alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Pemohon SIM Turun hingga 70 Persen

JawaPos.com – Jumlah pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) mengalami penurunan di awal tahun 2021. Penurunan itu mencapai 70 persen dari hari-hari biasanya.

Penurunan berlaku untuk pemohon SIM baru, sedangkan perpanjangan SIM masih dalam kategori stabil. Di tengah pandemi Covid-19,  pelayanan pembuatan SIM juga diterapkan sesuai protokol kesehatan. ”Untuk pemohon SIM baru mengalami penurunan sangat drastis,” ujar Baur SIM Satpas Banyuwangi Bripka Putu Juli.

Menurut Putu, menurunnya pemohon SIM diduga akibat pandemi Covid-19 yang belum usai. Dari hasil evaluasi, jumlah pemohon pada Januari tahun 2020 lebih banyak dibandingkan Januari 2021. ”Penurunannya mencapai 70 persen dibanding sebelum ada pandemi,” katanya.

Selain dampak pandemi, jelas Putu, kesadaran masyarakat terkait penggunaan SIM juga masih minim. Apalagi, selama pandemi nyaris tidak ada razia kendaraan perlengkapan kendaraan. ”Pemohon SIM biasanya di usia muda sekitar 17 tahun ke atas. Tapi karena pandemi tidak ada razia, mereka meremehkan SIM,” terangnya.

Baca Juga :  Polisi Turunkan Dua Tim Pemburu Dua DPO

Meski begitu, masih kata Putu, pelayanan SIM di Satpas Banyuwangi masih tetap berjalan sesuai protokol kesehatan. Saat ini masih ada pemohon SIM baru, tetapi kebanyakan di usia 35 tahun ke atas.

Selain itu, banyak pula masyarakat yang melakukan perpanjangan SIM. Ketika masa berlaku SIM habis, mereka langsung mengurus di kantor Satpas. ”Kami tetap melaksanakan pelayanan sesuai jadwal,” kata Putu. (rio/aif/c1)

JawaPos.com – Jumlah pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) mengalami penurunan di awal tahun 2021. Penurunan itu mencapai 70 persen dari hari-hari biasanya.

Penurunan berlaku untuk pemohon SIM baru, sedangkan perpanjangan SIM masih dalam kategori stabil. Di tengah pandemi Covid-19,  pelayanan pembuatan SIM juga diterapkan sesuai protokol kesehatan. ”Untuk pemohon SIM baru mengalami penurunan sangat drastis,” ujar Baur SIM Satpas Banyuwangi Bripka Putu Juli.

Menurut Putu, menurunnya pemohon SIM diduga akibat pandemi Covid-19 yang belum usai. Dari hasil evaluasi, jumlah pemohon pada Januari tahun 2020 lebih banyak dibandingkan Januari 2021. ”Penurunannya mencapai 70 persen dibanding sebelum ada pandemi,” katanya.

Selain dampak pandemi, jelas Putu, kesadaran masyarakat terkait penggunaan SIM juga masih minim. Apalagi, selama pandemi nyaris tidak ada razia kendaraan perlengkapan kendaraan. ”Pemohon SIM biasanya di usia muda sekitar 17 tahun ke atas. Tapi karena pandemi tidak ada razia, mereka meremehkan SIM,” terangnya.

Baca Juga :  Promosi Pariwisata Harus Lebih Diseriusi

Meski begitu, masih kata Putu, pelayanan SIM di Satpas Banyuwangi masih tetap berjalan sesuai protokol kesehatan. Saat ini masih ada pemohon SIM baru, tetapi kebanyakan di usia 35 tahun ke atas.

Selain itu, banyak pula masyarakat yang melakukan perpanjangan SIM. Ketika masa berlaku SIM habis, mereka langsung mengurus di kantor Satpas. ”Kami tetap melaksanakan pelayanan sesuai jadwal,” kata Putu. (rio/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/