alexametrics
24 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Selama Puasa Vaksinasi Covid-19 Jalan Terus

RadarBanyuwangi.id – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dipastikan terus berjalan selama bulan Ramadan. Hal ini diperkuat setelah keluarnya Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 yang menyebutkan vaksinasi injeksi tak membatalkan puasa.

Mengacu fatwa MUI tersebut, jadwal vaksinasi di Banyuwangi akan berjalan seperti biasa. Pelaksanaanya akan dilaksanakan di jam-jam pagi antara pukul 08.00 sampai 11.00. ”Mengingat efek sampingnya nyaris tidak ada dan tidak membatalkan puasa, pelaksanaan vaksinasi masih seperti biasa,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono.

Ketua MUI Banyuwangi Moh. Yamin menyebut bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa. Namun demikian, Yamin berharap vaksinasi di Banyuwangi bisa dilakukan pada malam hari. Dengan pertimbangan, ketika malam hari tubuh petugas medis dan sasaran yang disuntik jauh lebih bugar.

Baca Juga :  2.200 Orang Divaksin di RSAH

Apalagi pasca suntikan vaksinasi masih ada beberapa orang yang merasakan gejala ringan seperti ngantuk dan lemas. ”Kalau bisa dilaksanakan malam hari setelah berbuka akan lebih baik. Mungkin saat puasa tubuhnya lebih lemah. Kita sama-sama berikhtiar untuk bisa meningkatkan imunitas,” kata Yamin.

Yamin mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan. Dengan menjaga jarak selama menjalankan salat Tarawih berjamaah. ”Tadarus kalau bisa tetap menjaga jarak. Seperti kegiatan lainnya kami harap tadarus bisa selesai pukul 22.00,” imbaunya.

Sementara itu, data penyebaran Covid-19 di Banyuwangi kemarin (15/4) mengalami lonjakan. Ada 21 kasus penularan baru, 18 di antaranya adalah kasus transmisi lokal atau penularan antarwarga di dalam kabupaten. Angka kematian kembali naik. Ada empat pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia kemarin. (fre/aif/c1)

Baca Juga :  Uang Rp 150 Ribu Hasil Memulung Tiga Hari Bersama Suami

RadarBanyuwangi.id – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dipastikan terus berjalan selama bulan Ramadan. Hal ini diperkuat setelah keluarnya Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 yang menyebutkan vaksinasi injeksi tak membatalkan puasa.

Mengacu fatwa MUI tersebut, jadwal vaksinasi di Banyuwangi akan berjalan seperti biasa. Pelaksanaanya akan dilaksanakan di jam-jam pagi antara pukul 08.00 sampai 11.00. ”Mengingat efek sampingnya nyaris tidak ada dan tidak membatalkan puasa, pelaksanaan vaksinasi masih seperti biasa,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono.

Ketua MUI Banyuwangi Moh. Yamin menyebut bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa. Namun demikian, Yamin berharap vaksinasi di Banyuwangi bisa dilakukan pada malam hari. Dengan pertimbangan, ketika malam hari tubuh petugas medis dan sasaran yang disuntik jauh lebih bugar.

Baca Juga :  Baru 14 Pesantren yang Terjangkau Vaksinasi

Apalagi pasca suntikan vaksinasi masih ada beberapa orang yang merasakan gejala ringan seperti ngantuk dan lemas. ”Kalau bisa dilaksanakan malam hari setelah berbuka akan lebih baik. Mungkin saat puasa tubuhnya lebih lemah. Kita sama-sama berikhtiar untuk bisa meningkatkan imunitas,” kata Yamin.

Yamin mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan. Dengan menjaga jarak selama menjalankan salat Tarawih berjamaah. ”Tadarus kalau bisa tetap menjaga jarak. Seperti kegiatan lainnya kami harap tadarus bisa selesai pukul 22.00,” imbaunya.

Sementara itu, data penyebaran Covid-19 di Banyuwangi kemarin (15/4) mengalami lonjakan. Ada 21 kasus penularan baru, 18 di antaranya adalah kasus transmisi lokal atau penularan antarwarga di dalam kabupaten. Angka kematian kembali naik. Ada empat pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia kemarin. (fre/aif/c1)

Baca Juga :  2.200 Orang Divaksin di RSAH

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/