alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Truk ”Nakal” Terobos Rambu Larangan

ROGOJAMPI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Sejumlah truk berukuran besar masih banyak yang menerobos tanda larangan di Jalan Raya Rogojampi kemarin (21/1). Padahal, jalur tersebut sudah diberi tanda larangan melintas bagi kendaaraan roda enam ke atas. Pengalihan jalur tersebut dilakukan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di wilayah Pasar Rogojampi.

Pengendara kendaraan roda enam akan dialihkan ke Jalan KH Hasyim Asyari. Pengendara dapat mengambil jalan dari arah utara belok ke kiri lewat depan Pos Lantas Polsek Rogojampi atau jalan menuju Bandara Banyuwangi. Begitu juga sebaliknya, bagi kendaraan besar dari arah selatan dialihkan ke jalan alternatif menuju Kecamatan Songgon yang melintasi rel kereta api hingga tembus samping Pos Lantas Polsek Rogojampi.

Baca Juga :  Ketapang-Gilimanuk Sudah Dibuka Pagi Ini

”Akses masuk menuju pasar memang selalu dialihkan, tentunya untuk mengurangi terjadinya kemacetan di depan Pasar Rogojampi,” ujar Kanit Turjawali Iptu Budi Mujiono.

Budi mengatakan, pengalihan arus lalin tidak hanya berlaku untuk kendaraan besar dari arah utara atau dari Banyuwangi. Melainkan juga untuk kendaraan yang datang dari arah selatan menuju Banyuwangi. ”Kendaraan besar juga bisa melintas di jalan lingkar Rogojampi, dari jalan simpang tiga Kabat tepatnya samping Masjid Labanasem, Kecamatan Kabat,” katanya.

Budi mengatakan, jalan poros Rogojampi tersebut baru akan dibuka saat tengah malam. Kendaraan besar bisa melintas di jalur tersebut ketika kondisi jalanan dipastikan sepi dari mobilitas masyarakat. ”Tentunya pengalihan arus tersebut demi kelancaran arus lalu lintas,” ujanya.

Baca Juga :  Sosialisasi Kesehatan Sekaligus Ketahanan Keluarga Di Tengah Pandemi

Budi mengatakan, pihaknya tak segan menindak tegas pengendara yang nekat menerobos jalan yang sudah diberi rambu larangan melintas. Hal itu untuk memberi efek jera kepada siapa pun yang melanggar. ”Pastinya sanksi tilang akan dilakukan, sehingga menjadi pelajaran kepada para pelanggar,” tegasnya.

Budi berharap para sopir angkutan senantiasa menaati rambu-rambu lalin. Selain untuk menghindari terjadinya kemacetan, tentunya juga demi menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. ”Kami harap seluruhnya bisa menaati rambu lalin, dari larangan melintas, larangan parkir, hingga pengalihan arus lalin,” pungkasnya. 

ROGOJAMPI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Sejumlah truk berukuran besar masih banyak yang menerobos tanda larangan di Jalan Raya Rogojampi kemarin (21/1). Padahal, jalur tersebut sudah diberi tanda larangan melintas bagi kendaaraan roda enam ke atas. Pengalihan jalur tersebut dilakukan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di wilayah Pasar Rogojampi.

Pengendara kendaraan roda enam akan dialihkan ke Jalan KH Hasyim Asyari. Pengendara dapat mengambil jalan dari arah utara belok ke kiri lewat depan Pos Lantas Polsek Rogojampi atau jalan menuju Bandara Banyuwangi. Begitu juga sebaliknya, bagi kendaraan besar dari arah selatan dialihkan ke jalan alternatif menuju Kecamatan Songgon yang melintasi rel kereta api hingga tembus samping Pos Lantas Polsek Rogojampi.

Baca Juga :  Jual Tiket Tanpa Porporasi, Tujuh Warga Terjaring Razia Premanisme

”Akses masuk menuju pasar memang selalu dialihkan, tentunya untuk mengurangi terjadinya kemacetan di depan Pasar Rogojampi,” ujar Kanit Turjawali Iptu Budi Mujiono.

Budi mengatakan, pengalihan arus lalin tidak hanya berlaku untuk kendaraan besar dari arah utara atau dari Banyuwangi. Melainkan juga untuk kendaraan yang datang dari arah selatan menuju Banyuwangi. ”Kendaraan besar juga bisa melintas di jalan lingkar Rogojampi, dari jalan simpang tiga Kabat tepatnya samping Masjid Labanasem, Kecamatan Kabat,” katanya.

Budi mengatakan, jalan poros Rogojampi tersebut baru akan dibuka saat tengah malam. Kendaraan besar bisa melintas di jalur tersebut ketika kondisi jalanan dipastikan sepi dari mobilitas masyarakat. ”Tentunya pengalihan arus tersebut demi kelancaran arus lalu lintas,” ujanya.

Baca Juga :  Harga Gabah Stabil, Stok Beras di Banyuwangi Aman

Budi mengatakan, pihaknya tak segan menindak tegas pengendara yang nekat menerobos jalan yang sudah diberi rambu larangan melintas. Hal itu untuk memberi efek jera kepada siapa pun yang melanggar. ”Pastinya sanksi tilang akan dilakukan, sehingga menjadi pelajaran kepada para pelanggar,” tegasnya.

Budi berharap para sopir angkutan senantiasa menaati rambu-rambu lalin. Selain untuk menghindari terjadinya kemacetan, tentunya juga demi menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. ”Kami harap seluruhnya bisa menaati rambu lalin, dari larangan melintas, larangan parkir, hingga pengalihan arus lalin,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/