alexametrics
24.6 C
Banyuwangi
Monday, August 15, 2022

Desa Alasbuluh Disapu Lesus, Atap Sembilan Rumah Melayang

WONGSOREJO – Angin puting beliung merontokkan atap genting sembilan rumah warga Dusun Karangbaru, RT 01, RW01, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Senin sore (11/12). Tiupan angin kencang yang terjadi pukul 15.30 tersebut membuat warga lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Tidak hanya membuat atap rumah melayang, angin lesus tersebut mengakibatkan tiga rumah dan enam kandang ternak milik warga miring. Angin yang bertiup selama beberapa menit itu tak sampai  memakan korban jiwa. Angin kencang tersebut hanya menimbulkan kerusakan pada atap serta dinding yang terbuat dari anyaman bambu.

Camat Wongsorejo Sulistyowati mengatakan, kerusakan yang diakibatkan puting beliung tidak sampai merobohkan rumah. Hanya kandang ternak milik warga yang roboh. Setelah angin mereda, warga langsung gotong-royong membenahi rumah korban yang terkena bencana alam tersebut.

Baca Juga :  Angin Kencang Rusak Rumah Markacung

”Besok pagi (hari ini) kami akan melihat ke lokasi untuk meninjau langsung kerusakan yang terjadi. Kami juga akan memberikan sumbangan berupa sembako serta uang tunai,” ujar Sulistyowati.

Kapolsek Wongsorejo Iptu Kusmin mengaku jika kerugian materiil dalam kejadian tersebut mencapai Rp 20 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat angin bertiup kencang, warga segera keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. ”Kami bersama Forpimka Wongsorejo akan berkoordinasi untuk membantu meringankan beban korban yang terkena angin tersebut,” kata Kusmin.

WONGSOREJO – Angin puting beliung merontokkan atap genting sembilan rumah warga Dusun Karangbaru, RT 01, RW01, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Senin sore (11/12). Tiupan angin kencang yang terjadi pukul 15.30 tersebut membuat warga lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Tidak hanya membuat atap rumah melayang, angin lesus tersebut mengakibatkan tiga rumah dan enam kandang ternak milik warga miring. Angin yang bertiup selama beberapa menit itu tak sampai  memakan korban jiwa. Angin kencang tersebut hanya menimbulkan kerusakan pada atap serta dinding yang terbuat dari anyaman bambu.

Camat Wongsorejo Sulistyowati mengatakan, kerusakan yang diakibatkan puting beliung tidak sampai merobohkan rumah. Hanya kandang ternak milik warga yang roboh. Setelah angin mereda, warga langsung gotong-royong membenahi rumah korban yang terkena bencana alam tersebut.

Baca Juga :  Tarif Rapid Antigen Turun Lagi

”Besok pagi (hari ini) kami akan melihat ke lokasi untuk meninjau langsung kerusakan yang terjadi. Kami juga akan memberikan sumbangan berupa sembako serta uang tunai,” ujar Sulistyowati.

Kapolsek Wongsorejo Iptu Kusmin mengaku jika kerugian materiil dalam kejadian tersebut mencapai Rp 20 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat angin bertiup kencang, warga segera keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. ”Kami bersama Forpimka Wongsorejo akan berkoordinasi untuk membantu meringankan beban korban yang terkena angin tersebut,” kata Kusmin.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/