24 C
Banyuwangi
Monday, June 5, 2023

Gelap Gulita, Pemotor Tabrak Pagar Penyekatan

RadarBanyuwangi.id – Nasib nahas dialami Bambang Sampurno, warga Kelurahan Temenggungan, Kecamatan Banyuwangi. Pria berusia 60 tahun itu mengalami luka di bagian wajah setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak pagar pembatas penyekatan di simpang empat Jalan Ahmad Yani, dekat SMPN 1 Banyuwangi, Rabu malam (14/7).

Saking kerasnya benturan, Bambang harus dilarikan ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan medis. Kecelakaan yang terjadi pukul 21.45 tersebut berlangsung saat  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Saat itu, sejumlah ruas jalan menuju pusat kota dilakukan penyekatan, termasuk di lokasi kecelakaan tersebut. Lampu penerangan jalan dimatikan. Kondisi jalanan kota pun terlihat remang-remang. 

Awalnya, Bambang melaju dari arah selatan Jalan A. Yani menuju utara dengan mengendarai sepeda motor Honda Spacy bernopol L 5766 PI. Rupanya Bambang tidak tahu kalau jalan yang dilewati ada pagar penyekatan. Sepeda motornya pun langsung menabrak pagar yang terbuat dari besi. Bambang terjatuh bersama sepeda motornya. 

Baca Juga :  Pakai Knalpot Brong Bakal Ditilang dan Wajib Ganti Standar

Beruntung, korban kecelakaan tunggal itu cepat tertangani. Tak lama kemudian anggota Unit Lantas Polresta Banyuwangi datang untuk memberikan pertolongan. Bambang hanya mengalami luka ringan di bagian wajah akibat benturan. ”Korban langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan pertolongan,” ujar Kanit Laka Polresta Banyuwangi Iptu Budi Hermawan.

Saat diperiksa tim medis, terdapat luka di bagian wajah. Kemarin (15/7), korban sudah sadar dan sudah dipulangkan. Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, kebijakan pemadaman lampu penerangan jalan pada malam hari tetap akan dilanjutkan. Ketika lampu jalan dipadamkan, petugas berjaga di semua titik penyekatan lengkap mengenakan rompi serta lampu di tangan yang terus menyala.

Baca Juga :  Kebalenan Siap Jalankan Pembatasan Mikro

Nasrun berharap masyarakat bisa memahami pandemi Covid-19 dengan ikut serta mendukung PPKM Darurat. ”PPKM Darurat akan terus dimaksimalkan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya. (rio/aif/c1)

RadarBanyuwangi.id – Nasib nahas dialami Bambang Sampurno, warga Kelurahan Temenggungan, Kecamatan Banyuwangi. Pria berusia 60 tahun itu mengalami luka di bagian wajah setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak pagar pembatas penyekatan di simpang empat Jalan Ahmad Yani, dekat SMPN 1 Banyuwangi, Rabu malam (14/7).

Saking kerasnya benturan, Bambang harus dilarikan ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan medis. Kecelakaan yang terjadi pukul 21.45 tersebut berlangsung saat  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Saat itu, sejumlah ruas jalan menuju pusat kota dilakukan penyekatan, termasuk di lokasi kecelakaan tersebut. Lampu penerangan jalan dimatikan. Kondisi jalanan kota pun terlihat remang-remang. 

Awalnya, Bambang melaju dari arah selatan Jalan A. Yani menuju utara dengan mengendarai sepeda motor Honda Spacy bernopol L 5766 PI. Rupanya Bambang tidak tahu kalau jalan yang dilewati ada pagar penyekatan. Sepeda motornya pun langsung menabrak pagar yang terbuat dari besi. Bambang terjatuh bersama sepeda motornya. 

Baca Juga :  Kesehatan Menurun, Empat Jamaah Haji Pulang Lebih Awal

Beruntung, korban kecelakaan tunggal itu cepat tertangani. Tak lama kemudian anggota Unit Lantas Polresta Banyuwangi datang untuk memberikan pertolongan. Bambang hanya mengalami luka ringan di bagian wajah akibat benturan. ”Korban langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan pertolongan,” ujar Kanit Laka Polresta Banyuwangi Iptu Budi Hermawan.

Saat diperiksa tim medis, terdapat luka di bagian wajah. Kemarin (15/7), korban sudah sadar dan sudah dipulangkan. Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, kebijakan pemadaman lampu penerangan jalan pada malam hari tetap akan dilanjutkan. Ketika lampu jalan dipadamkan, petugas berjaga di semua titik penyekatan lengkap mengenakan rompi serta lampu di tangan yang terus menyala.

Baca Juga :  Pakai Knalpot Brong Bakal Ditilang dan Wajib Ganti Standar

Nasrun berharap masyarakat bisa memahami pandemi Covid-19 dengan ikut serta mendukung PPKM Darurat. ”PPKM Darurat akan terus dimaksimalkan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya. (rio/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/