alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Wabup Sugirah Terpapar Covid, Pilih Isolasi Mandiri di Rumah Dinas

RadarBanyuwangi.id Covid-19 benar-benar tidak pandang bulu. Masyarakat umum, pejabat, atau siapa pun bisa terjangkit penyakit yang disebabkan virus korona tersebut. 

Seperti dialami Wakil Bupati (Wabup) Sugirah. Dia dinyatakan positif Covid-19 sejak Senin sore (5/7). Beruntung, berdasar hasil general checkup, kondisi fisik mantan anggota DPRD Banyuwangi tersebut dinyatakan baik. Dia pun memilih menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah dinas wabup yang berlokasi di jalan Letkol Istiqlah, Banyuwangi.

Kepada wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, Sugirah membeber kronologi dirinya dinyatakan positif Covid-19. Awalnya, salah satu pegawai yang bertugas di sekretariat wabup terkonfirmasi Covid-19. Karena itu, tracing pun dilakukan. Sugirah beserta seluruh pegawai di sekretariat wabup menjalani uji usap alias swab test. “Ternyata saya dan satu pegawai yang bertugas di dapur juga positif,” ujar Sugirah dihubungi lewat  sambungan telepon kemarin.

Baca Juga :  Kasus Kematian Stagnan, RSUD Blambangan Siapkan 105 Bed Isolasi

Sejak dinyatakan positif Covid-19, Sugirah langsung menjalani isolasi mandiri di rumah dinas Wabup. Selain itu, pagi kemarin (6/7) dia menjalani general checkup di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan. “Semuanya diperiksa. Mulai jantung, tensi, paru-paru, ginjal, semuanya diperiksa. Alhamdulillah semua baik. Saya masuk kategori orang tanda gejala (OTG),” kata dia.

Sementara itu, Sugirah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan (prokes) serta melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dengan sebaik-baiknya. Apalagi, saat ini Banyuwangi masuk zona merah atau risiko tinggi penyebaran Covid-19. “Ayo, kita jaga diri kita dan orang-orang terdekat kita dari bahaya Covid-19. Cara paling mudah adalah dengan disiplin prokes. Pakai masker, hindari kerumunan, rajin cuci tangan dengan sabun,” imbaunya.

Baca Juga :  ETLE Statis Mulai Beroperasi

Sugirah juga berpesan kepada masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi untuk tetap disiplin prokes. Sedangkan warga yang belum menjalani vaksinasi, diimbau untuk segera melakukan vaksinasi. “Saya sendiri yang sudah dua kali vaksin, selalu mematuhi prokes, selalu memakai masker tetapi tetap kena Covid-19. Namun, karena sudah menjalani vaksinasi, tubuh saya lebih kebal terhadap serangan Covid-19,” pungkasnya. (sgt/aif)

RadarBanyuwangi.id Covid-19 benar-benar tidak pandang bulu. Masyarakat umum, pejabat, atau siapa pun bisa terjangkit penyakit yang disebabkan virus korona tersebut. 

Seperti dialami Wakil Bupati (Wabup) Sugirah. Dia dinyatakan positif Covid-19 sejak Senin sore (5/7). Beruntung, berdasar hasil general checkup, kondisi fisik mantan anggota DPRD Banyuwangi tersebut dinyatakan baik. Dia pun memilih menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah dinas wabup yang berlokasi di jalan Letkol Istiqlah, Banyuwangi.

Kepada wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, Sugirah membeber kronologi dirinya dinyatakan positif Covid-19. Awalnya, salah satu pegawai yang bertugas di sekretariat wabup terkonfirmasi Covid-19. Karena itu, tracing pun dilakukan. Sugirah beserta seluruh pegawai di sekretariat wabup menjalani uji usap alias swab test. “Ternyata saya dan satu pegawai yang bertugas di dapur juga positif,” ujar Sugirah dihubungi lewat  sambungan telepon kemarin.

Baca Juga :  Ketika Aku Isoman

Sejak dinyatakan positif Covid-19, Sugirah langsung menjalani isolasi mandiri di rumah dinas Wabup. Selain itu, pagi kemarin (6/7) dia menjalani general checkup di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan. “Semuanya diperiksa. Mulai jantung, tensi, paru-paru, ginjal, semuanya diperiksa. Alhamdulillah semua baik. Saya masuk kategori orang tanda gejala (OTG),” kata dia.

Sementara itu, Sugirah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan (prokes) serta melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dengan sebaik-baiknya. Apalagi, saat ini Banyuwangi masuk zona merah atau risiko tinggi penyebaran Covid-19. “Ayo, kita jaga diri kita dan orang-orang terdekat kita dari bahaya Covid-19. Cara paling mudah adalah dengan disiplin prokes. Pakai masker, hindari kerumunan, rajin cuci tangan dengan sabun,” imbaunya.

Baca Juga :  Sambut HUT Ke-76 Bhayangkara, Polresta Gelar Donor Darah

Sugirah juga berpesan kepada masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi untuk tetap disiplin prokes. Sedangkan warga yang belum menjalani vaksinasi, diimbau untuk segera melakukan vaksinasi. “Saya sendiri yang sudah dua kali vaksin, selalu mematuhi prokes, selalu memakai masker tetapi tetap kena Covid-19. Namun, karena sudah menjalani vaksinasi, tubuh saya lebih kebal terhadap serangan Covid-19,” pungkasnya. (sgt/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/