alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Mudik Wajib Menunjukkan Sertifikat Vaksin Booster

SEMPU – Mendekati masa mudik Lebaran 1443 H, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan syarat baru untuk keberangkatan kereta api (KA), Rabu (6/4/2022). Untuk pelanggan sepur jarak jauh, wajib telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (Booster).

Humas PT. KAI (Persero) Daop 9 Jember, Tohari mengatakan aturan naik KA terbaru ini menyesuaikan dengan terbitnya surat edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Nomor 39 tahun 2022. “Sebelumnya penumpang yang sudah vaksin dosis dua tidak perlu antigen, sekarang aturannya ganti, harus vaksin Booster,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Aturan itu, terang Tohari, berlaku untuk para calon penumpang KA jarak jauh. Untuk penumpang sepur lokal, hanya akan diminta menunjukan vaksinasi dosis pertama. “Untuk yang KA Lokal harus dilengkapi sertifikat dosis satu,” sebutnya.

Baca Juga :  Motor Protolan Bisa Diambil Asal Dipasang Suku Cadang Asli

Untuk pelanggan dengan usia di bawah enam tahun, jelas dia, aturannya masih sama seperti sebelumnya, tidak diwajibkan vaksin. Hanya saja, tetap harus ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan. “Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak berangkat, dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” kata Tohari.

Terkait peningkatan jumlah penumpang, Tohari mengaku belum ada peningkatan yang signifikan. Ia menyebut peningkatan itu akan terlihat ketika mendekati Lebaran. “Penumpang masih seperti biasa, jumlah penumpang lokal masih lebih dominan. Untuk jarak jauh ada kenaikan tapi belum signifikan,” katanya.

Salah satu pelanggan KA, Vebrian, 22, asal Dusun Parastembok, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu yang akan naik KA menuju Malang mengaku harus terlebih dahulu rapid antigen di swab corner yang disediakan di Stasiun Kalisetail. “Saya belum vaksinasi booster, tadi rapid dulu,” ungkapnya.(sas/abi)

Baca Juga :  Bupati Ipuk Siap Pimpin Upacara Hari Santri di Pendapa

SEMPU – Mendekati masa mudik Lebaran 1443 H, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan syarat baru untuk keberangkatan kereta api (KA), Rabu (6/4/2022). Untuk pelanggan sepur jarak jauh, wajib telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (Booster).

Humas PT. KAI (Persero) Daop 9 Jember, Tohari mengatakan aturan naik KA terbaru ini menyesuaikan dengan terbitnya surat edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Nomor 39 tahun 2022. “Sebelumnya penumpang yang sudah vaksin dosis dua tidak perlu antigen, sekarang aturannya ganti, harus vaksin Booster,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Aturan itu, terang Tohari, berlaku untuk para calon penumpang KA jarak jauh. Untuk penumpang sepur lokal, hanya akan diminta menunjukan vaksinasi dosis pertama. “Untuk yang KA Lokal harus dilengkapi sertifikat dosis satu,” sebutnya.

Baca Juga :  Bupati Ipuk Siap Pimpin Upacara Hari Santri di Pendapa

Untuk pelanggan dengan usia di bawah enam tahun, jelas dia, aturannya masih sama seperti sebelumnya, tidak diwajibkan vaksin. Hanya saja, tetap harus ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan. “Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak berangkat, dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” kata Tohari.

Terkait peningkatan jumlah penumpang, Tohari mengaku belum ada peningkatan yang signifikan. Ia menyebut peningkatan itu akan terlihat ketika mendekati Lebaran. “Penumpang masih seperti biasa, jumlah penumpang lokal masih lebih dominan. Untuk jarak jauh ada kenaikan tapi belum signifikan,” katanya.

Salah satu pelanggan KA, Vebrian, 22, asal Dusun Parastembok, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu yang akan naik KA menuju Malang mengaku harus terlebih dahulu rapid antigen di swab corner yang disediakan di Stasiun Kalisetail. “Saya belum vaksinasi booster, tadi rapid dulu,” ungkapnya.(sas/abi)

Baca Juga :  Ranting Patah Ganggu Lalin

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/