan sementara karena tidak memungkinkan, ditambah cuaca yang tidak mendukung. ”Bahkan, satu alat berat kami terjebak di atas karena jalur sudah tertutup material longsor. Pembersihan baru kami lanjutkan hari ini (kemarin),” kata Danang.

Baca Juga :  Jalan Baluran Banjir Lagi

Menurut Danang, diprediksi pembersihan akan selesai dalam tiga hari. ”Setelah pembersihan akan kami lakukan penyiraman agar kondisi jalan tidak licin, Insya Allah Jumat sudah bisa dilewati kembali,” pungkasnya. (sgt/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/