alexametrics
24.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 18, 2022

Cuaca Ekstrem Landa Bumi Blambangan, Ini Akibatnya…

BANYUWANGI – Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan pohon trembesi di Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri. Pohon setinggi 10 meter itu tumbang pukul 15.00.

Mendapatkan laporan dari warga setempat,  petugas Dinas Cipta Karya dan Penataan Ruang (DCKPR) segera merespons dan memotong pohon yang menghalangi jalan tersebut.

Akibat kejadian itu, jalan double way hanya dibuka satu arah. Karena arus kendaraan tidak terlalu padat, maka lalu lintas jalan tidak sampai menimbulkan kemacetan. ”Usia pohon sudah tua. Sehingga saat hujan dan angin kencang, pohon bisa  roboh,” ujar Agus, 40, petugas DCKPR.

Robohnya pohon tersebut tidak berdampak  signifikan bagi pengguna jalan. Jalan kembali normal setelah 30 menit kemudian.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Wisatawan dan Nelayan Waspada di Pantai Selatan

Sementara itu, BMKG Banyuwangi memberi peringatan dini kepada seluruh masyarakat Banyuwangi. Sebab untuk beberapa hari ini, potensi hujan ringan serta angin kencang masih terus melanda wilayah Banyuwangi.

Menurut prakirawan BMKG Banyuwangi Agung Nugroho, beberapa kecamatan yang berpotensi diguyur hujan yakni, Pesanggaran, Banyuwangi, Giri, Glagah, Kabat, Songgon, Rogojampi, Kabat, Singojuruh, Muncar, Srono, Cluring, dan Genteng. ”Hampir seluruh kecamatan di wilayah Banyuwangi akan turun hujan ringan. Cuaca berawan akan menyelimuti selama dua minggu ke depan,” tandas Agung.

BANYUWANGI – Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan pohon trembesi di Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri. Pohon setinggi 10 meter itu tumbang pukul 15.00.

Mendapatkan laporan dari warga setempat,  petugas Dinas Cipta Karya dan Penataan Ruang (DCKPR) segera merespons dan memotong pohon yang menghalangi jalan tersebut.

Akibat kejadian itu, jalan double way hanya dibuka satu arah. Karena arus kendaraan tidak terlalu padat, maka lalu lintas jalan tidak sampai menimbulkan kemacetan. ”Usia pohon sudah tua. Sehingga saat hujan dan angin kencang, pohon bisa  roboh,” ujar Agus, 40, petugas DCKPR.

Robohnya pohon tersebut tidak berdampak  signifikan bagi pengguna jalan. Jalan kembali normal setelah 30 menit kemudian.

Baca Juga :  Plengsengan Ambrol Perum Brawijaya Diperbaiki

Sementara itu, BMKG Banyuwangi memberi peringatan dini kepada seluruh masyarakat Banyuwangi. Sebab untuk beberapa hari ini, potensi hujan ringan serta angin kencang masih terus melanda wilayah Banyuwangi.

Menurut prakirawan BMKG Banyuwangi Agung Nugroho, beberapa kecamatan yang berpotensi diguyur hujan yakni, Pesanggaran, Banyuwangi, Giri, Glagah, Kabat, Songgon, Rogojampi, Kabat, Singojuruh, Muncar, Srono, Cluring, dan Genteng. ”Hampir seluruh kecamatan di wilayah Banyuwangi akan turun hujan ringan. Cuaca berawan akan menyelimuti selama dua minggu ke depan,” tandas Agung.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/