alexametrics
23.2 C
Banyuwangi
Tuesday, August 9, 2022

Ojek Online Diminta Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

RadarBanyuwangi.id –Menjelang Operasi Patuh Semeru 2021, Polresta Banyuwangi memberikan imbauan kepada komunitas ojek online (ojol) untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan (prokes). Mereka juga diminta untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Imbauan itu disampaikan langsung oleh Kanit Dikyasa Polresta Banyuwangi Iptu Soenyoto bersama sejumlah anggotanya. Mereka mendatangi langsung sejumlah komunitas ojek online yang standby di simpang lima Banyuwangi kemarin (11/6).

Soenyoto meminta kepada para ojol untuk melengkapi perlengkapan standar kendaraan yang digunakan. Selain itu, mereka juga harus membawa SIM dan STNK sebagai perlengkapan berkendara. ”Itu demi kelancaran para ojek dalam beraktivitas. Dan selalu terapkan protokol kesehatan di masa pandemi guna mencegah penyebaran virus Covid-19,” jelasnya.

Baca Juga :  Catat! Operasi Lalu Lintas Akan Gencar Dilakukan Hingga 12 Maret

Soenyoto mengatakan, para pengemudi ojol juga diminta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Terutama saat mengantarkan penumpang dan mendapatkan orderan. ”Tidak ada alasan karena terburu waktu harus melanggar lalu lintas, tapi keselamatan lainnya tidak dipikirkan. Makanya, kami meminta mereka jadi pelopor keselamatan demi menekan angka kecelakaan,” tegasnya.

Soenyoto menambahkan, pihaknya akan terus menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan dan peraturan lalu lintas. ”Kami harap semua tukang ojek menjadi pelopor keselamatan. Demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. (rio/afi/c1)

RadarBanyuwangi.id –Menjelang Operasi Patuh Semeru 2021, Polresta Banyuwangi memberikan imbauan kepada komunitas ojek online (ojol) untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan (prokes). Mereka juga diminta untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Imbauan itu disampaikan langsung oleh Kanit Dikyasa Polresta Banyuwangi Iptu Soenyoto bersama sejumlah anggotanya. Mereka mendatangi langsung sejumlah komunitas ojek online yang standby di simpang lima Banyuwangi kemarin (11/6).

Soenyoto meminta kepada para ojol untuk melengkapi perlengkapan standar kendaraan yang digunakan. Selain itu, mereka juga harus membawa SIM dan STNK sebagai perlengkapan berkendara. ”Itu demi kelancaran para ojek dalam beraktivitas. Dan selalu terapkan protokol kesehatan di masa pandemi guna mencegah penyebaran virus Covid-19,” jelasnya.

Baca Juga :  Polisi Buru Pelempar 570 Pil Trex ke Dalam Lapas

Soenyoto mengatakan, para pengemudi ojol juga diminta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Terutama saat mengantarkan penumpang dan mendapatkan orderan. ”Tidak ada alasan karena terburu waktu harus melanggar lalu lintas, tapi keselamatan lainnya tidak dipikirkan. Makanya, kami meminta mereka jadi pelopor keselamatan demi menekan angka kecelakaan,” tegasnya.

Soenyoto menambahkan, pihaknya akan terus menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan dan peraturan lalu lintas. ”Kami harap semua tukang ojek menjadi pelopor keselamatan. Demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. (rio/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/