alexametrics
24.3 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Loket Layanan BPN Ditambah, Sehari Tembus 300 Sertifikat

BANYUWANGI – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi yang beralamat di Jalan Ijen Nomor 50-A, Kelurahan Singotrunan terus berbenah. Kantor yang membidangi seluruh administrasi pertanahan di Bumi Blambangan itu kini menambah loket layanan untuk masyarakat.

Layanan loket merupakan cerminan dari kualitas, mengingat wilayah Banyuwangi yang luas serta animo masyarakat untuk mendaftarkan tanah begitu besar. Dalam sehari, warga yang mengurus sertifikat tanah mencapai 300 orang. Jika sebelumnya hanya ada dua loket layanan, kini ditambah menjadi 12 loket.

Kepala BPN Banyuwangi Budiono mengatakan, loket layanan yang sebelumnya hanya dua dirasa belum dapat melayani masyarakat dengan optimal. Layanan tersebut efektif sejak Senin (1/11) dengan rincian sepuluh loket layanan pertanahan dan satu loket penyerahan. ”Dari dua loket kini menjadi 12 loket. Sepuluh loket untuk layanan pertanahan dan satu loket khusus untuk pengurus pertanahan bagi penyandang disabilitas,” katanya.

Baca Juga :  Sehari Bisa Jual 40 Unit Emas

Bukan hanya layanan loket, BPN Banyuwangi juga menyiapkan sumber daya manusia (SDM) serta infrastruktur layanan seperti komputer, mesin EDC, printer, dan jaringan internet  yang bagus. Setiap petugas loket dapat melayani masyarakat secara cepat dan cermat. ”Ini untuk mengurangi atau mengantisipasi adanya pungutan liar (pungli) dan memangkas adanya mafia tanah. Pembayaran atau biaya pengurusan melakui perbankkan. Warga yang mengurus tanah langsung membayar di loket tersebut. Mereka tinggal menunggu proses pengerjaan,” terangnya.

Penambahan loket tersebut tidak mengurangi layanan khusus pendaftaran wakaf, aset pemda, BMN/BMD, serta disabilitas. Peningkatan kualitas layanan loket merupakan bagian dari zona integritas yang diusung Kantor Pertanahan Banyuwangi dan juga nilai Kementerian ATR/BPN, yaitu melayani, profesional, dan tepercaya. ”Peningkatan layanan tersebut juga untuk menyambut layanan di tahun 2022 mendatang. Banyuwangi ditarget oleh Kementerian ATR menyelesaikan sebanyak 55.000 Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT). Kita perlu memberikan layanan prima kepada masyarakat,” tegasnya. 

Baca Juga :  Siapkan Sebelas Lokasi Hunting Foto

BANYUWANGI – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi yang beralamat di Jalan Ijen Nomor 50-A, Kelurahan Singotrunan terus berbenah. Kantor yang membidangi seluruh administrasi pertanahan di Bumi Blambangan itu kini menambah loket layanan untuk masyarakat.

Layanan loket merupakan cerminan dari kualitas, mengingat wilayah Banyuwangi yang luas serta animo masyarakat untuk mendaftarkan tanah begitu besar. Dalam sehari, warga yang mengurus sertifikat tanah mencapai 300 orang. Jika sebelumnya hanya ada dua loket layanan, kini ditambah menjadi 12 loket.

Kepala BPN Banyuwangi Budiono mengatakan, loket layanan yang sebelumnya hanya dua dirasa belum dapat melayani masyarakat dengan optimal. Layanan tersebut efektif sejak Senin (1/11) dengan rincian sepuluh loket layanan pertanahan dan satu loket penyerahan. ”Dari dua loket kini menjadi 12 loket. Sepuluh loket untuk layanan pertanahan dan satu loket khusus untuk pengurus pertanahan bagi penyandang disabilitas,” katanya.

Baca Juga :  Persoalkan Penerbitan SHM Tanah Sengketa, Praktisi Hukum Geruduk BPN

Bukan hanya layanan loket, BPN Banyuwangi juga menyiapkan sumber daya manusia (SDM) serta infrastruktur layanan seperti komputer, mesin EDC, printer, dan jaringan internet  yang bagus. Setiap petugas loket dapat melayani masyarakat secara cepat dan cermat. ”Ini untuk mengurangi atau mengantisipasi adanya pungutan liar (pungli) dan memangkas adanya mafia tanah. Pembayaran atau biaya pengurusan melakui perbankkan. Warga yang mengurus tanah langsung membayar di loket tersebut. Mereka tinggal menunggu proses pengerjaan,” terangnya.

Penambahan loket tersebut tidak mengurangi layanan khusus pendaftaran wakaf, aset pemda, BMN/BMD, serta disabilitas. Peningkatan kualitas layanan loket merupakan bagian dari zona integritas yang diusung Kantor Pertanahan Banyuwangi dan juga nilai Kementerian ATR/BPN, yaitu melayani, profesional, dan tepercaya. ”Peningkatan layanan tersebut juga untuk menyambut layanan di tahun 2022 mendatang. Banyuwangi ditarget oleh Kementerian ATR menyelesaikan sebanyak 55.000 Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT). Kita perlu memberikan layanan prima kepada masyarakat,” tegasnya. 

Baca Juga :  Produsen Senpi Ilegal Dituntut Empat Tahun Penjara

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/