alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

3.300 Dosis Vaksin PMK Mulai Disebar, Sasaran Utama Sapi Perah

LICIN, Radar Banyuwangi – Ada kabar gembira bagi para peternak. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai mendistribusikan vaksin untuk pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak. Banyuwangi mendapatkan alokasi vaksin pertama sebanyak 3.300 dosis.

Vaksin jenis Avtofor itu kemarin disuntikkan ke sejumlah hewan ternak. Sasaran awal vaksinasi menyasar sapi perah, salah satunya milik Salamto, 67, warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin.

Setidaknya ada 37 sapi perah milik Sulamto yang disuntik vaksin oleh petugas kesehatan hewan. “Alhamdulillah vaksin untuk PMK sudah tersedia.  Masyarakat, khususnya peternak cukup lega dan tidak khawatir lagi dengan PMK,” ujar Sulamto.

Untuk mengantisipasi PMK, sejauh ini para peternak  telah melakukan berbagai upaya. Mulai dari perawatan ternak, penyemprotan disinfektan ke kandang, dan pemberian vitamin kepada ternak oleh pemerintah setempat. “Segala upaya sudah kita lakukan, demi menyelamatkan hewan ternak kita,” katanya.

Baca Juga :  Bandara Banyuwangi Masuk Nominasi Aga Khan Arsitektur

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Mohammad Khoiri melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh Nanang Sugiharto mengatakan,  Banyuwangi sudah mendapatkan alokasi vaksin pertama sebanyak 3.300 dosis.

“Sasaran utama sapi perah dikarenakan dampak ekonomi akibat wabah PMK di sapi perah. Di kabupaten/kota di Jatim juga memfokuskan vaksinasi kepada sapi perah,” katanya. (rio/aif)

LICIN, Radar Banyuwangi – Ada kabar gembira bagi para peternak. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai mendistribusikan vaksin untuk pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak. Banyuwangi mendapatkan alokasi vaksin pertama sebanyak 3.300 dosis.

Vaksin jenis Avtofor itu kemarin disuntikkan ke sejumlah hewan ternak. Sasaran awal vaksinasi menyasar sapi perah, salah satunya milik Salamto, 67, warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin.

Setidaknya ada 37 sapi perah milik Sulamto yang disuntik vaksin oleh petugas kesehatan hewan. “Alhamdulillah vaksin untuk PMK sudah tersedia.  Masyarakat, khususnya peternak cukup lega dan tidak khawatir lagi dengan PMK,” ujar Sulamto.

Untuk mengantisipasi PMK, sejauh ini para peternak  telah melakukan berbagai upaya. Mulai dari perawatan ternak, penyemprotan disinfektan ke kandang, dan pemberian vitamin kepada ternak oleh pemerintah setempat. “Segala upaya sudah kita lakukan, demi menyelamatkan hewan ternak kita,” katanya.

Baca Juga :  Raih Gelar The Best Writing

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Mohammad Khoiri melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh Nanang Sugiharto mengatakan,  Banyuwangi sudah mendapatkan alokasi vaksin pertama sebanyak 3.300 dosis.

“Sasaran utama sapi perah dikarenakan dampak ekonomi akibat wabah PMK di sapi perah. Di kabupaten/kota di Jatim juga memfokuskan vaksinasi kepada sapi perah,” katanya. (rio/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/