alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Ada Larangan Mudik, Bandara Tetap Beroperasi

RadarBanyuwangi.id – Meski pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 mulai dari tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang, Bandara Banyuwangi bakal tetap beroperasi seperti biasa pada periode tersebut.

Hal itu disampaikan Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II KC Bandara Banyuwangi Cin Asmoro. Menurutnya, Bandara Banyuwangi tetap beroperasi karena bandara memiliki sekolah penerbangan. Sehingga aktivitas harian Bandara Banyuwangi tetap berjalan seperti biasa, yakni mulai pukul 06.00 hingga pukul 18.00. ”Waktu jam operasi kita memang mulai jam 06.00 hingga 18.00,” ungkapnya.

Hanya memang, kata Cin, untuk aktivitas penerbangan reguler di Bandara Banyuwangi menyesuaikan dengan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik selama 6–17 Mei 2021.

”Sementara ini, kami masih terus operasional selagi belum ada arahan, karena memang ada flying school sehingga harus tetap beroperasi. Untuk penerbangan reguler kita menyesuaikan. Yang jelas untuk bandara kita masih tetap beroperasi,” jelas Cin Asmoro.

Baca Juga :  Bandara Banyuwangi Tingkat Kewaspadaan

Selanjutnya, operator yang akan melakukan penerbangan yang dikecualikan dapat menggunakan izin rute eksisting atau mengajukan flight approval (FA) kepada Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub.

Pengecualian pada angkutan udara atau pesawat diberlakukan bagi penerbangan pimpinan lembaga tinggi dan tamu kenegaraan; operasional kedutaan besar, konsulat jenderal dan konsulat asing serta perwakilan organisasi internasional; operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat; operasional angkutan kargo; serta operasional angkutan udara perintis dan operasional lainnya dengan seizin dari Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Pengawasan dilakukan oleh Ditjen Perhubungan Udara, penyelenggara bandara, pemerintah daerah, dan Satgas Covid-19, yang dilakukan pada pos koordinasi atau cek poin di terminal bandara.

Baca Juga :  Ladang Cabai Gagal Panen gara-gara Cuaca Ekstrem

Sementara ini, lanjut Cin Asmoro, baru maskapai Citilink yang sudah mengajukan penyesuaian penerbangan selama periode mudik Lebaran 2021. Sementara maskapai lainnya seperti Batik Air dan Garuda Indonesia masih belum mengajukan.

Seperti diketahui, pemerintah dengan tegas melarang masyarakat untuk mudik Lebaran 2021. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6–17 Mei 2021. Kebijakan ini semata-mata untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di Indonesia. (ddy/afi/c1)

RadarBanyuwangi.id – Meski pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 mulai dari tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang, Bandara Banyuwangi bakal tetap beroperasi seperti biasa pada periode tersebut.

Hal itu disampaikan Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II KC Bandara Banyuwangi Cin Asmoro. Menurutnya, Bandara Banyuwangi tetap beroperasi karena bandara memiliki sekolah penerbangan. Sehingga aktivitas harian Bandara Banyuwangi tetap berjalan seperti biasa, yakni mulai pukul 06.00 hingga pukul 18.00. ”Waktu jam operasi kita memang mulai jam 06.00 hingga 18.00,” ungkapnya.

Hanya memang, kata Cin, untuk aktivitas penerbangan reguler di Bandara Banyuwangi menyesuaikan dengan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang peniadaan mudik selama 6–17 Mei 2021.

”Sementara ini, kami masih terus operasional selagi belum ada arahan, karena memang ada flying school sehingga harus tetap beroperasi. Untuk penerbangan reguler kita menyesuaikan. Yang jelas untuk bandara kita masih tetap beroperasi,” jelas Cin Asmoro.

Baca Juga :  Penerbangan Bandara Banyuwangi Kembali Normal

Selanjutnya, operator yang akan melakukan penerbangan yang dikecualikan dapat menggunakan izin rute eksisting atau mengajukan flight approval (FA) kepada Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub.

Pengecualian pada angkutan udara atau pesawat diberlakukan bagi penerbangan pimpinan lembaga tinggi dan tamu kenegaraan; operasional kedutaan besar, konsulat jenderal dan konsulat asing serta perwakilan organisasi internasional; operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat; operasional angkutan kargo; serta operasional angkutan udara perintis dan operasional lainnya dengan seizin dari Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Pengawasan dilakukan oleh Ditjen Perhubungan Udara, penyelenggara bandara, pemerintah daerah, dan Satgas Covid-19, yang dilakukan pada pos koordinasi atau cek poin di terminal bandara.

Baca Juga :  Puti Cek Kondisi Bandara Banyuwangi

Sementara ini, lanjut Cin Asmoro, baru maskapai Citilink yang sudah mengajukan penyesuaian penerbangan selama periode mudik Lebaran 2021. Sementara maskapai lainnya seperti Batik Air dan Garuda Indonesia masih belum mengajukan.

Seperti diketahui, pemerintah dengan tegas melarang masyarakat untuk mudik Lebaran 2021. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6–17 Mei 2021. Kebijakan ini semata-mata untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di Indonesia. (ddy/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/