alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Santri Jadi Korban Tabrak Lari, Satu Meninggal, Satunya Luka Parah

JawaPos.com – Nasib malang juga menimpa seorang santri Ponpes Nurul Qurnain, Desa Baletbaru, Kecamatan Sukowono, Jember. Mohammad Raj Bisathil Unsy, 16, meninggal setelah menjadi korban tabrak lari kendaraan truk dan boks di jalan raya depan masjid Baiturrahman, RT1/ RW 1 Dusun Curahuser, Desa Sumberanyar, Wongsorejo pukul 14.00 kemarin (28/4).

Saat kejadian, korban berboncengan sepeda motor Honda Vario P 4866 FJ dengan Mohammad Bukhori Ismail, 15. Kedua remaja tersebut tercatat sebagai warga Dusun Sukorejo, Desa Sumberrejo, Banyuputih, Situbondo.  Saat kejadian, Unsy yang mengendarai motor,  sedangkan Bukhori duduk di jok belakang.

Bukhori menderita luka parah. Dia menderita patah pada tangan kiri dan kedua kakinya. Kanitlaka Polres  Banyuwangi Ipda Ardhi Bita Kumala menyebutkan, saat kejadian kedua santri ini  berboncengan sepeda motor.

Baca Juga :  Abu Raung Masih Bertebaran, Bandara Belum Berani Beroperasi

Unsy mencoba mendahului kendaraan boks yang ada di depannya. Tanpa diduga, dari arah berlawanan melaju truk. Kondisi ini mengakibatkan motor hilang kendali ke kiri  dan akhirnya menabrak boks. “Ini tabrak lari, identitas kedua lawan tidak diketahui pasti,” kata Ardhi.

Saat ini, pihaknya terus mencari keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui identitas kendaraan yang terlibat. Sedangkan korban Bukhori mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Yasmin Banyuwangi. Sebelumnya korban mendapatkan perawatan pertama di Puskesmas Bajulmati. “Korban yang meninggal sudah dipulangkan, sementara satunya masih di Yasmin,” kata Ardhi. (aif)

JawaPos.com – Nasib malang juga menimpa seorang santri Ponpes Nurul Qurnain, Desa Baletbaru, Kecamatan Sukowono, Jember. Mohammad Raj Bisathil Unsy, 16, meninggal setelah menjadi korban tabrak lari kendaraan truk dan boks di jalan raya depan masjid Baiturrahman, RT1/ RW 1 Dusun Curahuser, Desa Sumberanyar, Wongsorejo pukul 14.00 kemarin (28/4).

Saat kejadian, korban berboncengan sepeda motor Honda Vario P 4866 FJ dengan Mohammad Bukhori Ismail, 15. Kedua remaja tersebut tercatat sebagai warga Dusun Sukorejo, Desa Sumberrejo, Banyuputih, Situbondo.  Saat kejadian, Unsy yang mengendarai motor,  sedangkan Bukhori duduk di jok belakang.

Bukhori menderita luka parah. Dia menderita patah pada tangan kiri dan kedua kakinya. Kanitlaka Polres  Banyuwangi Ipda Ardhi Bita Kumala menyebutkan, saat kejadian kedua santri ini  berboncengan sepeda motor.

Baca Juga :  Meski Masih Mahal, Harga Cabai Mulai Turun

Unsy mencoba mendahului kendaraan boks yang ada di depannya. Tanpa diduga, dari arah berlawanan melaju truk. Kondisi ini mengakibatkan motor hilang kendali ke kiri  dan akhirnya menabrak boks. “Ini tabrak lari, identitas kedua lawan tidak diketahui pasti,” kata Ardhi.

Saat ini, pihaknya terus mencari keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui identitas kendaraan yang terlibat. Sedangkan korban Bukhori mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Yasmin Banyuwangi. Sebelumnya korban mendapatkan perawatan pertama di Puskesmas Bajulmati. “Korban yang meninggal sudah dipulangkan, sementara satunya masih di Yasmin,” kata Ardhi. (aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/