alexametrics
24 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Tiang Listrik Patah, Delapan Desa Black Out

JawaPos.com – Angin kencang yang merobohkan pohon asam berukuran besar di Desa Sumberanyar, Kecamatan Wongsorejo Sabtu pagi (16/1) kemarin berdampak fatal. Satu tiang listrik PLN bertegangan 20.000 volt roboh. Imbasnya, pasokan listrik di Kecamatan Wongsorejo dan Kecamatan Banyuputih, Situbondo terganggu.

Camat Wongsorejo Sulistyowati mengatakan, ada delapan desa yang aliran listriknya padam akibat kejadian tersebut. Di antaranya Desa Alasrejo, Sumberanyar, Sumberkencono, Bimorejo,  Sidowangi, Sidodadi, Bajulmati, dan Desa Watukebo. “Petugas PLN sudah lembur sejak kemarin (Sabtu), kabel yang melintas di kawasan itu besar-besar jadi mungkin harus berhati-hati,” kata Sulistyowati.

Selain delapan desa yang listriknya padam, aliran air dari PDAM di kawasan tersebut juga terganggu. Sebagian masyarakat terpaksa mengambil air bersih ke tetangga. Beruntung, pada Minggu pagi kemarin (17/1) aliran listrik sudah kembali menyala. “Di wilayah saya tidak sampai antre air bersih. Tidak tahu kalau yang di Desa Wonorejo,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rumah Warga Besuki Ambruk Dihajar Angin Kencang

Kejadian pohon roboh sebenarnya sudah diantisipasi. Ada beberapa pohon asam berukuran besar dan berusia tua, kondisinya keropos. Karena izin pemotongan pohon tidak bisa dilakukan sembarangan, ihaknya tidak bisa melakukan eksekusi. “Kita sempat memotong, tapi ditegur oleh Balai Besar Jalan Nasional. Akhirnya kita tidak bisa eksekusi. Selain tiang listrik, kejadian tersebut juga menimpa lahan jagung milik warga. Mereka minta ganti rugi, tapi bingung ke siapa,” ungkap Sulis.

Manajer Bagian Jaringan PLN UP3 Banyuwangi Erwin Budi Prasetyo menjelaskan, tiga tiang listrik yang rusak diganti baru. Setelah diperbaiki, pukul 10.40 aliran listrik kembali lancar. Erwin menambahkan, sulitnya akses ke lokasi dan besarnya pohon yang tumbang membuat petugas harus melakukan modifikasi alat agar bisa melakukan perbaikan.

Baca Juga :  Selidiki Penyebab Kematian, Terjunkan 15 Anggota Tim Reaksi Cepat

Aliran listrik dari tiang-tiang tersebut mengaliri beberapa desa di Kecamatan Wongsorejo dan Banyuputih. Dampak kerusakan tiang tersebut membuat beberapa desa di dua kecamatan padam. “Kita kerjakan semalaman agar bisa segera normal. Listrik ini supply-nya dari Banyuwangi ke Situbondo,” pungkasnya. (fre/aif)

JawaPos.com – Angin kencang yang merobohkan pohon asam berukuran besar di Desa Sumberanyar, Kecamatan Wongsorejo Sabtu pagi (16/1) kemarin berdampak fatal. Satu tiang listrik PLN bertegangan 20.000 volt roboh. Imbasnya, pasokan listrik di Kecamatan Wongsorejo dan Kecamatan Banyuputih, Situbondo terganggu.

Camat Wongsorejo Sulistyowati mengatakan, ada delapan desa yang aliran listriknya padam akibat kejadian tersebut. Di antaranya Desa Alasrejo, Sumberanyar, Sumberkencono, Bimorejo,  Sidowangi, Sidodadi, Bajulmati, dan Desa Watukebo. “Petugas PLN sudah lembur sejak kemarin (Sabtu), kabel yang melintas di kawasan itu besar-besar jadi mungkin harus berhati-hati,” kata Sulistyowati.

Selain delapan desa yang listriknya padam, aliran air dari PDAM di kawasan tersebut juga terganggu. Sebagian masyarakat terpaksa mengambil air bersih ke tetangga. Beruntung, pada Minggu pagi kemarin (17/1) aliran listrik sudah kembali menyala. “Di wilayah saya tidak sampai antre air bersih. Tidak tahu kalau yang di Desa Wonorejo,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rumah Rusak Tertimpa Pohon Waru, Sahari Tidur di Emperan

Kejadian pohon roboh sebenarnya sudah diantisipasi. Ada beberapa pohon asam berukuran besar dan berusia tua, kondisinya keropos. Karena izin pemotongan pohon tidak bisa dilakukan sembarangan, ihaknya tidak bisa melakukan eksekusi. “Kita sempat memotong, tapi ditegur oleh Balai Besar Jalan Nasional. Akhirnya kita tidak bisa eksekusi. Selain tiang listrik, kejadian tersebut juga menimpa lahan jagung milik warga. Mereka minta ganti rugi, tapi bingung ke siapa,” ungkap Sulis.

Manajer Bagian Jaringan PLN UP3 Banyuwangi Erwin Budi Prasetyo menjelaskan, tiga tiang listrik yang rusak diganti baru. Setelah diperbaiki, pukul 10.40 aliran listrik kembali lancar. Erwin menambahkan, sulitnya akses ke lokasi dan besarnya pohon yang tumbang membuat petugas harus melakukan modifikasi alat agar bisa melakukan perbaikan.

Baca Juga :  Selidiki Penyebab Kematian, Terjunkan 15 Anggota Tim Reaksi Cepat

Aliran listrik dari tiang-tiang tersebut mengaliri beberapa desa di Kecamatan Wongsorejo dan Banyuputih. Dampak kerusakan tiang tersebut membuat beberapa desa di dua kecamatan padam. “Kita kerjakan semalaman agar bisa segera normal. Listrik ini supply-nya dari Banyuwangi ke Situbondo,” pungkasnya. (fre/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Muhammadiyah Cetak Kader Jurnalis Muda

Rumah Petis Dilalap Lidah Api

Artikel Terbaru

/