alexametrics
29 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Lanjutkan Pembangunan Trotoar Pasar Banyuwangi

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi melanjutkan pembangunan fasilitas publik di kawasan Pasar Banyuwangi. Kali ini, sasaran pembangunan diarahkan pada akses pejalan kaki di Jalan Satsuit Tubun yang ”membelah” pasar tradisional terbesar di kawasan Kota Banyuwangi tersebut.

Pembangunan trotoar itu sebenarnya telah dilakukan sejak tahun 2020 lalu. Namun sayang, proses pembangunan yang awalnya ditarget tuntas dalam setahun terpaksa dihentikan dan baru dilanjutkan tahun ini.

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, pembangunan trotoar tersebut dilakukan di sisi utara Jalan Satsuit Tubun. Bukan sekadar dibangun dan diganti material baru, trotoar tersebut juga diperlebar dari sebelumnya ”hanya” sekitar tiga meter menjadi kurang lebih lima meter.

Baca Juga :  Pasar Ramadan Kembali Dibuka

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (PU-CKPP) Danang Hartanto membeber penyebab pembangunan trotoar di Pasar Banyuwangi sempat terhenti. ”Pembangunan trotoar itu sebetulnya program satu tahun selesai. Namun pihak pelaksana kami putus kontraknya karena ada keterlambatan pengerjaan dan diyakini tidak bisa menyelesaikan pembangunan hingga batas waktu yang ditentukan,” ujarnya.

Danang menyebut, pembangunan trotoar di sisi kiri dan kanan Jalan Satsuit Tubun tersebut dilanjutkan bertahap tahun ini dan ditarget selesai tahun 2022 mendatang. ”Tujuannya untuk kebersihan, keindahan, dan kenyamanan pejalan kaki dan pengunjung pasar,” kata dia.

Bukan itu saja, pembangunan trotoar itu juga dilakukan untuk mewujudkan akses publik yang ramah difabel. Trotoar tersebut dilengkapi dengan guiding block alias paving stone khusus yang dilengkapi garis lurus. ”Fasilitas ini dibangun sebagai upaya memberikan akses pagi penyandang disabilitas agar dapat berjalan kaki secara mandiri mengikuti guiding block tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Ngutil Kalung, Gamis Diganti Kaus Oblong

Sebelumnya, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono mengatakan, pembangunan trotoar Jalan Satsuit Tubun merupakan salah satu upaya pemkab merevitalisasi Pasar Banyuwangi. ”Pembangunan trotoar dilakukan untuk mewujudkan Pasar Banyuwangi menjadi destinasi wisata yang terintegrasi dengan Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Taman Sritanjung, Gedung Juang 45, Kompleks Inggrisan, Lorong Bambu, Taman Blambangan, dan Pantai Marina Boom Banyuwangi,” ujarnya.

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi melanjutkan pembangunan fasilitas publik di kawasan Pasar Banyuwangi. Kali ini, sasaran pembangunan diarahkan pada akses pejalan kaki di Jalan Satsuit Tubun yang ”membelah” pasar tradisional terbesar di kawasan Kota Banyuwangi tersebut.

Pembangunan trotoar itu sebenarnya telah dilakukan sejak tahun 2020 lalu. Namun sayang, proses pembangunan yang awalnya ditarget tuntas dalam setahun terpaksa dihentikan dan baru dilanjutkan tahun ini.

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, pembangunan trotoar tersebut dilakukan di sisi utara Jalan Satsuit Tubun. Bukan sekadar dibangun dan diganti material baru, trotoar tersebut juga diperlebar dari sebelumnya ”hanya” sekitar tiga meter menjadi kurang lebih lima meter.

Baca Juga :  Watudodol Punya Banyak Keunggulan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (PU-CKPP) Danang Hartanto membeber penyebab pembangunan trotoar di Pasar Banyuwangi sempat terhenti. ”Pembangunan trotoar itu sebetulnya program satu tahun selesai. Namun pihak pelaksana kami putus kontraknya karena ada keterlambatan pengerjaan dan diyakini tidak bisa menyelesaikan pembangunan hingga batas waktu yang ditentukan,” ujarnya.

Danang menyebut, pembangunan trotoar di sisi kiri dan kanan Jalan Satsuit Tubun tersebut dilanjutkan bertahap tahun ini dan ditarget selesai tahun 2022 mendatang. ”Tujuannya untuk kebersihan, keindahan, dan kenyamanan pejalan kaki dan pengunjung pasar,” kata dia.

Bukan itu saja, pembangunan trotoar itu juga dilakukan untuk mewujudkan akses publik yang ramah difabel. Trotoar tersebut dilengkapi dengan guiding block alias paving stone khusus yang dilengkapi garis lurus. ”Fasilitas ini dibangun sebagai upaya memberikan akses pagi penyandang disabilitas agar dapat berjalan kaki secara mandiri mengikuti guiding block tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Permintaan Meningkat, Harga Cabai Terdongkrak Naik

Sebelumnya, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono mengatakan, pembangunan trotoar Jalan Satsuit Tubun merupakan salah satu upaya pemkab merevitalisasi Pasar Banyuwangi. ”Pembangunan trotoar dilakukan untuk mewujudkan Pasar Banyuwangi menjadi destinasi wisata yang terintegrasi dengan Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Taman Sritanjung, Gedung Juang 45, Kompleks Inggrisan, Lorong Bambu, Taman Blambangan, dan Pantai Marina Boom Banyuwangi,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/