alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Mesin Mati, KMP Nusa Dua Kandas, 147 Penumpang Dievakuasi

RADAR BANYUWANGI Kapal Motor Penumpang (KMP) Nusa Dua mengalami musibah di dekat lampu merah Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (26/6). Kapal yang mengangkut 147 penumpang tersebut  kandas saat hendak bersandar di Pelabuhan Gilimanuk.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden pukul 02.50 tersebut. Kapal yang mengangkut 42 unit kendaraan tersebut harus ditarik menggunakan kapal tugboat Joyo Boyo. Kandasnya KMP Nusa Dua membuat ratusan penumpang harus dievakuasi oleh tim Basarnas dari Banyuwangi dan Bali. Petugas  Satpolairud Polresta Banyuwangi dan Polres Jembrana juga ikut membantu.

Informasi dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi, KMP Nusa Dua berlayar dari Pelabuhan Ketapang pukul 02.10. Ketika mendekati lampu merah Pelabuhan Gilimanuk pada Pukul 02.50, mesin kapal tiba-tiba mati atau black out.

KMP Nusa Dua yang dinakhodai Muhammad Arifin, langsung melapor ke Local Port Service (LPS) Gilimanuk. Tim Basarnas serta Satpolairud langsung turun untuk mengevakuasi penumpang.

Baca Juga :  Kapal Kandas, 49 Penumpang Dievakuasi Pakai Perahu

Koordinator Basarnas Banyuwangi Wahyu Setya Budi menjelaskan, kandasnya KMP Nusa Dua diakibatkan terjadinya black out. Ketika itu posisi kapal berada di titik koordinat 08’15’7675″S – 114″43″365″E atau di dekat lampu merah Pelabuhan Gilimanuk.

“Kandasnya KMP Nusa Dua mengakibatkan 147 orang penumpang terpaksa harus dievakuasi ke Teluk Gilimanuk. Kapal tidak bisa bersandar akibat mesin mati,” katanya.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan. Sejumlah tim dari Banyuwangi serta Bali juga ikut melakukan evakuasi penumpang. “Pukul 04.10, seluruh penumpang dievakuasi. Mereka terdiri 124 penumpang dewasa, 18 anak-anak, dan empat balita. Semua penumpang berhasil dievakuasi,” ujar Wahyu.

Proses evakuasi KMP Nusa Dua harus menunggu air laut pasang terlebih dahulu. “Proses evakuasi KMP Nusa Dua akan dilakukan saat air laut pasang dengan ditarik menggunakan kapal tugboat Joyo Boyo,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pasca Vaksinasi, Pelabuhan Masih Sepi

Wahyu menambahkan, kandasnya KMP Nusa Dua tidak mengakibatkan korban jiwa. Semua penumpang dilaporkan selamat. “Kita selalu mengimbau kepada seluruh operator kapal untuk selalu berhati-hati. Saat ini cuaca di perairan Selat Bali tidak menentu,” pungkasnya. (rio/aif)

RADAR BANYUWANGI Kapal Motor Penumpang (KMP) Nusa Dua mengalami musibah di dekat lampu merah Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (26/6). Kapal yang mengangkut 147 penumpang tersebut  kandas saat hendak bersandar di Pelabuhan Gilimanuk.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden pukul 02.50 tersebut. Kapal yang mengangkut 42 unit kendaraan tersebut harus ditarik menggunakan kapal tugboat Joyo Boyo. Kandasnya KMP Nusa Dua membuat ratusan penumpang harus dievakuasi oleh tim Basarnas dari Banyuwangi dan Bali. Petugas  Satpolairud Polresta Banyuwangi dan Polres Jembrana juga ikut membantu.

Informasi dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi, KMP Nusa Dua berlayar dari Pelabuhan Ketapang pukul 02.10. Ketika mendekati lampu merah Pelabuhan Gilimanuk pada Pukul 02.50, mesin kapal tiba-tiba mati atau black out.

KMP Nusa Dua yang dinakhodai Muhammad Arifin, langsung melapor ke Local Port Service (LPS) Gilimanuk. Tim Basarnas serta Satpolairud langsung turun untuk mengevakuasi penumpang.

Baca Juga :  Antisipasi Gas Beracun, Kawah Ijen Dipantau 24 Jam Nonstop

Koordinator Basarnas Banyuwangi Wahyu Setya Budi menjelaskan, kandasnya KMP Nusa Dua diakibatkan terjadinya black out. Ketika itu posisi kapal berada di titik koordinat 08’15’7675″S – 114″43″365″E atau di dekat lampu merah Pelabuhan Gilimanuk.

“Kandasnya KMP Nusa Dua mengakibatkan 147 orang penumpang terpaksa harus dievakuasi ke Teluk Gilimanuk. Kapal tidak bisa bersandar akibat mesin mati,” katanya.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan. Sejumlah tim dari Banyuwangi serta Bali juga ikut melakukan evakuasi penumpang. “Pukul 04.10, seluruh penumpang dievakuasi. Mereka terdiri 124 penumpang dewasa, 18 anak-anak, dan empat balita. Semua penumpang berhasil dievakuasi,” ujar Wahyu.

Proses evakuasi KMP Nusa Dua harus menunggu air laut pasang terlebih dahulu. “Proses evakuasi KMP Nusa Dua akan dilakukan saat air laut pasang dengan ditarik menggunakan kapal tugboat Joyo Boyo,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sepekan Dibuka, Okupansi Kapal Rute Banyuwangi - Lombok Tembus 90%

Wahyu menambahkan, kandasnya KMP Nusa Dua tidak mengakibatkan korban jiwa. Semua penumpang dilaporkan selamat. “Kita selalu mengimbau kepada seluruh operator kapal untuk selalu berhati-hati. Saat ini cuaca di perairan Selat Bali tidak menentu,” pungkasnya. (rio/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/