alexametrics
23 C
Banyuwangi
Wednesday, August 17, 2022

Tuntaskan Bangunan Musala Darul Arqom

KALIPURO –  Setelah menyelesaikan pembangunan geduang RA (setingkat TK) Raudlatul Ulum di Desa Parijatah, Kecamatan Cluring, dua pekan lalu, Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Banyuwangi kemarin (8/4) menyerahkan bangunan musala Darul Arqam di Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro.

Musala Darul Arqam, Dusun Banjar Waru, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro dibangun pada 2015. “Seingat saya bulan Maret. Saat itu belum ada keramiknya tapi sudah dipakai salat tarawih oleh warga,” kenang tokoh Muhammadiyah desa setempat Imam Ghazali.

Setelah menerima proposal dari Imam Ghazali, Baznas Banyuwangi langsung mengucurkan bantuan. Baznas membantu keramik dan melanjutkan serambi musala lengkap dengan kamar mandi tempat wudunya.

Baca Juga :  Dibantu Sepeda David Tak Jalan Kaki Lagi

Selain para komisioner Baznas Banyuwangi, penyerahan hasil pembangunan musala Darul Arqam juga dihadiri kepala Kemenag Banyuwangi H Slamet. Para pengurus Ranting Muhammadiyah Kelir dan Cabang Muhammadiyah Kalipuro juga hadir. “Kami bersyukur bisa menyalurkan dana zakat dari muzakki untuk musala ini. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah bagi para muzakki Baznas,” kata ketuan Komisioner Baznas Banyuwangi H Samsudin Adlawi.

Kepala Kemenag H Slamet mengucapkan terima kasih kepada Baznas yang telah membantu pembinaan umat di Bumi Blambangan. “Ternyata dana zakat kalau dikumpulkan sangat bermanfaat bagi umat. Termasuk untuk membangun tempat ibadah seperti ini,” tandasnya.

Kepengurusan Baznas sekarang ini, lanjutnya, sangat luar biasa. “Mereka mendatangi mustahik, yakni para fakir-miskin dan bukannya menunggu mereka meminta bantuan. Dengan begitu Baznas tidak pernah keliru sasaran dalam mentasyarukkan dana zakat kepada mustahik,” tegasnya.

Baca Juga :  Dokter Purwanto Kembali Berzakat

Slamet menginformasikan, satu-satunya Baznas di Indonesia yang minta diaudit adalah Baznas Banyuwangi. Maka Baznas Banyuwangi mendapat pujian dan penghargaan dari menteri agama. (*)

 

KALIPURO –  Setelah menyelesaikan pembangunan geduang RA (setingkat TK) Raudlatul Ulum di Desa Parijatah, Kecamatan Cluring, dua pekan lalu, Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Banyuwangi kemarin (8/4) menyerahkan bangunan musala Darul Arqam di Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro.

Musala Darul Arqam, Dusun Banjar Waru, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro dibangun pada 2015. “Seingat saya bulan Maret. Saat itu belum ada keramiknya tapi sudah dipakai salat tarawih oleh warga,” kenang tokoh Muhammadiyah desa setempat Imam Ghazali.

Setelah menerima proposal dari Imam Ghazali, Baznas Banyuwangi langsung mengucurkan bantuan. Baznas membantu keramik dan melanjutkan serambi musala lengkap dengan kamar mandi tempat wudunya.

Baca Juga :  Safari Ramadan Sampai Buka Bersama

Selain para komisioner Baznas Banyuwangi, penyerahan hasil pembangunan musala Darul Arqam juga dihadiri kepala Kemenag Banyuwangi H Slamet. Para pengurus Ranting Muhammadiyah Kelir dan Cabang Muhammadiyah Kalipuro juga hadir. “Kami bersyukur bisa menyalurkan dana zakat dari muzakki untuk musala ini. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah bagi para muzakki Baznas,” kata ketuan Komisioner Baznas Banyuwangi H Samsudin Adlawi.

Kepala Kemenag H Slamet mengucapkan terima kasih kepada Baznas yang telah membantu pembinaan umat di Bumi Blambangan. “Ternyata dana zakat kalau dikumpulkan sangat bermanfaat bagi umat. Termasuk untuk membangun tempat ibadah seperti ini,” tandasnya.

Kepengurusan Baznas sekarang ini, lanjutnya, sangat luar biasa. “Mereka mendatangi mustahik, yakni para fakir-miskin dan bukannya menunggu mereka meminta bantuan. Dengan begitu Baznas tidak pernah keliru sasaran dalam mentasyarukkan dana zakat kepada mustahik,” tegasnya.

Baca Juga :  Rantang Duafa Maskin Kota

Slamet menginformasikan, satu-satunya Baznas di Indonesia yang minta diaudit adalah Baznas Banyuwangi. Maka Baznas Banyuwangi mendapat pujian dan penghargaan dari menteri agama. (*)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/