alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Wednesday, October 5, 2022

Pria Asal Kediri Akhiri Hidup Nyemplung Sumur

KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Belasan petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, dan kepolisian berkumpul di salah satu sumur di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Senin (8/8) dini hari. Mereka mengevakuasi mayat seorang pria yang ditemukan warga berada di dalam sumur setempat.

Identitas mayat tersebut adalah Miftahul Huda, 33, warga Dusun Budimulya, Kelurahan Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Sebelumnya, aparat Polsek Kalipuro menerima laporan pria tersebut hilang.

”Ada warga yang melaporkan perihal hilangnya seorang pria yang tinggal di rumah keluarganya Perum GKI, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Korban dilaporkan hilang dua atau tiga hari sebelumnya,” kata Kapolsek Kalipuro AKP Hadi Waluyo.

Baca Juga :  Prihatin Maraknya Tambang Ilegal, Gelar Aksi Demo di Kantor DPRD

Warga melaporkan temuan mayat di sumur pada Minggu sore (7/8) pukul 16.00. Petugas dari Polsek kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan laporan tersebut. Pihak keluarga juga diberi kesempatan untuk melihat kondisi korban. Selanjutnya, aparat kepolisian berkoordinasi dengan BPBD, Damkar, serta Basarnas untuk proses evakuasi mayat korban.

Untuk mengentaskan jenazah korban dari dasar sumur dibutuhkan upaya yang tidak mudah. Tim SAR yang turun ke dalam sumur harus menggunakan peralatan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) agar tidak kehabisan oksigen ketika melakukan evakuasi.

Jenazah akhirnya bisa dievakuasi dari dasar sumur pukul 00.10. ”Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan pemeriksaan dengan didampingi pihak keluarga,” imbuh mantan KBO Satreskrim Polresta Banyuwangi ini.

Baca Juga :  ABK Asal Ogan Ilir Meninggal di Atas Kapal

Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan luka pada tubuh korban yang mengarah pada aksi penganiayaan. Petugas juga tidak melihat adanya kejanggalan dari jenazah pria tersebut. Polisi menduga korban mengalami depresi sehingga memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. ”Informasi dari saudara korban, pria tersebut sempat diberhentikan dari pekerjaannya,” kata Hadi. (fre/aif/c1

KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Belasan petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, dan kepolisian berkumpul di salah satu sumur di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Senin (8/8) dini hari. Mereka mengevakuasi mayat seorang pria yang ditemukan warga berada di dalam sumur setempat.

Identitas mayat tersebut adalah Miftahul Huda, 33, warga Dusun Budimulya, Kelurahan Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Sebelumnya, aparat Polsek Kalipuro menerima laporan pria tersebut hilang.

”Ada warga yang melaporkan perihal hilangnya seorang pria yang tinggal di rumah keluarganya Perum GKI, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Korban dilaporkan hilang dua atau tiga hari sebelumnya,” kata Kapolsek Kalipuro AKP Hadi Waluyo.

Baca Juga :  Sebelum Meninggal, Abas Minta Tetangganya Gantikan Jadi Imam di Musala

Warga melaporkan temuan mayat di sumur pada Minggu sore (7/8) pukul 16.00. Petugas dari Polsek kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan laporan tersebut. Pihak keluarga juga diberi kesempatan untuk melihat kondisi korban. Selanjutnya, aparat kepolisian berkoordinasi dengan BPBD, Damkar, serta Basarnas untuk proses evakuasi mayat korban.

Untuk mengentaskan jenazah korban dari dasar sumur dibutuhkan upaya yang tidak mudah. Tim SAR yang turun ke dalam sumur harus menggunakan peralatan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) agar tidak kehabisan oksigen ketika melakukan evakuasi.

Jenazah akhirnya bisa dievakuasi dari dasar sumur pukul 00.10. ”Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan pemeriksaan dengan didampingi pihak keluarga,” imbuh mantan KBO Satreskrim Polresta Banyuwangi ini.

Baca Juga :  Cerita Korban Selamat Perahu Terbalik, 6 Nelayan Ternyata Tak Pakai Pelampung

Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan luka pada tubuh korban yang mengarah pada aksi penganiayaan. Petugas juga tidak melihat adanya kejanggalan dari jenazah pria tersebut. Polisi menduga korban mengalami depresi sehingga memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. ”Informasi dari saudara korban, pria tersebut sempat diberhentikan dari pekerjaannya,” kata Hadi. (fre/aif/c1

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/