alexametrics
24.3 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Dikepruk Kayu di Rumah Kosong, lalu Disodomi

ADA yang menarik dalam kasus yang berhasil diungkap oleh Unit Renakta Polresta Banyuwangi. Kasus tersebut merupakan perbuatan sodomi yang dilakukan oleh S, 20, warga Kecamatan Rogojampi, kepada temannya sendiri yang berinisial B, 17, warga Banyuwangi.

Perbuatan tersebut terjadi pada 1 Januari 2022 di rumah kosong yang berada di Kecamatan Muncar. Kala itu, pelaku minta korban untuk mengantarkannya ke daerah Desa Wonosobo, Kecamatan Srono. Di tengah perjalanan, pelaku meminta korban untuk mengantar ke daerah persil (perkebunan) yang berada di Kecamatan Muncar.

Tersangka lantas meminta korban menunggu di sebuah rumah kosong dengan alasan hendak mencari kayu terlebih dulu. ”Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 23.30. Setelah korban menunggu cukup lama, pelaku tiba-tiba memukul korban dengan kayu dari belakang,” ujar  Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu.

Baca Juga :  Cabuli Bocah SD, Kakek 72 Tahun Dipolisikan

Akibat pukulan tersebut, masih kata Nasrun, korban mengalami luka di bagian leher, pelipis, dan telinga. Korban memohon kepada tersangka untuk tidak dibunuh, sehingga tersangka meminta korban untuk mengisap kemaluannya. ”Pelaku juga menyodomi korban dan kembali menyuruhnya untuk mengisap kemaluan tersangka,” terangnya.

Puas melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka langsung meninggalkan korban di Desa Palurejo, Kecamatan Muncar. Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian setempat. Polisi langsung bergerak cepat hingga berhasil menangkap tersangka. ”Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara,” tegasnya. 

Baca Juga :  Pria Onani di RTH Sritanjung Berdalih hanya Buang Air Kecil

ADA yang menarik dalam kasus yang berhasil diungkap oleh Unit Renakta Polresta Banyuwangi. Kasus tersebut merupakan perbuatan sodomi yang dilakukan oleh S, 20, warga Kecamatan Rogojampi, kepada temannya sendiri yang berinisial B, 17, warga Banyuwangi.

Perbuatan tersebut terjadi pada 1 Januari 2022 di rumah kosong yang berada di Kecamatan Muncar. Kala itu, pelaku minta korban untuk mengantarkannya ke daerah Desa Wonosobo, Kecamatan Srono. Di tengah perjalanan, pelaku meminta korban untuk mengantar ke daerah persil (perkebunan) yang berada di Kecamatan Muncar.

Tersangka lantas meminta korban menunggu di sebuah rumah kosong dengan alasan hendak mencari kayu terlebih dulu. ”Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 23.30. Setelah korban menunggu cukup lama, pelaku tiba-tiba memukul korban dengan kayu dari belakang,” ujar  Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu.

Baca Juga :  Penjual Kembang Api Diminta Taat Aturan

Akibat pukulan tersebut, masih kata Nasrun, korban mengalami luka di bagian leher, pelipis, dan telinga. Korban memohon kepada tersangka untuk tidak dibunuh, sehingga tersangka meminta korban untuk mengisap kemaluannya. ”Pelaku juga menyodomi korban dan kembali menyuruhnya untuk mengisap kemaluan tersangka,” terangnya.

Puas melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka langsung meninggalkan korban di Desa Palurejo, Kecamatan Muncar. Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian setempat. Polisi langsung bergerak cepat hingga berhasil menangkap tersangka. ”Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara,” tegasnya. 

Baca Juga :  Kasus Dugaan Asusila, Penyidik Layangkan Surat Panggilan untuk FZ

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/