alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Sepekan Jelang Lebaran, Penumpang Bus Masih Sepi Penumpang

GAMBIRAN – Sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri, okupansi penumpang angkutan umum bus antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi di Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, masih sepi, Minggu (24/4).

Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, bus yang masuk dan berhenti di Terminal Jajag, tidak semuanya terisi. Tidak jarang, saat bus berhenti tidak ada satu penumpang yang naik. “Rata-rata per bus hanya ada satu penumpang saja yang naik,” ucap staf jaga Terminal Jajag, Bambang Mujiono, 49.

Hal itu, terang Bambang, lumrah lantaran banyak masyarakat yang kerja di luar kota belum memulai liburannya. Naiknya okupansi jumlah penumpang, diprediksi akan terjadi pada H-5 Lebaran. “Pada H-5 biasanya mulai ramai,” katanya.

Baca Juga :  ASDP Simulasikan Waktu Sandar Kapal 28 Menit

Hanya saja, jelas dia, bila ramai jumlahnya tidak sebanyak sebelum ada pandemi Covid-19. Penumpang bus sepi, itu mulai ada pandemi Covid 19 tiga tahun lalu. Sejak saat itu, penumpang bus semakin lama semakin merosot. “Sebelum pandemi, yang naik dan turun di terminal ini ratusan orang setiap harinya,” ucapnya.

Selain itu, minimnya kedatangan penumpang dari luar kota, diduga akibat mereka mulai menggunakan transportasi darat lainnya seperti kereta api dan kendaraan sendiri. “Bisa saja karena pakai transportasi lain,” pungkasnya.(sas/abi)

GAMBIRAN – Sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri, okupansi penumpang angkutan umum bus antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi di Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, masih sepi, Minggu (24/4).

Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, bus yang masuk dan berhenti di Terminal Jajag, tidak semuanya terisi. Tidak jarang, saat bus berhenti tidak ada satu penumpang yang naik. “Rata-rata per bus hanya ada satu penumpang saja yang naik,” ucap staf jaga Terminal Jajag, Bambang Mujiono, 49.

Hal itu, terang Bambang, lumrah lantaran banyak masyarakat yang kerja di luar kota belum memulai liburannya. Naiknya okupansi jumlah penumpang, diprediksi akan terjadi pada H-5 Lebaran. “Pada H-5 biasanya mulai ramai,” katanya.

Baca Juga :  Cakupan Vaksinasi Sudah Tembus 93 Persen

Hanya saja, jelas dia, bila ramai jumlahnya tidak sebanyak sebelum ada pandemi Covid-19. Penumpang bus sepi, itu mulai ada pandemi Covid 19 tiga tahun lalu. Sejak saat itu, penumpang bus semakin lama semakin merosot. “Sebelum pandemi, yang naik dan turun di terminal ini ratusan orang setiap harinya,” ucapnya.

Selain itu, minimnya kedatangan penumpang dari luar kota, diduga akibat mereka mulai menggunakan transportasi darat lainnya seperti kereta api dan kendaraan sendiri. “Bisa saja karena pakai transportasi lain,” pungkasnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/