alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Berangkat dari Mapolresta hingga Gambiran, Satlantas Rekam 562 Pelanggar Lalin

GAMBIRAN, Radar Genteng – Pemberlakuan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), sudah menyasar di wilayah Banyuwangi selatan. Kemarin (24/6), tim Satlantas Polresta Banyuwangi turun ke daerah-daerah rawan kecelakaan dan daerah yang berpotensi banyak pelanggaran di wilayah Kecamatan Srono, Cluring, dan Gambiran.

Baur Tilang Satlantas Polresta Banyuwangi Aipda Hendro Ivan mengatakan, penindakan pelanggar lalu lintas secara elektronik dilakukan dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2022. “Operasi menggunakan ETLE mobile ini, kami lakukan di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng di depan Pos Lantas Desa Jajag, Kecamatan Gambiran.

Menurut Aipda Hendro, selama perjalanan dari Polresta Banyuwangi hingga wilayah Kecamatan Srono, Cluring, dan Gambiran, kamera ETLE sudah meng-capture sebanyak 562 pelanggar. “Kamera di ETLE ini hanya menindak mereka yang melakukan pelanggaran. Paling banyak tidak menggunakan helm,” ucapnya.

Baca Juga :  Disperta-Pangan Warning Dampak Penggunaan Pestisida Berlebihan

Saat berpapasan dengan pemotor dengan peralatan lengkap, jelas dia, kamera ETLE secara otomatis tidak akan menangkap gambar pemotor tersebut. “Kamera ini hanya menangkap objek yang melakukan pelanggaran saja, seperti melawan arus, tidak menggunakan spion, dan tidak menggunakan helm. Yang lengkap tidak perlu khawatir,” ungkapnya.

Mereka yang sudah tertangkap kamera ETlE melakukan pelanggaran, akan masuk system secara otomatis dan verivikasinya akan dikirim melalui kantor pos ke alamat pelanggar. “Minimal tiga hari, surat tilang itu datang,” pungkasnya.(sas/abi)

GAMBIRAN, Radar Genteng – Pemberlakuan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), sudah menyasar di wilayah Banyuwangi selatan. Kemarin (24/6), tim Satlantas Polresta Banyuwangi turun ke daerah-daerah rawan kecelakaan dan daerah yang berpotensi banyak pelanggaran di wilayah Kecamatan Srono, Cluring, dan Gambiran.

Baur Tilang Satlantas Polresta Banyuwangi Aipda Hendro Ivan mengatakan, penindakan pelanggar lalu lintas secara elektronik dilakukan dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2022. “Operasi menggunakan ETLE mobile ini, kami lakukan di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng di depan Pos Lantas Desa Jajag, Kecamatan Gambiran.

Menurut Aipda Hendro, selama perjalanan dari Polresta Banyuwangi hingga wilayah Kecamatan Srono, Cluring, dan Gambiran, kamera ETLE sudah meng-capture sebanyak 562 pelanggar. “Kamera di ETLE ini hanya menindak mereka yang melakukan pelanggaran. Paling banyak tidak menggunakan helm,” ucapnya.

Baca Juga :  Merasa Dilecehkan, GMNI Tempuh Jalur Hukum

Saat berpapasan dengan pemotor dengan peralatan lengkap, jelas dia, kamera ETLE secara otomatis tidak akan menangkap gambar pemotor tersebut. “Kamera ini hanya menangkap objek yang melakukan pelanggaran saja, seperti melawan arus, tidak menggunakan spion, dan tidak menggunakan helm. Yang lengkap tidak perlu khawatir,” ungkapnya.

Mereka yang sudah tertangkap kamera ETlE melakukan pelanggaran, akan masuk system secara otomatis dan verivikasinya akan dikirim melalui kantor pos ke alamat pelanggar. “Minimal tiga hari, surat tilang itu datang,” pungkasnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/