alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Tiga Jalur Menuju Banyuwangi Kota Ditutup Pukul 20.00

RadarBanyuwangi.id – Selama PPKM Darurat diberlakukan, sejumlah akses menuju kota Banyuwangi ditutup total. Penutupan jalan dilakuan sejak Minggu malam (4/7)  pukul 20.00 dengan melibatkan aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi.

Ada tiga jalur masuk kota yang ditutup oleh arapat gabungan, yaitu Jalan Sritanjung, jalan depan gedung Inggrisan, dan Jalan Satsuit Tubun atau simpang empat pasar Banyuwangi. Selama penutupan jalan, juga dilakukan penerapan rekayasa lalu litas (lalin) di tiga jalur tersebut. Selain dijaga petugas, akses utama di pusat kota ditutup dengan menggunakan road barrier.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu melalui Wakasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Datik Hariyanti mengatakan, penutupan jalur tersebut dilakukan untuk mendukung penerapan PPKM Darurat. Tujuannya untuk mengurangi mobilitas masyarakat di taman kota maupun sejumlah tempat yang berpotensi memicu kerumunan. ”Harapan kami dengan penutupan jalur ini bisa menekan penyebaran Covid-19 di Banyuwangi,” katanya.

Baca Juga :  Dinkes Sudah Alokasikan Jatah Vaksin

Tentang pemilihan jalur-jalur yang ditutup, didasari banyak pertimbangan. Selama ini arus lalu lintas saat malam di Jalan Sritanjung, Jalan depan gedung Inggrisan, dan Jalan Satsuit Tubun atau simpang empat pasar Banyuwangi cukup ramai. ”Tiga jalur tersebut juga menjadi pusat aktivitas masyarakat saat malam hari,” cetusnya.

Penutupan jalan tersebut, jelas Datik, dimulai pukul 20.00. Akses tersebut akan kembali dibuka pada pukul 04.00. ”Jadi demi memastikan tidak ada aktivitas masyarakat di atas pukul 20.00, sehingga ikut menyukseskan pemberlakukan PPKM Darurat,” kata Datik. (rio/aif)

RadarBanyuwangi.id – Selama PPKM Darurat diberlakukan, sejumlah akses menuju kota Banyuwangi ditutup total. Penutupan jalan dilakuan sejak Minggu malam (4/7)  pukul 20.00 dengan melibatkan aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi.

Ada tiga jalur masuk kota yang ditutup oleh arapat gabungan, yaitu Jalan Sritanjung, jalan depan gedung Inggrisan, dan Jalan Satsuit Tubun atau simpang empat pasar Banyuwangi. Selama penutupan jalan, juga dilakukan penerapan rekayasa lalu litas (lalin) di tiga jalur tersebut. Selain dijaga petugas, akses utama di pusat kota ditutup dengan menggunakan road barrier.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu melalui Wakasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Datik Hariyanti mengatakan, penutupan jalur tersebut dilakukan untuk mendukung penerapan PPKM Darurat. Tujuannya untuk mengurangi mobilitas masyarakat di taman kota maupun sejumlah tempat yang berpotensi memicu kerumunan. ”Harapan kami dengan penutupan jalur ini bisa menekan penyebaran Covid-19 di Banyuwangi,” katanya.

Baca Juga :  Bapemperda Bedah NA Raperda Kesehatan Lingkungan

Tentang pemilihan jalur-jalur yang ditutup, didasari banyak pertimbangan. Selama ini arus lalu lintas saat malam di Jalan Sritanjung, Jalan depan gedung Inggrisan, dan Jalan Satsuit Tubun atau simpang empat pasar Banyuwangi cukup ramai. ”Tiga jalur tersebut juga menjadi pusat aktivitas masyarakat saat malam hari,” cetusnya.

Penutupan jalan tersebut, jelas Datik, dimulai pukul 20.00. Akses tersebut akan kembali dibuka pada pukul 04.00. ”Jadi demi memastikan tidak ada aktivitas masyarakat di atas pukul 20.00, sehingga ikut menyukseskan pemberlakukan PPKM Darurat,” kata Datik. (rio/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/