alexametrics
24.3 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Pasar Galekan Terbakar, 140 Kios Ludes

WONGSOREJO Pasar Galekan, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, terbakar pada Sabtu dini hari (15/1). Sedikitnya 11 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

Peristiwa kebakaran diduga terjadi pukul 02.30 dini hari Sabtu (15/1) masih terus diselidiki penyebabnya. “Dari saksi di lokasi kejadian menyebutkan jika peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB,” ujar Kapolsek Wongsorejo, AKP Sudarso.

Pihaknya belum bisa memberikan keterangan banyak atas insiden kebakaran ini. Polisi saat ini masih melakukan penanganan dan olah TKP dan mendalami dugaan penyebab terjadinya kebakaran.

Sementara itu, api membumbung tinggi melalap sebagian ruko yang ada di Pasar Galekan. Beberapa orang yang mengetahui hal tersebut mulai panik dan berlarian keluar meninggalkan bangunan lokasi pasar yang terbakar.

Begitu pun dengan warga yang berada di sekitar lokasi, mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi. Jalan raya utama yang menghubungkan dengan Kabupaten Situbondo terhambat, karena proses evakuasi pemadaman api.

Baca Juga :  YKP Beri Penghargaan Budayawan dan Seniman

Sedikitnya 11 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api. 11 unit mobil pemadam kebakaran itu tidak hanya milik Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi, melainkan juga dari BKSDA Kementerian Kehutanan, satu unit dari Pertamina dan satu unit dari BNPB-BPBD.

Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 08.00 pagi oleh seluruh personel pemadam kebakaran dengan unit mobil pemadam kebakaran. “Untuk penyebab kebakaran masih kami selidiki,” jelas AKP Sudarso.

Pukul 08.30 arus lalu lintas yang sempat terhambat akibat proses pemadaman api sudah mulai lancar, api juga sudah padam. Sebagian masyarakat mengevakuasi dagangannya sendiri.

Kepala Desa Bajulmati, Abdul Gofar menambahkan, pasar yang terbakar tersebut merupakan pasar desa. Lokasi kios yang terbakar berjumlah 140 kios. Pedagang pasar tidak hanya berasal dari warga Desa Bajulmati, melainkan juga ada dari beberapa desa lain di Kecamatan Wongsorejo.

Baca Juga :  Gagalkan Pengiriman Benur Senilai Rp 1,5 Miliar

Belum diketahui penyebab kebakaran yang melalap Pasar Galekan ini. Namun dugaan sementara akibat hubungan pendek arus listrik. Namun kepastiannya masih menunggu hasil olah TKP dari aparat kepolisian.

Mengenai taksiran kerugian akibat kebakaran tersebut, kata Abdul Gofar pihaknya masih belum bisa merinci. Pasalnya, banyak barang dagangan milik pedagang pasar yang sudah habis dan tak bisa diselamatkan.

Dalam satu toko milik pedagang ada nominalnya Rp 1 miliar, ada juga pedagang kain yang baru saja belanja dengan nilai Rp 750 juta juga habis ludes terbakar. “Kami membuka posko untuk menginventarisasi nilai nominal kerugian akibat kebakaran ini termasuk penyaluran bantuan. Yang jelas semuanya ludes terbakar tak ada yang bisa diselamatkan,” tandasnya. 

WONGSOREJO Pasar Galekan, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, terbakar pada Sabtu dini hari (15/1). Sedikitnya 11 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

Peristiwa kebakaran diduga terjadi pukul 02.30 dini hari Sabtu (15/1) masih terus diselidiki penyebabnya. “Dari saksi di lokasi kejadian menyebutkan jika peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB,” ujar Kapolsek Wongsorejo, AKP Sudarso.

Pihaknya belum bisa memberikan keterangan banyak atas insiden kebakaran ini. Polisi saat ini masih melakukan penanganan dan olah TKP dan mendalami dugaan penyebab terjadinya kebakaran.

Sementara itu, api membumbung tinggi melalap sebagian ruko yang ada di Pasar Galekan. Beberapa orang yang mengetahui hal tersebut mulai panik dan berlarian keluar meninggalkan bangunan lokasi pasar yang terbakar.

Begitu pun dengan warga yang berada di sekitar lokasi, mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi. Jalan raya utama yang menghubungkan dengan Kabupaten Situbondo terhambat, karena proses evakuasi pemadaman api.

Baca Juga :  Pedagang yang Kiosnya Terbakar Tunggu Relokasi dan Perbaikan

Sedikitnya 11 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api. 11 unit mobil pemadam kebakaran itu tidak hanya milik Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi, melainkan juga dari BKSDA Kementerian Kehutanan, satu unit dari Pertamina dan satu unit dari BNPB-BPBD.

Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 08.00 pagi oleh seluruh personel pemadam kebakaran dengan unit mobil pemadam kebakaran. “Untuk penyebab kebakaran masih kami selidiki,” jelas AKP Sudarso.

Pukul 08.30 arus lalu lintas yang sempat terhambat akibat proses pemadaman api sudah mulai lancar, api juga sudah padam. Sebagian masyarakat mengevakuasi dagangannya sendiri.

Kepala Desa Bajulmati, Abdul Gofar menambahkan, pasar yang terbakar tersebut merupakan pasar desa. Lokasi kios yang terbakar berjumlah 140 kios. Pedagang pasar tidak hanya berasal dari warga Desa Bajulmati, melainkan juga ada dari beberapa desa lain di Kecamatan Wongsorejo.

Baca Juga :  Pasar Kalibaru yang Terbakar Mulai Diperbaiki

Belum diketahui penyebab kebakaran yang melalap Pasar Galekan ini. Namun dugaan sementara akibat hubungan pendek arus listrik. Namun kepastiannya masih menunggu hasil olah TKP dari aparat kepolisian.

Mengenai taksiran kerugian akibat kebakaran tersebut, kata Abdul Gofar pihaknya masih belum bisa merinci. Pasalnya, banyak barang dagangan milik pedagang pasar yang sudah habis dan tak bisa diselamatkan.

Dalam satu toko milik pedagang ada nominalnya Rp 1 miliar, ada juga pedagang kain yang baru saja belanja dengan nilai Rp 750 juta juga habis ludes terbakar. “Kami membuka posko untuk menginventarisasi nilai nominal kerugian akibat kebakaran ini termasuk penyaluran bantuan. Yang jelas semuanya ludes terbakar tak ada yang bisa diselamatkan,” tandasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/