alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Tuesday, August 9, 2022

5.400 Vaksin Sinovac Disuntikkan untuk Nakes

JawaPos.com – Vaksin Covid-19 untuk tenaga medis (nakes) mulai didistribusikan ke puskesmas dan rumah sakit kemarin (27/1). Hari ini vaksin Sinovac tersebut akan disuntikkan secara serentak kepada petugas nakes. Bupati Abdullah Azwar Anas bersama pejabat Forpimda dipastikan akan menerima vaksin yang pertama.

Distribusi vaksin ke sejumlah puskesmas kemarin mendapat pengawalan ketat aparat gabungan. Polisi dan TNI ikut mengawal sampai ke tempat tujuan. Seharian kemarin, suara sirene kendaraan pengangkut vaksin meraung-raung di jalanan kota Banyuwangi.

Ratusan kendaraan tersebut adalah iring-iringan pembawa vaksin dari berbagai penjuru puskesmas dan rumah sakit di Banyuwangi yang akan mengambil vaksin di Labkesda Dinas Kesehatan. Rata-rata, satu rombongan terdiri empat kendaraan. Mereka berangkat sejak pagi untuk bisa mengambil vaksin sesuai jadwal yang telah ditentukan Dinas Kesehatan. ”Kita berangkat dari Pesanggaran pukul 08.00. Jadwalnya pukul 10.00. Kita mengawal kendaraan pengambil vaksin dari Puskesmas Pesanggaran,” ujar Kapolsek Pesanggaran AKP Subandi.

Begitu tiba di halaman Labkesda di Jalan Letkol Istiqlah, perwakilan puskesmas langsung masuk ke gudang penyimpanan vaksin. Mereka membawa vaccine carrier atau boks penyimpanan vaksin untuk nakes. Selanjutnya, petugas membawa vaksin ke dalam ambulans atau kendaraan operasional lainnya untuk dibawa ke puskesmas masing-masing.

Baca Juga :  Terpaksa Bersedia Divaksin Demi Dapat Bantuan Tunai

”Mereka mengambil vaksin sesuai jadwal yang kita tentukan. Polres maupun Kodim membantu pengawalan, mulai dari pengambilan vaksin sampai penyimpanan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono.

Usai didistribusikan, semua layanan kesehatan dan rumah sakit menyiapkan diri untuk proses vaksinasi. Rencananya, hari ini (28/1) vaksinasi akan dilakukan di Pendapa Sabha Swagata pukul 13.00.

Prioritas penerima vaksin pertama adalah sepuluh perwakilan tokoh Banyuwangi. Mereka adalah Bupati Abdullah Azwar Anas, Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Ketua DPRD I Made Cahyana Negara, dan Kapolresta Kombespol Arman Asmara Syarifuddin.

Nama-nama penerima vaksin lainnya adalah Dandim Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto, Danlanal Letkol Laut (P) Joko Setiyono, Ketua PN Nova Flory Bunda, Kajari Muhamad Rawi, Ketua MUI Muhamad Yamin, dan Ketua Tim Penggerak PKK Ipuk Fiestiandani. ”Kamis (hari ini) pelaksanaan vaksinasi serentak. Pencanangan diawali dari Pendapa Sabha Swagata,” imbuh dokter Rio, panggilan akrab Widji Lestariono.

Sementara itu, di RSUD Blambangan persiapan penyuntikan vaksin bagi tenaga medis digelar hari ini. Rencananya, 150 tenaga medis akan mendapat kesempatan pertama divaksin. ”Jumlah nakes di RSUD Blambangan 736 orang, tapi setelah diverifikasi lagi hanya 609 orang yang bisa divaksin. Sisanya tidak bisa divaksin karena berbagai alasan. Seperti komorbid, lansia, atau pernah terpapar virus Covid-19,” kata Direktur RSUD Blambangan dr Indah Sri Lestari.

Baca Juga :  Sisihkan 50% Gaji Guru dan Karyawan Untuk Perangi Corona

Dari 150 nakes yang divaksin nanti yang diprioritaskan adalah manajemen rumah sakit, tenaga ruang isolasi, dan nakes untuk pelayanan dengan risiko tinggi. Rentang usia mereka 18 sampai 59 tahun. ”Ada dua tim vaksinator yang kita tugaskan. Kemungkinan kita gelar lebih awal karena ada cukup banyak petugas yang divaksinasi,” kata Indah.

Selasa lalu (26/1), 5.400 dosis vaksin Sinovac yang dibawa dari Surabaya untuk nakes sudah tiba di Banyuwangi. Jumlah ini jauh lebih banyak dari informasi awal yang diperoleh Pemkab Banyuwangi, yaitu 4.000 dosis vaksin. Ribuan vaksin tersebut langsung dibawa petugas ke ruang penyimpanan vaksin di Labkesda Banyuwangi.

