alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Kantor Pertanahan Buka Layanan Prioritas, Sabtu dan Minggu Tetap Beroperasi

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Kabar gembira bagi seluruh masyarakat Bumi Blambangan, Kantor Pertanahan (Kantah) Banyuwangi kini membuka layanan prioritas. Layanan itu diberikan kepada masyarakat yang melakukan pengurusan sertifikat tanah secara langsung.

Kantor yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Pengantigan, Kecamatan Banyuwangi, itu juga memberi layanan prioritas kepada penyandang disabilitas, lansia, aset pemda, tanah wakaf, dan BMN atau BMD. Dengan layanan prioritas tersebut, pemohon tidak perlu mengantre dan menunggu lama.

Kepala Kantor Pertanahan Banyuwangi Budiono mengatakan, layanan prioritas tanpa antrean itu diberikan kepada masyarakat yang melakukan pengurusan sendiri. Tentunya, tanpa harus dikuasakan. Saat ini total ada tiga loket yang digunakan untuk layanan prioritas. ”Ada tiga loket, yaitu loket nomor 2, 3, dan 4. Layanan prioritas dibuka sejak 2 Juli 2022,” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Alas Tengah Kembalikan Sertifikat Tanah Perhutani

Budiono menyebut, layanan prioritas tetap dibuka di hari Sabtu dan Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 14.00. ”Ini mengantisipasi adanya masyarakat yang tidak punya waktu melakukan pengurusan saat hari kerja, sehingga mereka bisa melakukan pengurusan sendiri saat weekend,” terangnya.

Budi menambahkan, layanan yang dibuka Kantah Banyuwangi saat weekend ini diprioritaskan bagi pemohon langsung. ”Untuk yang menggunakan kuasa, tetap harus melakukan pengurusan di hari kerja, dari Senin hingga Jumat,” ungkapnya.

Budi menambahkan, layanan prioritas memang dihadirkan untuk memberi kemudahan pada masyarakat. Namun, tetap ada persyaratan yang harus dipenuhi dalam pengurusan sertifikat sesuai dengan aturan yang sudah berlaku. ”Jika masyarakat tidak memahami persyaratan yang berlaku, nantinya mereka akan mendapatkan bantuan atau diarahkan ke ruang konsultasi untuk bisa memahami syarat-syarat dalam pengurusan,” pungkasnya. (rio/afi/c1)

Baca Juga :  Sabhara Juga Amankan Siswa-siswi SMK Dalam Satu Kamar Kos

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Kabar gembira bagi seluruh masyarakat Bumi Blambangan, Kantor Pertanahan (Kantah) Banyuwangi kini membuka layanan prioritas. Layanan itu diberikan kepada masyarakat yang melakukan pengurusan sertifikat tanah secara langsung.

Kantor yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Pengantigan, Kecamatan Banyuwangi, itu juga memberi layanan prioritas kepada penyandang disabilitas, lansia, aset pemda, tanah wakaf, dan BMN atau BMD. Dengan layanan prioritas tersebut, pemohon tidak perlu mengantre dan menunggu lama.

Kepala Kantor Pertanahan Banyuwangi Budiono mengatakan, layanan prioritas tanpa antrean itu diberikan kepada masyarakat yang melakukan pengurusan sendiri. Tentunya, tanpa harus dikuasakan. Saat ini total ada tiga loket yang digunakan untuk layanan prioritas. ”Ada tiga loket, yaitu loket nomor 2, 3, dan 4. Layanan prioritas dibuka sejak 2 Juli 2022,” jelasnya.

Baca Juga :  Giliran Napi Perempuan Dilayar ke Lapas Malang

Budiono menyebut, layanan prioritas tetap dibuka di hari Sabtu dan Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 14.00. ”Ini mengantisipasi adanya masyarakat yang tidak punya waktu melakukan pengurusan saat hari kerja, sehingga mereka bisa melakukan pengurusan sendiri saat weekend,” terangnya.

Budi menambahkan, layanan yang dibuka Kantah Banyuwangi saat weekend ini diprioritaskan bagi pemohon langsung. ”Untuk yang menggunakan kuasa, tetap harus melakukan pengurusan di hari kerja, dari Senin hingga Jumat,” ungkapnya.

Budi menambahkan, layanan prioritas memang dihadirkan untuk memberi kemudahan pada masyarakat. Namun, tetap ada persyaratan yang harus dipenuhi dalam pengurusan sertifikat sesuai dengan aturan yang sudah berlaku. ”Jika masyarakat tidak memahami persyaratan yang berlaku, nantinya mereka akan mendapatkan bantuan atau diarahkan ke ruang konsultasi untuk bisa memahami syarat-syarat dalam pengurusan,” pungkasnya. (rio/afi/c1)

Baca Juga :  Terbitkan SHM yang Masih Dalam Sengketa, Akuntabilitas Dipertanyakan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/