alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Jualan di Trotoar, Enam Lapak PKL Ditertibkan

GIRI – Sejumlah pedagang yang mangkal di Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Jalan Cokroaminoto ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi Selasa (12/1). Setidaknya, ada enam lapak PKL yang ditertibkan lantaran nekat menggunakan trotoar untuk berjualan.

Para pedagang tersebut dianggap melanggar Perda Nomor 11 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman masyarakat. Penertiban dilakukan karena mereka tetap berjualan di trotoar meski sudah diberi peringatan secara lisan dan tertulis. ”Kita hanya ingin mengembalikan fungsi trotoar untuk pejalan kaki, PKL kita tertibkan karena melanggar perda,” tegas Plt Camat Giri Joko Kuncoro.

Joko mengatakan, pihaknya sudah berupaya memberikan solusi kepada para PKL. Mereka akan direlokasi ke Jalan Raya Mojopanggung. ”Kita amankan sejumlah bangunan semipermanen yang ditinggalkan pemiliknya untuk dibawa ke Kelurahan Mojopanggung, mereka nantinya bisa mengambil dan bisa langsung menempati tempat relokasi yang sudah disiapkan,” terangnya.

Baca Juga :  Jelang Imlek, Pengurus Klenteng Sucikan Patung Kongco

Joko menambahkan, keberadaan PKL di Kecamatan Giri mulai menjamur. Mereka menggunakan trotoar sebagai tempat jualannya. Bahkan, ada yang mendirikan bangunan permanen di atas trotoar. ”Makanya kita siapkan tempat untuk para PKL agar tidak mengganggu pejalan kaki dan melakukan penataan kepada para PKL agar tidak menggunakan trotoar,” jelasnya. 

GIRI – Sejumlah pedagang yang mangkal di Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Jalan Cokroaminoto ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi Selasa (12/1). Setidaknya, ada enam lapak PKL yang ditertibkan lantaran nekat menggunakan trotoar untuk berjualan.

Para pedagang tersebut dianggap melanggar Perda Nomor 11 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman masyarakat. Penertiban dilakukan karena mereka tetap berjualan di trotoar meski sudah diberi peringatan secara lisan dan tertulis. ”Kita hanya ingin mengembalikan fungsi trotoar untuk pejalan kaki, PKL kita tertibkan karena melanggar perda,” tegas Plt Camat Giri Joko Kuncoro.

Joko mengatakan, pihaknya sudah berupaya memberikan solusi kepada para PKL. Mereka akan direlokasi ke Jalan Raya Mojopanggung. ”Kita amankan sejumlah bangunan semipermanen yang ditinggalkan pemiliknya untuk dibawa ke Kelurahan Mojopanggung, mereka nantinya bisa mengambil dan bisa langsung menempati tempat relokasi yang sudah disiapkan,” terangnya.

Baca Juga :  Bikin KTP Elektronik Kini Tak Perlu Pengantar dari RT dan RW

Joko menambahkan, keberadaan PKL di Kecamatan Giri mulai menjamur. Mereka menggunakan trotoar sebagai tempat jualannya. Bahkan, ada yang mendirikan bangunan permanen di atas trotoar. ”Makanya kita siapkan tempat untuk para PKL agar tidak mengganggu pejalan kaki dan melakukan penataan kepada para PKL agar tidak menggunakan trotoar,” jelasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/