alexametrics
23.8 C
Banyuwangi
Tuesday, August 16, 2022

PW LazisMu Jatim Lantik Pengurus LazisMU Banyuwangi

BANYUWANGI – Pimpinan Wilayah (PW) LazisMU Muhammadiyah Jatim mengukuhkan pengurus LazisMU Kabupaten  Banyuwangi. Bertempat di lantai 2 RSI Fatimah, pengukuhan Ketua LazisMU Banyuwangi H Shohibul Burhan ini langsung dilakukan oleh  Ketua LazisMU Muhammadiyah Jatim drh Zainul Muslimin serta disaksikan sejumlah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi, seperti Dr H Mukhlis Lahuddin, Sekretaris PDM Ainur Rofiq ST MM, dan undangan lainnya.

Ketua LazisMU Muhammadiyah Jatim drh Zainul Muslimin mengatakan, LazisMU atau Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah adalah lembaga zakat yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infak, sedekah, wakaf, dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan, dan instansi lainnya.

Baca Juga :   Tolak Omnibus Law, Mahasiswa Bakar Ban

Dia berharap dengan dilantiknya pengurus LazisMU Banyuwangi akan meningkatkan layanan dan menebar manfaat untuk masyarakat Banyuwangi secara keseluruhan. ”Saya berharap pengukuhan pengurus LazisMU Banyuwangi dan kantor layanan se-Kabupaten Banyuwangi ini dapat bersinergi dengan pemerintah dan membantu masyarakat yang kurang mampu,” ujar Zainul kemarin.

Sementara itu, Sekretaris PDM Ainur Rofiq ST MM mengatakan, pengurus LazisMU yang dikukuhkan ini tidak hanya menghimpun dana dari para mustahik dan mendistribusikannya pada muzaki melainkan juga harus mendakwahkan Islam secara menyeluruh ke seluruh masyarakat.

”LazisMU merupakan sebuah lembaga filantropi dan kegiatan amal di Muhammadiyah dalam rangka mengabdi kepada masyarakat, yang mana secara agama Islam zakat hukumnya  wajib sama dengan rukun Islam yang lainnya,” ujar Rofiq.

Baca Juga :  Bandara Jadi Destinasi Wisata Edukasi Anak

Rofiq berharap peran LazisMU juga bisa diperluas dalam upaya peningkatan SDM. Misalnya, program beasiswa studi mahasiswa kuliah S1 yang diharapkan mampu mencetak sarjana-sarjana yang mampu berdaya mandiri dan menciptakan lapangan kerja yang berkontribusi terhadap kemajuan bangsa, sebagai salah satu bentuk keterlibatan LazisMU dalam mendorong keluarga tidak mampu untuk dapat mengakses pendidikan tinggi melalui skema beasiswa. Di samping itu LazisMu juga bisa mendirikan panti jompo sebagai tindak lanjut dari penanganan Mbah Rebi, kemarin.

”Banyak sekali program pengembangan yang bisa dilakukan oleh LazisMU. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi kita semua,” pungkasnya.

BANYUWANGI – Pimpinan Wilayah (PW) LazisMU Muhammadiyah Jatim mengukuhkan pengurus LazisMU Kabupaten  Banyuwangi. Bertempat di lantai 2 RSI Fatimah, pengukuhan Ketua LazisMU Banyuwangi H Shohibul Burhan ini langsung dilakukan oleh  Ketua LazisMU Muhammadiyah Jatim drh Zainul Muslimin serta disaksikan sejumlah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi, seperti Dr H Mukhlis Lahuddin, Sekretaris PDM Ainur Rofiq ST MM, dan undangan lainnya.

Ketua LazisMU Muhammadiyah Jatim drh Zainul Muslimin mengatakan, LazisMU atau Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah adalah lembaga zakat yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infak, sedekah, wakaf, dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan, dan instansi lainnya.

Baca Juga :  Segera Terapkan E-Tilang, Tak Pakai Helm Bisa Terekam Kamera

Dia berharap dengan dilantiknya pengurus LazisMU Banyuwangi akan meningkatkan layanan dan menebar manfaat untuk masyarakat Banyuwangi secara keseluruhan. ”Saya berharap pengukuhan pengurus LazisMU Banyuwangi dan kantor layanan se-Kabupaten Banyuwangi ini dapat bersinergi dengan pemerintah dan membantu masyarakat yang kurang mampu,” ujar Zainul kemarin.

Sementara itu, Sekretaris PDM Ainur Rofiq ST MM mengatakan, pengurus LazisMU yang dikukuhkan ini tidak hanya menghimpun dana dari para mustahik dan mendistribusikannya pada muzaki melainkan juga harus mendakwahkan Islam secara menyeluruh ke seluruh masyarakat.

”LazisMU merupakan sebuah lembaga filantropi dan kegiatan amal di Muhammadiyah dalam rangka mengabdi kepada masyarakat, yang mana secara agama Islam zakat hukumnya  wajib sama dengan rukun Islam yang lainnya,” ujar Rofiq.

Baca Juga :  Bandara Jadi Destinasi Wisata Edukasi Anak

Rofiq berharap peran LazisMU juga bisa diperluas dalam upaya peningkatan SDM. Misalnya, program beasiswa studi mahasiswa kuliah S1 yang diharapkan mampu mencetak sarjana-sarjana yang mampu berdaya mandiri dan menciptakan lapangan kerja yang berkontribusi terhadap kemajuan bangsa, sebagai salah satu bentuk keterlibatan LazisMU dalam mendorong keluarga tidak mampu untuk dapat mengakses pendidikan tinggi melalui skema beasiswa. Di samping itu LazisMu juga bisa mendirikan panti jompo sebagai tindak lanjut dari penanganan Mbah Rebi, kemarin.

”Banyak sekali program pengembangan yang bisa dilakukan oleh LazisMU. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi kita semua,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/