alexametrics
26.2 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Minim Penumpang, Rute Baru Penerbangan Sumenep–Banyuwangi Jalan Terus

BLIMBINGSARI – Rute baru penerbangan perintis Sumenep–Banyuwangi (PP) tetap berjalan. Tujuan dibukanya rute pendek ini salah satunya untuk membangkitkan sektor pariwisata.

Selasa (25/1), penerbangan dari Sumenep mengangkut sepuluh orang penumpang dan sebagian besar adalah pejabat berseragam ASN dari Pemkab Sumenep. ”Pemkab Sumenep memang kami undang untuk rapat koordinasi di Banyuwangi,” ungkap Plt Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi Dwi Yanto.

Kehadiran pejabat Pemkab Sumenep ke Banyuwangi dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Masuni bersama sepuluh pejabat. Selama di Banyuwangi, mereka membahas keberlangsungan penerbangan perintis dari Sumenep ke Banyuwangi atau sebaliknya.

Tidak hanya menghadirkan ASN, Pemkab Banyuwangi juga mengundang Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banyuwangi. Mereka menjalin komunikasi untuk kerja sama dalam berbagai bidang.  

Baca Juga :  Syarat Hasil Tes PCR Masih Berlaku di Bandara Banyuwangi

Dengan kerja sama tersebut, diharapkan ada pertukaran dalam berbagai bidang, termasuk seni, budaya, dan pariwisata. ”Nantinya akan ada penampilan kesenian Sumenep di Banyuwangi dan penampilan kesenian Banyuwangi di Sumenep,” katanya.

Apalagi salam waktu dekat Banyuwangi akan me-launching Banyuwangi Festival (B-Fest). Secara otomatis event ini akan saling menguntungkan antar dua daerah, termasuk soal kunjungan wisata. ”Semoga kerja sama ini benar-benar menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dua daerah, yakni Sumenep dan Banyuwangi,” kata Dwi.

Rombongan pejabat Pemkab Sumenep rencananya akan pulang hari ini. Sebab, jadwal penerbangan rute baru tersebut hanya hari Selasa dan Rabu. ”Dengan makin banyaknya kunjungan antardaerah bisa menambah jumlah slot penerbangan, termasuk menggunakan maskapai dengan jumlah tempat duduk yang lebih banyak,” tandasnya.

Baca Juga :  Pahlawan Rervolusi Jasamu Akan Selalu Dikenang

Penerbangan perintis rute Sumenep–Banyuwangi (PP) di-launching pada Selasa lalu (11/1). Sekali terbang hanya butuh waktu 45 menit. Penerbangan dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Trunojoyo Sumenep menuju Bandara Banyuwangi menggunakan pesawat Cessna C208B Grand Caravan milik Susi Air. 

BLIMBINGSARI – Rute baru penerbangan perintis Sumenep–Banyuwangi (PP) tetap berjalan. Tujuan dibukanya rute pendek ini salah satunya untuk membangkitkan sektor pariwisata.

Selasa (25/1), penerbangan dari Sumenep mengangkut sepuluh orang penumpang dan sebagian besar adalah pejabat berseragam ASN dari Pemkab Sumenep. ”Pemkab Sumenep memang kami undang untuk rapat koordinasi di Banyuwangi,” ungkap Plt Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi Dwi Yanto.

Kehadiran pejabat Pemkab Sumenep ke Banyuwangi dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Masuni bersama sepuluh pejabat. Selama di Banyuwangi, mereka membahas keberlangsungan penerbangan perintis dari Sumenep ke Banyuwangi atau sebaliknya.

Tidak hanya menghadirkan ASN, Pemkab Banyuwangi juga mengundang Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banyuwangi. Mereka menjalin komunikasi untuk kerja sama dalam berbagai bidang.  

Baca Juga :  Natalan, Sinterklas Bagi-Bagi Cokelat di Bandara Banyuwangi

Dengan kerja sama tersebut, diharapkan ada pertukaran dalam berbagai bidang, termasuk seni, budaya, dan pariwisata. ”Nantinya akan ada penampilan kesenian Sumenep di Banyuwangi dan penampilan kesenian Banyuwangi di Sumenep,” katanya.

Apalagi salam waktu dekat Banyuwangi akan me-launching Banyuwangi Festival (B-Fest). Secara otomatis event ini akan saling menguntungkan antar dua daerah, termasuk soal kunjungan wisata. ”Semoga kerja sama ini benar-benar menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dua daerah, yakni Sumenep dan Banyuwangi,” kata Dwi.

Rombongan pejabat Pemkab Sumenep rencananya akan pulang hari ini. Sebab, jadwal penerbangan rute baru tersebut hanya hari Selasa dan Rabu. ”Dengan makin banyaknya kunjungan antardaerah bisa menambah jumlah slot penerbangan, termasuk menggunakan maskapai dengan jumlah tempat duduk yang lebih banyak,” tandasnya.

Baca Juga :  Garuda Terbang Lagi Dua Kali Sehari

Penerbangan perintis rute Sumenep–Banyuwangi (PP) di-launching pada Selasa lalu (11/1). Sekali terbang hanya butuh waktu 45 menit. Penerbangan dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Trunojoyo Sumenep menuju Bandara Banyuwangi menggunakan pesawat Cessna C208B Grand Caravan milik Susi Air. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/