29.1 C
Banyuwangi
Thursday, March 23, 2023

Ruang Kelas Kebanjiran, Siswa Bersihkan Sisa Banjir 

RADAR BANYUWANGI – Dampak banjir tidak hanya mengakibatkan rumah warga rusak dan ambruk. Sejumlah sekolah juga ikut terdampak banjir, yakni SDN 1 Lateng dan SDN 2 Kertosari. Kedua sekolah tersebut memang menjadi langganan banjir.

Satuan Koordinator Wilayah Pendidikan (Satkorwildik) Banyuwangi Janoto mengatakan, banjir yang terjadi sejak Jumat (10/2) mengakibatkan dua sekolah terendam air. Dua sekolah tersebut memang kerap terkena banjir karena posisinya lebih rendah dari jalan raya.

”Hari ini (kemarin) para siswa masuk sekolah. Kegiatannya bersih-bersih sisa banjir. Memang tidak ada kerusakan, namun sedikit mengganggu keberlangsungan proses belajar mengajar,” ujar Janoto.

Untuk mengantisipasi banjir susuran, pihaknya sempat menginstruksikan kepada para guru untuk  mengamankan dokumen dan barang penting. Pihaknya akan memberikan dispensasi kepada siswa dengan belajar via daring jika kelas masih belum layak untuk digunakan.

Baca Juga :  Dua Surat Kades Yudi Dikirim ke DPMD

Selain SDN 2 Kertosari, SDN 1 Lateng juga mengalami kerusakan akibat terjangan banjir. Pintu depan sekolah tersebut jebol. Setelah pintu diperbaiki, siswa bisa kembali melakukan proses pembelajaran dengan aman. ”Dampaknya memang luar biasa. Saya harap semua bisa saling kerja sama di situasi seperti ini,” kata Janoto.

Koordinator SDN 1 Lateng Eka Puji Astuti menuturkan, kejadian pagar sekolah yang jebol tahun ini mengulang peristiwa banjir sebelumnya. Namun, pihaknya mengaku sudah melakukan perbaikan dan berencana akan mengajukan surat permohonan kepada dinas terkait agar gorong-gorong di sekitar sekolah bisa diperbaiki. ”Kurang lebih empat ruangan yang terendam,” pungkasnya. (tar/aif/c1)

RADAR BANYUWANGI – Dampak banjir tidak hanya mengakibatkan rumah warga rusak dan ambruk. Sejumlah sekolah juga ikut terdampak banjir, yakni SDN 1 Lateng dan SDN 2 Kertosari. Kedua sekolah tersebut memang menjadi langganan banjir.

Satuan Koordinator Wilayah Pendidikan (Satkorwildik) Banyuwangi Janoto mengatakan, banjir yang terjadi sejak Jumat (10/2) mengakibatkan dua sekolah terendam air. Dua sekolah tersebut memang kerap terkena banjir karena posisinya lebih rendah dari jalan raya.

”Hari ini (kemarin) para siswa masuk sekolah. Kegiatannya bersih-bersih sisa banjir. Memang tidak ada kerusakan, namun sedikit mengganggu keberlangsungan proses belajar mengajar,” ujar Janoto.

Untuk mengantisipasi banjir susuran, pihaknya sempat menginstruksikan kepada para guru untuk  mengamankan dokumen dan barang penting. Pihaknya akan memberikan dispensasi kepada siswa dengan belajar via daring jika kelas masih belum layak untuk digunakan.

Baca Juga :  Pohon Tumbang, Jalan Pantura Sempat Macet Total

Selain SDN 2 Kertosari, SDN 1 Lateng juga mengalami kerusakan akibat terjangan banjir. Pintu depan sekolah tersebut jebol. Setelah pintu diperbaiki, siswa bisa kembali melakukan proses pembelajaran dengan aman. ”Dampaknya memang luar biasa. Saya harap semua bisa saling kerja sama di situasi seperti ini,” kata Janoto.

Koordinator SDN 1 Lateng Eka Puji Astuti menuturkan, kejadian pagar sekolah yang jebol tahun ini mengulang peristiwa banjir sebelumnya. Namun, pihaknya mengaku sudah melakukan perbaikan dan berencana akan mengajukan surat permohonan kepada dinas terkait agar gorong-gorong di sekitar sekolah bisa diperbaiki. ”Kurang lebih empat ruangan yang terendam,” pungkasnya. (tar/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/