alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Polresta Larang Sahur On The Road

RadarBanyuwangi.id – Untuk menciptakan kondusivitas wilayah, Polresta Banyuwangi meminta kepada polsek jajaran untuk menindak tegas patroli sahur on the road. Larangan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya aksi tawuran, balap liar, serta menekan angka penyebaran Covid-19.

”Patroli membangunkan orang sahur merupakan kegiatan yang sangat mulia, bahkan, sangat membantu masyarakat. Sebenarnya bagus jika kegiatan gugah sahur atau sahur on the road tidak mengganggu masyarakat,” kata Kapolresta Kombespo Pol Arman Asmara Syarifuddin.

Kebanyakan kegiatan sahur on the road disalahgunakan oleh para komunitas dan sekelompok pemuda. Dengan alasan membangunkan sahur, kata Arman,  mereka hanya mementingkan kegemaran pribadi seperti balap liar. ”Biasanya komunitas dan kumpulan pemuda yang menyalahgunakan patrol sahur. Makanya kami melarang adanya sahur on the road,” cetusnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan, Anggota Polisi Dicek Kesehatan

Larangan ini, masih kata Arman, dikarenakan kegiatan sahur on the road bisa memicu  kerawanan keamanan di masyarakat. Dari aspek kamtibmas ada potensi ribut, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak menggelar sahur on the road. ”Kegiatan ini juga bisa memicu perkelahian, menyalakan petasan, balapan motor dan lain sebagainnya,” terangnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama. Jika ada masyarakat yang nekat atau berkegiatan sahur on the road, pihaknya meminta kepada Polsek jajaran untuk bertindak tegas. ”Bulan Ramadan, lebih baik menggelar kegiatan yang positif dan bermanfaat,” serunya. (rio/aif)

Baca Juga :  Kasat Sabhara Berkesempatan Baca Al-Qur'an Raksasa

RadarBanyuwangi.id – Untuk menciptakan kondusivitas wilayah, Polresta Banyuwangi meminta kepada polsek jajaran untuk menindak tegas patroli sahur on the road. Larangan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya aksi tawuran, balap liar, serta menekan angka penyebaran Covid-19.

”Patroli membangunkan orang sahur merupakan kegiatan yang sangat mulia, bahkan, sangat membantu masyarakat. Sebenarnya bagus jika kegiatan gugah sahur atau sahur on the road tidak mengganggu masyarakat,” kata Kapolresta Kombespo Pol Arman Asmara Syarifuddin.

Kebanyakan kegiatan sahur on the road disalahgunakan oleh para komunitas dan sekelompok pemuda. Dengan alasan membangunkan sahur, kata Arman,  mereka hanya mementingkan kegemaran pribadi seperti balap liar. ”Biasanya komunitas dan kumpulan pemuda yang menyalahgunakan patrol sahur. Makanya kami melarang adanya sahur on the road,” cetusnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan, Anggota Polisi Dicek Kesehatan

Larangan ini, masih kata Arman, dikarenakan kegiatan sahur on the road bisa memicu  kerawanan keamanan di masyarakat. Dari aspek kamtibmas ada potensi ribut, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak menggelar sahur on the road. ”Kegiatan ini juga bisa memicu perkelahian, menyalakan petasan, balapan motor dan lain sebagainnya,” terangnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama. Jika ada masyarakat yang nekat atau berkegiatan sahur on the road, pihaknya meminta kepada Polsek jajaran untuk bertindak tegas. ”Bulan Ramadan, lebih baik menggelar kegiatan yang positif dan bermanfaat,” serunya. (rio/aif)

Baca Juga :  Dipilih Polda untuk Tempat Rakor Virtual Bersama Wakapolri

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/