alexametrics
29 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Kirim Ternak ke Luar Kota Wajib Kantongi Izin

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Menjelang Idul Adha, Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi memperketat pengiriman ternak kurban ke luar daerah. Pengiriman ternak kurban ke luar daerah wajib dilengkapi dengan izin penerimaan atau izin pemasukan ternak wilayah setempat.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi M. Khoiri melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh Nanang Sugiharto mengatakan, bagi peternak yang hendak mengirim ternak ke luar kota di wilayah Jawa wajib mengantongi izin penerimaan atau izin pemasukan ternak wilayah setempat.

Jika telah mengantongi surat izin dari wilayah yang dituju, maka Dinas Pertanian akan mengeluarkan Sertifikat Veteriner (SV) atau surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). ”Tentu sebelum kami keluarkan SKKH, petugas kami akan datang ke kandang milik pemohon dan melakukan pemeriksaan. Khususnya, bagi ternak yang akan dikirim,” katanya.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Kasus Covid Turun, Isoter Sepi Penghuni

Sejauh ini, kata Nanang, permintaan SKKH di Banyuwangi tengah membeludak. Sedikitnya, ada 200 peternak atau pemilik kandang sapi yang mengajukan permohonan SKKH tersebut. Sebanyak 150 di antaranya telah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dan dikeluarkan SKKH. ”Kami memiliki petugas kesehatan hewan terbatas, jadi mohon bersabar dan kami memberikan layanan semaksimal mungkin,” jelasnya.

Pemeriksaan itu, kata Nanang, untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak kurban jenis sapi, sekaligus untuk memastikan hewan kurban aman saat masyarakat melakukan transaksi jual beli.

Sementara ini, jual beli ternak kurban jenis sapi masih bisa dilayani di kandang. Nyaris tidak ditemukan penjual sapi musiman yang menjual dagangannya di tepi jalan raya. Apalagi, pada musim PMK seperti saat ini.

Baca Juga :  Galang Dukungan Pembangunan Lobster Center

Namun demikian, dalam minggu-minggu ini pihaknya juga akan memeriksa kesehatan ternak kurban jenis kambing yang mulai marak diperjualbelikan oleh pedagang musiman di Banyuwangi. ”Tidak hanya sapi, ternak kurban jenis kambing juga kami periksa kesehatannya,” tandas Nanang. (ddy/afi/c1)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Menjelang Idul Adha, Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi memperketat pengiriman ternak kurban ke luar daerah. Pengiriman ternak kurban ke luar daerah wajib dilengkapi dengan izin penerimaan atau izin pemasukan ternak wilayah setempat.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi M. Khoiri melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh Nanang Sugiharto mengatakan, bagi peternak yang hendak mengirim ternak ke luar kota di wilayah Jawa wajib mengantongi izin penerimaan atau izin pemasukan ternak wilayah setempat.

Jika telah mengantongi surat izin dari wilayah yang dituju, maka Dinas Pertanian akan mengeluarkan Sertifikat Veteriner (SV) atau surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). ”Tentu sebelum kami keluarkan SKKH, petugas kami akan datang ke kandang milik pemohon dan melakukan pemeriksaan. Khususnya, bagi ternak yang akan dikirim,” katanya.

Baca Juga :  Besok, Warga Mangir Pimpin Baru, Panitia Mulai Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Sejauh ini, kata Nanang, permintaan SKKH di Banyuwangi tengah membeludak. Sedikitnya, ada 200 peternak atau pemilik kandang sapi yang mengajukan permohonan SKKH tersebut. Sebanyak 150 di antaranya telah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dan dikeluarkan SKKH. ”Kami memiliki petugas kesehatan hewan terbatas, jadi mohon bersabar dan kami memberikan layanan semaksimal mungkin,” jelasnya.

Pemeriksaan itu, kata Nanang, untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak kurban jenis sapi, sekaligus untuk memastikan hewan kurban aman saat masyarakat melakukan transaksi jual beli.

Sementara ini, jual beli ternak kurban jenis sapi masih bisa dilayani di kandang. Nyaris tidak ditemukan penjual sapi musiman yang menjual dagangannya di tepi jalan raya. Apalagi, pada musim PMK seperti saat ini.

Baca Juga :  Sekitar 17 Hari Lagi Yunus Wahyudi Bebas

Namun demikian, dalam minggu-minggu ini pihaknya juga akan memeriksa kesehatan ternak kurban jenis kambing yang mulai marak diperjualbelikan oleh pedagang musiman di Banyuwangi. ”Tidak hanya sapi, ternak kurban jenis kambing juga kami periksa kesehatannya,” tandas Nanang. (ddy/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/