alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Kopaska Free Fall di Pantai Bangsring

WONGSOREJO, Radar Banyuwangi – Pesisir Pantai Bangsring, Wongsorejo, Banyuwangi, Selasa, (24/5) diserbu pasukan dari Satkopaska Koarmada II (Satuan Komando Pasukan Katak Komando Armada II). Satuan elite TNI AL itu melakukan geladi tempur di beberapa titik strategis di Banyuwangi, mulai dari Pulau Tabuhan hingga Hutan Selogiri.

Sebelum menyerbu Pantai Bangsring, pasukan Kopaska diterjunkan secara free fall dengan menggunakan pesawat Cassa TNI AL dengan kode U-6207 di Pulau Tabuhan. Pasukan elite TNI AL ini melanjutkan kegiatan operasi berikutnya dengan menggunakan perahu karet. Mereka kemudian mendarat di Pantai Bangsring yang dilanjutkan dengan infiltrasi di Hutan Selogiri.

Dansatkopaska Koarmada II Kolonel Laut (P) Agus Wido Kristanto mengatakan, Geladi Tugas Tempur Tingkat II (K2) yang dilaksanakan Satkopaska Koarmada II adalah perintah dari Panglima Koarmada II. Materi tempur yang akan dilaksanakan merupakan materi pengembangan melalui infiltrasi penerjunan yang dilanjutkan dengan operasi lanjutan di Pulau Tabuhan, Bangsring, dan Hutan Selogiri.

”Tuntutan yang harus diberikan kepada prajurit Satkopaska Koarmada II yang melaksanakan latihan adalah agar memahami proses koordinasi, pengembangan RO (Rencana Operasi), dan PO (Perintah Operasi) sehingga bisa diaplikasikan dalam operasi yang sebenarnya. Latihan ini berlangsung selama 10 hari dan keseluruhannya dilaksanakan secara mobile,” jelas Wido.

Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori menambahkan, Lanal Banyuwangi ikut serta mendukung kegiatan latihan tersebut dengan melaksanakan pengamanan laut di sekitar perairan Selat Bali. Selama proses latihan berlangsung, KAL Rajegwesi II-V-40 dari Lanal Banyuwangi yang dikomandani oleh Kapten Laut (P) Kuntri Prehanto akan disiagakan.

Ansori berharap, kegiatan latihan tersebut berjalan dengan aman dan lancar. ”Kegiatan pengamanan laut yang dilaksanakan KAL Rajegwesi II-V-40, selaras dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono untuk meningkatkan kesiapan dan kesiapsiagaan sistem armada terpadu yang memiliki daya gerak dan daya tempur tinggi,” pungkasnya. (fre/afi/c1)

WONGSOREJO, Radar Banyuwangi – Pesisir Pantai Bangsring, Wongsorejo, Banyuwangi, Selasa, (24/5) diserbu pasukan dari Satkopaska Koarmada II (Satuan Komando Pasukan Katak Komando Armada II). Satuan elite TNI AL itu melakukan geladi tempur di beberapa titik strategis di Banyuwangi, mulai dari Pulau Tabuhan hingga Hutan Selogiri.

Sebelum menyerbu Pantai Bangsring, pasukan Kopaska diterjunkan secara free fall dengan menggunakan pesawat Cassa TNI AL dengan kode U-6207 di Pulau Tabuhan. Pasukan elite TNI AL ini melanjutkan kegiatan operasi berikutnya dengan menggunakan perahu karet. Mereka kemudian mendarat di Pantai Bangsring yang dilanjutkan dengan infiltrasi di Hutan Selogiri.

Dansatkopaska Koarmada II Kolonel Laut (P) Agus Wido Kristanto mengatakan, Geladi Tugas Tempur Tingkat II (K2) yang dilaksanakan Satkopaska Koarmada II adalah perintah dari Panglima Koarmada II. Materi tempur yang akan dilaksanakan merupakan materi pengembangan melalui infiltrasi penerjunan yang dilanjutkan dengan operasi lanjutan di Pulau Tabuhan, Bangsring, dan Hutan Selogiri.

”Tuntutan yang harus diberikan kepada prajurit Satkopaska Koarmada II yang melaksanakan latihan adalah agar memahami proses koordinasi, pengembangan RO (Rencana Operasi), dan PO (Perintah Operasi) sehingga bisa diaplikasikan dalam operasi yang sebenarnya. Latihan ini berlangsung selama 10 hari dan keseluruhannya dilaksanakan secara mobile,” jelas Wido.

Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori menambahkan, Lanal Banyuwangi ikut serta mendukung kegiatan latihan tersebut dengan melaksanakan pengamanan laut di sekitar perairan Selat Bali. Selama proses latihan berlangsung, KAL Rajegwesi II-V-40 dari Lanal Banyuwangi yang dikomandani oleh Kapten Laut (P) Kuntri Prehanto akan disiagakan.

Ansori berharap, kegiatan latihan tersebut berjalan dengan aman dan lancar. ”Kegiatan pengamanan laut yang dilaksanakan KAL Rajegwesi II-V-40, selaras dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono untuk meningkatkan kesiapan dan kesiapsiagaan sistem armada terpadu yang memiliki daya gerak dan daya tempur tinggi,” pungkasnya. (fre/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/