alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Kebun Wortel untuk Selfi, Petani Rugi Rp 120 Juta

LICIN – Kebun wortel di Dusun Jambu, Desa Tamansari, Keca­matan Licin rusak parah. Sudah dua pekan ini tanaman wortel ter­sebut rusak akibat diinjak-injak oleh warga yang ber-swafoto di tempat tersebut.

Dua minggu yang lalu, di media sosial dihebohkan dengan sejum­lah foto muda-mudi yang tengah berada di antara bunga-bunga wor­tel. Menurut Pratiwi, seorang pengguna medsos, foto-foto itu terlihat indah. Sehingga banyak orang yang tertarik untuk datang dan mengambil foto di sana. ”Se­ma­kin banyak orang yang datang bukan membawa keuntu­ngan, tapi malah membawa ke­ru­gian. Wortel di kebun seluas 1 hektare banyak yang rusak,’’ ujar Pratiwi, warga Giri.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyu­wangi, bunga-bunga wortel ba­nyak yang roboh dan muncul ke per­mukaan. Bahkan banyak wortel yang tercabut kemudian mem­busuk. Selain itu juga ditemukan sampah-sampah bekas makanan dan minuman ringan.

Baca Juga :  Selama Di Banyuwangi Pangdam Minta Ini

Seorang penjaga kebun wortel yang tidak mau disebut namanya menuturkan, sebelumnya tempat ini hanya lahan wortel biasa dan tidak ada penjaganya. Setelah itu diunggah ke media sosial, akhirnya banyak orang berdatangan.

Karena tidak ada yang menjaga, mereka bebas mengambil foto di mana saja dan membuka jalan sendiri di antara bunga-bunga wortel. Akibatya bunga-bunga wor­tel banyak yang terinjak dan roboh.

“Dulu di sini nggak dijaga, se­menjak anak-anak itu seenaknya foto. Akhirnya banyak wortel yang terinjak dan rusak. Kerugian sekitar 120 juta,” ungkap penjaga tersebut.

Beberapa warga yang pernah berkunjung ke kebun wortel me­rasa prihatin dan kecewa. “Ter­nyata tidak sesuai dengan yang difoto. Banyak bunga yang roboh, wortelnya muncul diper­mukaan, banyak yang busuk juga. Ini kelihatan seperti ada yang meng­injak-injak,” ujar Justitia, 17, warga Kalipuro.

Baca Juga :  Lahan Sawah Bersolek, Tidak Hanya Padi Yang Didapat

Di sisi lain, Dian selaku pemilik kebun wortel tidak akan membe­rikan izin kepada warga yang memasuki kebunnya. “Mulai besok saya larang. Ini kan kita ma­sih menunggu soalnya harga wortel masih melemah,” kata Dian dengan nada marah.

LICIN – Kebun wortel di Dusun Jambu, Desa Tamansari, Keca­matan Licin rusak parah. Sudah dua pekan ini tanaman wortel ter­sebut rusak akibat diinjak-injak oleh warga yang ber-swafoto di tempat tersebut.

Dua minggu yang lalu, di media sosial dihebohkan dengan sejum­lah foto muda-mudi yang tengah berada di antara bunga-bunga wor­tel. Menurut Pratiwi, seorang pengguna medsos, foto-foto itu terlihat indah. Sehingga banyak orang yang tertarik untuk datang dan mengambil foto di sana. ”Se­ma­kin banyak orang yang datang bukan membawa keuntu­ngan, tapi malah membawa ke­ru­gian. Wortel di kebun seluas 1 hektare banyak yang rusak,’’ ujar Pratiwi, warga Giri.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyu­wangi, bunga-bunga wortel ba­nyak yang roboh dan muncul ke per­mukaan. Bahkan banyak wortel yang tercabut kemudian mem­busuk. Selain itu juga ditemukan sampah-sampah bekas makanan dan minuman ringan.

Baca Juga :  Lahan Sawah Bersolek, Tidak Hanya Padi Yang Didapat

Seorang penjaga kebun wortel yang tidak mau disebut namanya menuturkan, sebelumnya tempat ini hanya lahan wortel biasa dan tidak ada penjaganya. Setelah itu diunggah ke media sosial, akhirnya banyak orang berdatangan.

Karena tidak ada yang menjaga, mereka bebas mengambil foto di mana saja dan membuka jalan sendiri di antara bunga-bunga wortel. Akibatya bunga-bunga wor­tel banyak yang terinjak dan roboh.

“Dulu di sini nggak dijaga, se­menjak anak-anak itu seenaknya foto. Akhirnya banyak wortel yang terinjak dan rusak. Kerugian sekitar 120 juta,” ungkap penjaga tersebut.

Beberapa warga yang pernah berkunjung ke kebun wortel me­rasa prihatin dan kecewa. “Ter­nyata tidak sesuai dengan yang difoto. Banyak bunga yang roboh, wortelnya muncul diper­mukaan, banyak yang busuk juga. Ini kelihatan seperti ada yang meng­injak-injak,” ujar Justitia, 17, warga Kalipuro.

Baca Juga :  Hadapi Banjir, Sabhara Latihan SAR

Di sisi lain, Dian selaku pemilik kebun wortel tidak akan membe­rikan izin kepada warga yang memasuki kebunnya. “Mulai besok saya larang. Ini kan kita ma­sih menunggu soalnya harga wortel masih melemah,” kata Dian dengan nada marah.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/