alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Tahan Haus, Pilih Tiduran di Teras Masjid

RadarBanyuwangi.id – Istirahat siang biasanya digunakan para pekerja untuk makan siang. Namun pada saat Ramadan ini, jam rehat tersebut dimanfaatkan mereka untuk melaksanaan salat di awal waktu. Setelahnya, mereka memilih untuk tidur-tiduran di teras masjid dan musala.

Pada hari pertama puasa, selepas salat Duhur tidak sedikit dari jamaah yang memilih berbaring sejenak di teras masjid guna merelaksasi tubuh. Pemandangan itu seperti yang terlihat di Masjid Agung Baiturrohman (MAB) Banyuwangi. Belasan orang jamaah, mulai dari pegawai kantoran hingga pekerja lain, memanfaatkan waktu istirahat siang untuk sekadar memejamkan mata seusai melaksanakan salat Duhur.

Lukman, 34, salah seorang jamaah mengaku, pada hari pertama puasa ini kondisi tubuhnya masih beradptasi dengan aktivitas yang dikerjakannya. ”Maklum hari pertama masih menyesuaikan dengan kondisi tubuh.  Kalau hari biasa istirahat siang sekalian makan siang, kalau sekarang ibadah dulu sambil tidur,” ungkapnya.

Baca Juga :  Setnov Ditahan, Aktivis LSM Potong Tumpeng

Apalagi, kata Lukman, cuaca Banyuwangi pada Selasa siang (13/4) juga cukup terik. Tak ayal, suhu udara yang tinggi itu cukup memeras keringat dan melelahkan baginya yang beraktivitas di luar ruangan. ”Lumayan ngadem dulu sebentar jaga stamina biar nutut sampai waktu berbuka puasa,” ujar warga Purwoharjo ini.

Hal senada diungkapkan Hakim. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sales keliling ini memilih istirahat siang di masjid sembari ibadah dan sejenak memejamkan mata untuk mengurangi rasa lelah, lapar, dan dahaga. Meski di luar bulan Ramadan, dia juga kerap memilih masjid atau musala sebagai tempat istirahat siang. ”Selain bisa beribadah, masjid atau musala adalah tempat yang nyaman dan tentram,” ujarnya.

Baca Juga :  Masjid Mushala Masuk SIMAS

Pada hari pertama puasa Ramadan ini, Hakim mengaku perlu penyesuaian saja untuk mengatur ritme pola makan. ”Intinya ya harus bersabar dan ikhlas menjalankan ibadah. Karena memang puasa ini juga melatih kesabaran dan keikhlasan,” tandasnya. (ddy/afi/c1)

RadarBanyuwangi.id – Istirahat siang biasanya digunakan para pekerja untuk makan siang. Namun pada saat Ramadan ini, jam rehat tersebut dimanfaatkan mereka untuk melaksanaan salat di awal waktu. Setelahnya, mereka memilih untuk tidur-tiduran di teras masjid dan musala.

Pada hari pertama puasa, selepas salat Duhur tidak sedikit dari jamaah yang memilih berbaring sejenak di teras masjid guna merelaksasi tubuh. Pemandangan itu seperti yang terlihat di Masjid Agung Baiturrohman (MAB) Banyuwangi. Belasan orang jamaah, mulai dari pegawai kantoran hingga pekerja lain, memanfaatkan waktu istirahat siang untuk sekadar memejamkan mata seusai melaksanakan salat Duhur.

Lukman, 34, salah seorang jamaah mengaku, pada hari pertama puasa ini kondisi tubuhnya masih beradptasi dengan aktivitas yang dikerjakannya. ”Maklum hari pertama masih menyesuaikan dengan kondisi tubuh.  Kalau hari biasa istirahat siang sekalian makan siang, kalau sekarang ibadah dulu sambil tidur,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jumat, Bersih Bersih Masjid

Apalagi, kata Lukman, cuaca Banyuwangi pada Selasa siang (13/4) juga cukup terik. Tak ayal, suhu udara yang tinggi itu cukup memeras keringat dan melelahkan baginya yang beraktivitas di luar ruangan. ”Lumayan ngadem dulu sebentar jaga stamina biar nutut sampai waktu berbuka puasa,” ujar warga Purwoharjo ini.

Hal senada diungkapkan Hakim. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sales keliling ini memilih istirahat siang di masjid sembari ibadah dan sejenak memejamkan mata untuk mengurangi rasa lelah, lapar, dan dahaga. Meski di luar bulan Ramadan, dia juga kerap memilih masjid atau musala sebagai tempat istirahat siang. ”Selain bisa beribadah, masjid atau musala adalah tempat yang nyaman dan tentram,” ujarnya.

Baca Juga :  Pantau Pergerakan Pemudik, Dirikan 17 Checkpoint

Pada hari pertama puasa Ramadan ini, Hakim mengaku perlu penyesuaian saja untuk mengatur ritme pola makan. ”Intinya ya harus bersabar dan ikhlas menjalankan ibadah. Karena memang puasa ini juga melatih kesabaran dan keikhlasan,” tandasnya. (ddy/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

AAMBI Tertibkan Armada Material

Dihajar Ombak Perahu Hancur

Pulau Merah Sepi Peselancar Asing

Artikel Terbaru

/