alexametrics
28.9 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Pemuda LDII Ngaji Bareng Polisi

BANYUWANGI – Sebanyak 700 pemuda dan pemudi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Banyuwangi berkumpul di halaman Masjid Wali Barokah Dusun Krajan, Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Ahad (18/2) lalu. Mereka mengikuti kegiatan pengajian bertema “Ngaji Bareng Bersama Polisi”.

Rangkaian kegiatan diawali pembacaan ayat suci Al Quran oleh Yuda. Sedangkan tafsir Al Quran dibacakan oleh Ustadz Ubaid. Kemudian dilanjutkan paparan materi tentang etika bermedsos yang disampaikan oleh Juwito, SPd, Wakil Ketua DPD LDII Banyuwangi.

Pengajian itu dihadiri perangkat Desa Bagorejo. Bahkan, Babinsa dan Babinkantibmas Desa Bagorejo juga mengikuti pengajian hingga acara usai.

Pemateri utama ngaji bareng itu adalah Kasat Lantas Polres Banyuwangi, AKP Ris Andrian Yudho Nugroho, SH, SIK. Kasat Lantas melakukan sosialisasi berlalu lintas dengan memaparkan materi etika berkendara. Yang menarik, Kasat Lantas memberikan hadiah pengurusan SIM gratis kepada dua orang peserta ngaji bareng. Mereka adalah perwakilan peserta putra dan putri yang bisa menjawab pertanyaan Kasat Lantas tentang persoalan lalu lintas. 

Baca Juga :  Korban Tewas Tersengat Listrik Saat Benahi Sakral Pompa Air

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Banyuwangi, AKP Imron SH, MH menerangkan materi bertema “Membentengi Generasi Muda dari Pergaulan Bebas”. Imron berharap, pemuda LDII berhati-hati dalam memilih teman bergaul.

Imron juga mengulas tentang paham radikalisme. Dia mengungkapkan ciri-ciri orang yang memiliki paham radikalisme yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945. “NKRI harga mati,” tegasnya.

Dadang Hermanto, SPd, ketua Muda-Mudi LDII Banyuwangi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu terlaksananya kegiatan ngaji bareng tersebut. “Berkat bantuan semua pihak, ngaji bareng ini berlangsung sukses,” ujarnya.

Ketua DPD LDII Banyuwangi, Drs. H. Astro Junaidi mengatakan, kegiatan pengajian seperti itu dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Tujuannya agar generasi penerus LDII memiliki alim dan faqih, serta akhlakul karimah. “Supaya generasi penerus LDII memiliki kemandirian untuk bekal hidup di tengah-tengah masyarakat yang heterogen,” harapnya. (*)

Baca Juga :  Terperosok, Truk Fuso Nyaris Terguling

BANYUWANGI – Sebanyak 700 pemuda dan pemudi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Banyuwangi berkumpul di halaman Masjid Wali Barokah Dusun Krajan, Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Ahad (18/2) lalu. Mereka mengikuti kegiatan pengajian bertema “Ngaji Bareng Bersama Polisi”.

Rangkaian kegiatan diawali pembacaan ayat suci Al Quran oleh Yuda. Sedangkan tafsir Al Quran dibacakan oleh Ustadz Ubaid. Kemudian dilanjutkan paparan materi tentang etika bermedsos yang disampaikan oleh Juwito, SPd, Wakil Ketua DPD LDII Banyuwangi.

Pengajian itu dihadiri perangkat Desa Bagorejo. Bahkan, Babinsa dan Babinkantibmas Desa Bagorejo juga mengikuti pengajian hingga acara usai.

Pemateri utama ngaji bareng itu adalah Kasat Lantas Polres Banyuwangi, AKP Ris Andrian Yudho Nugroho, SH, SIK. Kasat Lantas melakukan sosialisasi berlalu lintas dengan memaparkan materi etika berkendara. Yang menarik, Kasat Lantas memberikan hadiah pengurusan SIM gratis kepada dua orang peserta ngaji bareng. Mereka adalah perwakilan peserta putra dan putri yang bisa menjawab pertanyaan Kasat Lantas tentang persoalan lalu lintas. 

Baca Juga :  Pelaku Utama Dibalik Penampungan Benur Disebut Asal Luar Kota

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Banyuwangi, AKP Imron SH, MH menerangkan materi bertema “Membentengi Generasi Muda dari Pergaulan Bebas”. Imron berharap, pemuda LDII berhati-hati dalam memilih teman bergaul.

Imron juga mengulas tentang paham radikalisme. Dia mengungkapkan ciri-ciri orang yang memiliki paham radikalisme yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945. “NKRI harga mati,” tegasnya.

Dadang Hermanto, SPd, ketua Muda-Mudi LDII Banyuwangi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu terlaksananya kegiatan ngaji bareng tersebut. “Berkat bantuan semua pihak, ngaji bareng ini berlangsung sukses,” ujarnya.

Ketua DPD LDII Banyuwangi, Drs. H. Astro Junaidi mengatakan, kegiatan pengajian seperti itu dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Tujuannya agar generasi penerus LDII memiliki alim dan faqih, serta akhlakul karimah. “Supaya generasi penerus LDII memiliki kemandirian untuk bekal hidup di tengah-tengah masyarakat yang heterogen,” harapnya. (*)

Baca Juga :  Korban Tewas Tersengat Listrik Saat Benahi Sakral Pompa Air

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/