alexametrics
24.6 C
Banyuwangi
Monday, August 15, 2022

Angin Kencang, Pelabuhan Ketapang Buka Tutup

KALIPURO – Cuaca buruk berdampak terhadap aktivitas penyeberangan di Pelabuhan ASDP Ketapang. Kapal Feri yang akan menyeberang ke Pulau Dewata harus mengatur waktu pemberangkatan.

Itu yang terjadi di pelabuhan Ketapang siang kemarin.  Pihak otoritas pelabuhan sempat menghentikan aktivitas penyeberangan selama kurang lebih 75 menit akibat cuaca buruk. Penutupan dilakukan sejak pukul 13.15 sampai 14.30 karena kondisi angin yang dianggap cukup kencang ditambah dengan kondisi kabut di wilayah perairan Gilimanuk.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Ketapang Eka Cakrawala melalui Pelaksana Harian, Widodo mengatakan, cuaca buruk terjadi di perairan selat Bali sejak November hingga Januari. Terbaru pihaknya menutup aktivitas penyeberangan pada Sabtu (5/1) sejak pukul 14.40 sampai 16.50 dan Minggu (6/1) pada pukul 13.15 hingga 14.30.

Baca Juga :  Kunjungi Rumah Baca, Donasikan Lebih Seratus Buku

“Yang hari Sabtu ditutup karena angina kencang di perairan Ketapang. Kecepatanya melebihi 30 Knot. Kalau hari Minggu, perairan Gilimanuk yang mengalami angin kencang dan kabut. Kita tidak mau ambil resiko, jadi kita tutup,” terang Widodo.

Kondisi semacam ini bisa terus terjadi hingga cuaca mulai stabil pada bulan Maret mendatang.

Karena itu, Widodo mengimbau kepada calon penumpang kapal untuk memilih jam pagi sebelum pukul 12.00 atau jam malam di atas pukul 17.00 jika ingin menyeberang dengan cuaca bersahabat.

Di luar jam tersebut, kondisi cuaca kerap kali fluktuatif sehingga memungkinkan terjadinya penutupan pelabuhan. “Kalau mau menyeberang bisa pagi, karena cuaca masih bagus. Kalau sudah di atas jam satu siang biasanya angina mulai kencang,” pungkasnya.

Baca Juga :  52 Sarjana Ekonomi Syariah STAIDU Siap Berkiprah

KALIPURO – Cuaca buruk berdampak terhadap aktivitas penyeberangan di Pelabuhan ASDP Ketapang. Kapal Feri yang akan menyeberang ke Pulau Dewata harus mengatur waktu pemberangkatan.

Itu yang terjadi di pelabuhan Ketapang siang kemarin.  Pihak otoritas pelabuhan sempat menghentikan aktivitas penyeberangan selama kurang lebih 75 menit akibat cuaca buruk. Penutupan dilakukan sejak pukul 13.15 sampai 14.30 karena kondisi angin yang dianggap cukup kencang ditambah dengan kondisi kabut di wilayah perairan Gilimanuk.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Ketapang Eka Cakrawala melalui Pelaksana Harian, Widodo mengatakan, cuaca buruk terjadi di perairan selat Bali sejak November hingga Januari. Terbaru pihaknya menutup aktivitas penyeberangan pada Sabtu (5/1) sejak pukul 14.40 sampai 16.50 dan Minggu (6/1) pada pukul 13.15 hingga 14.30.

Baca Juga :  Kunjungi Rumah Baca, Donasikan Lebih Seratus Buku

“Yang hari Sabtu ditutup karena angina kencang di perairan Ketapang. Kecepatanya melebihi 30 Knot. Kalau hari Minggu, perairan Gilimanuk yang mengalami angin kencang dan kabut. Kita tidak mau ambil resiko, jadi kita tutup,” terang Widodo.

Kondisi semacam ini bisa terus terjadi hingga cuaca mulai stabil pada bulan Maret mendatang.

Karena itu, Widodo mengimbau kepada calon penumpang kapal untuk memilih jam pagi sebelum pukul 12.00 atau jam malam di atas pukul 17.00 jika ingin menyeberang dengan cuaca bersahabat.

Di luar jam tersebut, kondisi cuaca kerap kali fluktuatif sehingga memungkinkan terjadinya penutupan pelabuhan. “Kalau mau menyeberang bisa pagi, karena cuaca masih bagus. Kalau sudah di atas jam satu siang biasanya angina mulai kencang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Tiga Kelurahan di Banyuwangi Terkena Banjir Rob di Siang Hari

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/