alexametrics
24 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Zulhasan Beri Penghargaan Budayawan

 Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan berkunjung ke Banyuwangi kemarin (26/4). Pria yang juga Ketua MPR RI itu datang untuk menyemangati seluruh kader PAN di Bumi Blambangan untuk bekerja meraih simpati publik sehingga mampu bisa membentuk satu fraksi di DPRD Banyuwangi.

       Bang Zulhasan –sapaan karib Zulkifli– yang datang bersama Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jatim Masfuk disambut Bupati Abdullah Azwar Anas di Pendapa Sabha Swagata Blambangan. Hadir pula Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Banyuwangi Sugiarto.

       Di hadapan Zulhasan, Bupati Anas memaparkan progres pembangunan Banyuwangi di berbagai bidang. Sektor pariwisata misalnya, tingkat kunjungan wisatawan melonjak tajam dari ”hanya” 500 ribu di tahun 2010 menjadi empat juta pada 2017. Anas juga membeber penurunan angka kemiskinan dari 20 persen pada 2010 menjadi 8,64 persen pada 2016.

Baca Juga :  Gunung Agung terus Erupsi, Ngurah Rai Lumpuh, Ketapang Ramai

       Tak pelak, Zulhasan menyatakan apresiasi atas berbagai capaian positif pemkab tersebut. ”Kalau PAN punya kepala daerah seperti Mas Anas, PAN bisa meraih ranking tiga besar,” ujarnya.

       Selain bertemu Anas, Zulhasan juga berdialog dengan para seniman dan budayawan Banyuwangi. Selain itu, dia memberikan penghargaan kepada tokoh seni budaya Banyuwangi, di antaranya Sayun dan gandrung legendaris Temu Misti.

       Sementara itu, usai dari pendapa, Zulhasan bertemu ribuan kader PAN di gedung wanita Paramitha Kencana. Begitu memasuki gedung yang berlokasi di sebelah timur Taman Blambangan tersebut, ribuan kader PAN langsung menyanyikan lagu ”Bang Zulhasan Siapa yang Punya?”

       Kali ini, Zulhasan menyemangati para kader, terutama para calon anggota legislatif (caleg) dan seluruh struktural partai berlogo matahari itu untuk bekerja meraih suara masyarakat. Dia juga berbagi kiat kepada jajaran DPD PAN Banyuwangi agar bisa meraih satu kursi di DPRD Banyuwangi.

       Dikatakan, PAN adalah partai terbuka. Karena itu, pengurus harus merangkul semua kalangan, baik dari unsur Nahdlatul Ulama (NU), nasionalis, Muhammadiyah, Al Irsyad, dan lain-lain. Pengurus hingga struktur paling bawah juga disarankan semakin rajin bertemu dengan masyarakat. ”Juga harus bergaul. Kalau ada kegiatan keagamaan, misalnya pengajian, ikuti,” kata dia.

Baca Juga :  Giliran Pembeli Diperiksa Polisi

       Zulhasan menambahkan, sebelum ke Banyuwangi dirinya telah berkunjung ke-37 kabupaten dan kota lain se-Jatim. Tur Jatim tersebut dia gelar selama 11 hari. ”Kenapa saya road show di Jatim, karena persaingan Pilgub Jatim antara Bu Khofifah (Khofifah Indar Parawansa) dan Gus Ipul (Saifullah Yusuf ) sangat ketat. Maka kuncinya di PAN. Kalau PAN solid, maka Bu Khofifah akan menang,” bebernya.

       Sementara itu, ditanya terkait kesiapan menyongsong Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Zulhasan menjawab diplomatis. Dia juga mengaku peluang untuk berkoalisi dan menjadi cawapres mendampingi Jokowi belum tertutup. ”Semua kemungkinan masih terbuka. Akan kita bicarakan dengan partai koalisi. Insya Allah setelah Lebaran sudah klir,” pungkasnya.

 Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan berkunjung ke Banyuwangi kemarin (26/4). Pria yang juga Ketua MPR RI itu datang untuk menyemangati seluruh kader PAN di Bumi Blambangan untuk bekerja meraih simpati publik sehingga mampu bisa membentuk satu fraksi di DPRD Banyuwangi.

       Bang Zulhasan –sapaan karib Zulkifli– yang datang bersama Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jatim Masfuk disambut Bupati Abdullah Azwar Anas di Pendapa Sabha Swagata Blambangan. Hadir pula Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Banyuwangi Sugiarto.

       Di hadapan Zulhasan, Bupati Anas memaparkan progres pembangunan Banyuwangi di berbagai bidang. Sektor pariwisata misalnya, tingkat kunjungan wisatawan melonjak tajam dari ”hanya” 500 ribu di tahun 2010 menjadi empat juta pada 2017. Anas juga membeber penurunan angka kemiskinan dari 20 persen pada 2010 menjadi 8,64 persen pada 2016.

Baca Juga :  Gunung Agung terus Erupsi, Ngurah Rai Lumpuh, Ketapang Ramai

       Tak pelak, Zulhasan menyatakan apresiasi atas berbagai capaian positif pemkab tersebut. ”Kalau PAN punya kepala daerah seperti Mas Anas, PAN bisa meraih ranking tiga besar,” ujarnya.

       Selain bertemu Anas, Zulhasan juga berdialog dengan para seniman dan budayawan Banyuwangi. Selain itu, dia memberikan penghargaan kepada tokoh seni budaya Banyuwangi, di antaranya Sayun dan gandrung legendaris Temu Misti.

       Sementara itu, usai dari pendapa, Zulhasan bertemu ribuan kader PAN di gedung wanita Paramitha Kencana. Begitu memasuki gedung yang berlokasi di sebelah timur Taman Blambangan tersebut, ribuan kader PAN langsung menyanyikan lagu ”Bang Zulhasan Siapa yang Punya?”

       Kali ini, Zulhasan menyemangati para kader, terutama para calon anggota legislatif (caleg) dan seluruh struktural partai berlogo matahari itu untuk bekerja meraih suara masyarakat. Dia juga berbagi kiat kepada jajaran DPD PAN Banyuwangi agar bisa meraih satu kursi di DPRD Banyuwangi.

       Dikatakan, PAN adalah partai terbuka. Karena itu, pengurus harus merangkul semua kalangan, baik dari unsur Nahdlatul Ulama (NU), nasionalis, Muhammadiyah, Al Irsyad, dan lain-lain. Pengurus hingga struktur paling bawah juga disarankan semakin rajin bertemu dengan masyarakat. ”Juga harus bergaul. Kalau ada kegiatan keagamaan, misalnya pengajian, ikuti,” kata dia.

Baca Juga :  Antisipasi Kebakaran, Tegas Larangan Merokok di Gudang Rongsokan

       Zulhasan menambahkan, sebelum ke Banyuwangi dirinya telah berkunjung ke-37 kabupaten dan kota lain se-Jatim. Tur Jatim tersebut dia gelar selama 11 hari. ”Kenapa saya road show di Jatim, karena persaingan Pilgub Jatim antara Bu Khofifah (Khofifah Indar Parawansa) dan Gus Ipul (Saifullah Yusuf ) sangat ketat. Maka kuncinya di PAN. Kalau PAN solid, maka Bu Khofifah akan menang,” bebernya.

       Sementara itu, ditanya terkait kesiapan menyongsong Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Zulhasan menjawab diplomatis. Dia juga mengaku peluang untuk berkoalisi dan menjadi cawapres mendampingi Jokowi belum tertutup. ”Semua kemungkinan masih terbuka. Akan kita bicarakan dengan partai koalisi. Insya Allah setelah Lebaran sudah klir,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/