Tambahan vaksin tersebut akan didatangkan menyusul. Sesuai jumlah nakes, yaitu 6.080 orang, masih ada kekurangan 680 vaksin. Kekurangannya akan dikirim beberapa hari lagi. Sebelum 14 hari akan dikirim lagi juga dosis kedua. Selama proses penyimpanan hingga distribusi, akan mendapat pengawalan dari TNI maupun Satpol PP. (fre/aif/c1)

JawaPos.com – Vaksin Covid-19 untuk tenaga medis (nakes) mulai didistribusikan ke puskesmas dan rumah sakit kemarin (27/1). Hari ini vaksin Sinovac tersebut akan disuntikkan secara serentak kepada petugas nakes. Bupati Abdullah Azwar Anas bersama pejabat Forpimda dipastikan akan menerima vaksin yang pertama.

Distribusi vaksin ke sejumlah puskesmas kemarin mendapat pengawalan ketat aparat gabungan. Polisi dan TNI ikut mengawal sampai ke tempat tujuan. Seharian kemarin, suara sirene kendaraan pengangkut vaksin meraung-raung di jalanan kota Banyuwangi.

Ratusan kendaraan tersebut adalah iring-iringan pembawa vaksin dari berbagai penjuru puskesmas dan rumah sakit di Banyuwangi yang akan mengambil vaksin di Labkesda Dinas Kesehatan. Rata-rata, satu rombongan terdiri empat kendaraan. Mereka berangkat sejak pagi untuk bisa mengambil vaksin sesuai jadwal yang telah ditentukan Dinas Kesehatan. ”Kita berangkat dari Pesanggaran pukul 08.00. Jadwalnya pukul 10.00. Kita mengawal kendaraan pengambil vaksin dari Puskesmas Pesanggaran,” ujar Kapolsek Pesanggaran AKP Subandi.

Begitu tiba di halaman Labkesda di Jalan Letkol Istiqlah, perwakilan puskesmas langsung masuk ke gudang penyimpanan vaksin. Mereka membawa vaccine carrier atau boks penyimpanan vaksin untuk nakes. Selanjutnya, petugas membawa vaksin ke dalam ambulans atau kendaraan operasional lainnya untuk dibawa ke puskesmas masing-masing.

Baca Juga :  Resiko Jembatan Rel KA, Fondasi DAS Direhab

”Mereka mengambil vaksin sesuai jadwal yang kita tentukan. Polres maupun Kodim membantu pengawalan, mulai dari pengambilan vaksin sampai penyimpanan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono.

Usai didistribusikan, semua layanan kesehatan dan rumah sakit menyiapkan diri untuk proses vaksinasi. Rencananya, hari ini (28/1) vaksinasi akan dilakukan di Pendapa Sabha Swagata pukul 13.00.

Prioritas penerima vaksin pertama adalah sepuluh perwakilan tokoh Banyuwangi. Mereka adalah Bupati Abdullah Azwar Anas, Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Ketua DPRD I Made Cahyana Negara, dan Kapolresta Kombespol Arman Asmara Syarifuddin.

Nama-nama penerima vaksin lainnya adalah Dandim Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto, Danlanal Letkol Laut (P) Joko Setiyono, Ketua PN Nova Flory Bunda, Kajari Muhamad Rawi, Ketua MUI Muhamad Yamin, dan Ketua Tim Penggerak PKK Ipuk Fiestiandani. ”Kamis (hari ini) pelaksanaan vaksinasi serentak. Pencanangan diawali dari Pendapa Sabha Swagata,” imbuh dokter Rio, panggilan akrab Widji Lestariono.

Sementara itu, di RSUD Blambangan persiapan penyuntikan vaksin bagi tenaga medis digelar hari ini. Rencananya, 150 tenaga medis akan mendapat kesempatan pertama divaksin. ”Jumlah nakes di RSUD Blambangan 736 orang, tapi setelah diverifikasi lagi hanya 609 orang yang bisa divaksin. Sisanya tidak bisa divaksin karena berbagai alasan. Seperti komorbid, lansia, atau pernah terpapar virus Covid-19,” kata Direktur RSUD Blambangan dr Indah Sri Lestari.

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Lansia Masih 40 Persen

Dari 150 nakes yang divaksin nanti yang diprioritaskan adalah manajemen rumah sakit, tenaga ruang isolasi, dan nakes untuk pelayanan dengan risiko tinggi. Rentang usia mereka 18 sampai 59 tahun. ”Ada dua tim vaksinator yang kita tugaskan. Kemungkinan kita gelar lebih awal karena ada cukup banyak petugas yang divaksinasi,” kata Indah.

Selasa lalu (26/1), 5.400 dosis vaksin Sinovac yang dibawa dari Surabaya untuk nakes sudah tiba di Banyuwangi. Jumlah ini jauh lebih banyak dari informasi awal yang diperoleh Pemkab Banyuwangi, yaitu 4.000 dosis vaksin. Ribuan vaksin tersebut langsung dibawa petugas ke ruang penyimpanan vaksin di Labkesda Banyuwangi.

Tambahan vaksin tersebut akan didatangkan menyusul. Sesuai jumlah nakes, yaitu 6.080 orang, masih ada kekurangan 680 vaksin. Kekurangannya akan dikirim beberapa hari lagi. Sebelum 14 hari akan dikirim lagi juga dosis kedua. Selama proses penyimpanan hingga distribusi, akan mendapat pengawalan dari TNI maupun Satpol PP. (fre/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/