alexametrics
27 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Kedapatan Simpan Ponsel, Napi Dikurung di Sel Tikus

BANYUWANGI – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali merazia para penghuni penjara yang beralamat di Jalan Letkol Istiqlah kemarin (16/3). Meski kerap dirazia, rupanya masih banyak napi yang menyimpan ponsel dan benda-benda berbahaya lainnya di kamar tahanan.

Dalam razia yang dipimpin langsung oleh Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto itu, petugas menemukan sejumlah kabel charge, kartu remi, catok rambut, speaker aktif, gunting, pisau yang sudah dimodifikasi, dan besi. Jumlah handphone sebanyak 13 buah beserta charger-nya. ”Pemeriksaan sering kita lakukan, namun kali ini yang cukup banyak kita amankan handphone,” ujar Wahyu Indarto.

Menurut Wahyu, handphone yang masuk ke kamar para napi tidak mungkin jalan sendiri. Karena itu setelah ditemukan banyaknya handphone tersebut, pihaknya akan melakukan evaluasi keamanan. ”Sebenarnya ini bukan keberhasilan, tapi PR bagi kita untuk memberantas adanya pengunjung atau siapa pun yang membawa handphone untuk para napi,” katanya.

Baca Juga :  TNI Geledah Kamar Napi, Temukan Ponsel

Padahal, sebelum razia pihaknya lebih dulu melakukan sosialisasi. Bagi warga binaan yang membawa HP bisa menyerahkan secara sukarela kepada petugas. ”Kalau diserahkan secara sukarela kita kembalikan pada keluarganya,” jelasnya.

Ternyata para napi lebih memilih menyembunyikannya. Sehingga petugas bertindak tegas untuk memusnahkan barang-barang tersebut. ”Setidaknya ada 13 handphone bersama charger-nya dan sejumlah barang berbahaya lainnya seperti besi dan pisau,” paparnya.

Para napi yang kedapatan membawa barang tersebut akan diberi sanksi tegas. Mereka yang melanggar bakal ditempatkan di sel tikus. ”Jangan sampai berbuat macam-macam ketika berada di sel tikus. Tinggal di sel tikus bisa 6 hari, 12 hari, hingga 18 hari,” tegas Wahyu. (rio/aif/c1)

Baca Juga :  KPP Pratama Sasar Pajak sampai ke Pedesaan

BANYUWANGI – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali merazia para penghuni penjara yang beralamat di Jalan Letkol Istiqlah kemarin (16/3). Meski kerap dirazia, rupanya masih banyak napi yang menyimpan ponsel dan benda-benda berbahaya lainnya di kamar tahanan.

Dalam razia yang dipimpin langsung oleh Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto itu, petugas menemukan sejumlah kabel charge, kartu remi, catok rambut, speaker aktif, gunting, pisau yang sudah dimodifikasi, dan besi. Jumlah handphone sebanyak 13 buah beserta charger-nya. ”Pemeriksaan sering kita lakukan, namun kali ini yang cukup banyak kita amankan handphone,” ujar Wahyu Indarto.

Menurut Wahyu, handphone yang masuk ke kamar para napi tidak mungkin jalan sendiri. Karena itu setelah ditemukan banyaknya handphone tersebut, pihaknya akan melakukan evaluasi keamanan. ”Sebenarnya ini bukan keberhasilan, tapi PR bagi kita untuk memberantas adanya pengunjung atau siapa pun yang membawa handphone untuk para napi,” katanya.

Baca Juga :  Gara-gara Sering Muncul Batu

Padahal, sebelum razia pihaknya lebih dulu melakukan sosialisasi. Bagi warga binaan yang membawa HP bisa menyerahkan secara sukarela kepada petugas. ”Kalau diserahkan secara sukarela kita kembalikan pada keluarganya,” jelasnya.

Ternyata para napi lebih memilih menyembunyikannya. Sehingga petugas bertindak tegas untuk memusnahkan barang-barang tersebut. ”Setidaknya ada 13 handphone bersama charger-nya dan sejumlah barang berbahaya lainnya seperti besi dan pisau,” paparnya.

Para napi yang kedapatan membawa barang tersebut akan diberi sanksi tegas. Mereka yang melanggar bakal ditempatkan di sel tikus. ”Jangan sampai berbuat macam-macam ketika berada di sel tikus. Tinggal di sel tikus bisa 6 hari, 12 hari, hingga 18 hari,” tegas Wahyu. (rio/aif/c1)

Baca Juga :  Kemenkum-HAM Jatim Minta Layanan Lapas Ditingkatkan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/