alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

ASDP Tetap Berlakukan Tes Antigen

BANYUWANGI – Menjelang perayaan Nyepi di Bali, PT ASDP Ferry (Persero) tidak menerapkan aturan khusus bagi para calon penumpang. Namun, para penumpang diminta  menunjukkan hasil tes cepat antigen. Aturan wajib tes ini pun berimbas terhadap jumlah penumpang kapal.

”Tidak ada aturan khusus yang diterapkan, tetapi untuk aturan rapid test antigen masih tetap diberlakukan,” ujar Plt General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Eddy Hermawan.

Menurut Eddy, pemberlakuan aturan tersebut cukup membuat masyarakat enggan bepergian. Tujuan pemberlakuan aturan tersebut memang untuk mengurangi mobilitas masyarakat. ”Kemungkinan memang belum ada lonjakan, diprediksi adanya lonjakan mulai hari ini (12/3) hingga besok (13/3),” katanya.

Baca Juga :  Baznas Sosialisasi Zakat di PDAM

Pihaknya sudah menyiapkan tujuh dermaga yang terdiri dari empat dermaga di ASDP dan tiga dermaga di Pelabuhan LCM. Sedangkan untuk kapal yang dioperasikan 20 unit. Rinciannya 12 kapal di Pelabuhan LCM dan 45 kapal di ASPD. ”Semuanya kita optimalkan sampai hari Sabtu (13/3) pukul 23.00, menjelang penutupan,” ungkapnya.

Eddy mengimbau agar masyarakat memanfaatkan pelayanan secara optimal sebelum dilakukan penutupan. Sebab, biasanya menjelang Nyepi penumpang kapal didominasi dari Bali ke Banyuwangi. ”Kalau dari Banyuwangi ke Bali biasanya hanya kendaraan barang saja yang mendominasi,” kata Eddy.

Salah satu penumpang kapal dari Bali, Sulton mengaku memilih pulang ke Banyuwangi lebih awal. Alasannya untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan dan antrean di pelabuhan. ”Mumpung libur Isra Mikraj, saya pulang lebih awal meski harus dilakukan tes antigen,” ujar warga Desa Labanasem, Kecamatan Kabat tersebut.

Baca Juga :  Apersi Meraih Berkah lewat Anak Yatim

Sulton menambahkan, biasanya lonjakan penumpang dari Bali akan terjadi pada hari Sabtu (13/3). Warga yang berasal dari Jawa lebih memilih pulang saat umat Hindu di Bali merayakan Nyepi. ”Kita hanya ingin menghormati saja dari rumah asal,” ujar lelaki 49 tahun tersebut. (rio/aif/c1)

BANYUWANGI – Menjelang perayaan Nyepi di Bali, PT ASDP Ferry (Persero) tidak menerapkan aturan khusus bagi para calon penumpang. Namun, para penumpang diminta  menunjukkan hasil tes cepat antigen. Aturan wajib tes ini pun berimbas terhadap jumlah penumpang kapal.

”Tidak ada aturan khusus yang diterapkan, tetapi untuk aturan rapid test antigen masih tetap diberlakukan,” ujar Plt General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Eddy Hermawan.

Menurut Eddy, pemberlakuan aturan tersebut cukup membuat masyarakat enggan bepergian. Tujuan pemberlakuan aturan tersebut memang untuk mengurangi mobilitas masyarakat. ”Kemungkinan memang belum ada lonjakan, diprediksi adanya lonjakan mulai hari ini (12/3) hingga besok (13/3),” katanya.

Baca Juga :  Tugas Berat Memindahkan Pasien Isoman ke Isoter

Pihaknya sudah menyiapkan tujuh dermaga yang terdiri dari empat dermaga di ASDP dan tiga dermaga di Pelabuhan LCM. Sedangkan untuk kapal yang dioperasikan 20 unit. Rinciannya 12 kapal di Pelabuhan LCM dan 45 kapal di ASPD. ”Semuanya kita optimalkan sampai hari Sabtu (13/3) pukul 23.00, menjelang penutupan,” ungkapnya.

Eddy mengimbau agar masyarakat memanfaatkan pelayanan secara optimal sebelum dilakukan penutupan. Sebab, biasanya menjelang Nyepi penumpang kapal didominasi dari Bali ke Banyuwangi. ”Kalau dari Banyuwangi ke Bali biasanya hanya kendaraan barang saja yang mendominasi,” kata Eddy.

Salah satu penumpang kapal dari Bali, Sulton mengaku memilih pulang ke Banyuwangi lebih awal. Alasannya untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan dan antrean di pelabuhan. ”Mumpung libur Isra Mikraj, saya pulang lebih awal meski harus dilakukan tes antigen,” ujar warga Desa Labanasem, Kecamatan Kabat tersebut.

Baca Juga :  Tujuh PMI Dipulangkan, Satu Orang Kena Stroke

Sulton menambahkan, biasanya lonjakan penumpang dari Bali akan terjadi pada hari Sabtu (13/3). Warga yang berasal dari Jawa lebih memilih pulang saat umat Hindu di Bali merayakan Nyepi. ”Kita hanya ingin menghormati saja dari rumah asal,” ujar lelaki 49 tahun tersebut. (rio/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Tugu Macan Dicat Ulang

Harga Daging Ayam Terus Turun

Harga Cabai Rawit mulai Pedas

/