alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Boleh Diambil asal Knalpotnya Diganti Standar

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Puluhan sepeda motor dengan knalpot brong yang diamankan Satlantas Polresta Banyuwangi pada Sabtu malam lalu (18/12) mulai diambil pemiliknya. Sebanyak 55 motor berknalpot tidak standar tersebut mayoritas pemiliknya adalah kalangan muda.

Ada beberapa persyaratan untuk mengambil kendaraan tersebut. Pemilik diminta mengganti knalpot kendaraannya dengan yang standar. Setelah diganti, knalpot brong tersebut langsung dipotong menggunakan gerinda. Syarat lainnya harus membawa bukti kepemilikan berupa STNK atau BPKB. ”Para pemilik kendaraan sudah diperbolehkan mengambil kendaraannya di Polresta Banyuwangi,” ujar Kasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Akhmad Fani Rakhim melalui Baur Tilang Bripka Hendro.

Hendro mengatakan, para pemilik kendaraan wajib mengganti knalpot terlebih dulu. Knalpot brong yang dilepas langsung dimusnahkan. ”Pemilik yang mengganti sendiri dan memusnahkannya sendiri dengan cara dipotong,” kata Hendro.

Baca Juga :  Pangkalan TNI AU Tempati Lahan Seluas 328 Hektare

Dari 55 kendaraan yang disita, belum seluruhnya diambil oleh pemiliknya. Hendro berharap, masyarakat yang merasa kendaraannya disita, segera mengurusnya untuk diambil di Polresta Banyuwangi.

Hendro menambahkan, sanksi yang diberikan memang semata-mata untuk memberikan efek jera kepada para pengguna knalpot brong. ”Sebenarnya para pengguna knalpot brong bisa dikenakan sanksi berupa pidana berupa kurungan paling lama sebulan atau denda sebesar Rp 250 ribu, sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas pasal 285 ayat 1 jo pasal 106 ayat 3,” jelasnya.

Puluhan kendaraan tersebut diamankan oleh Satlantas Polresta Banyuwangi saat menggelar razia kendaraan dengan knalpot brong, Sabtu malam (18/12) lalu. Razia dilakukan untuk menjaga kemanan dan ketertiban selama Natal dan Tahun Baru (Nataru). Petugas menyisir jalan protokol pusat kota dan berhasil mengamankan 55 kendaraan roda dua yang tidak sesuai standar. 

Baca Juga :  Pengusaha Rintisan Beradu Inovasi Usaha

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Puluhan sepeda motor dengan knalpot brong yang diamankan Satlantas Polresta Banyuwangi pada Sabtu malam lalu (18/12) mulai diambil pemiliknya. Sebanyak 55 motor berknalpot tidak standar tersebut mayoritas pemiliknya adalah kalangan muda.

Ada beberapa persyaratan untuk mengambil kendaraan tersebut. Pemilik diminta mengganti knalpot kendaraannya dengan yang standar. Setelah diganti, knalpot brong tersebut langsung dipotong menggunakan gerinda. Syarat lainnya harus membawa bukti kepemilikan berupa STNK atau BPKB. ”Para pemilik kendaraan sudah diperbolehkan mengambil kendaraannya di Polresta Banyuwangi,” ujar Kasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Akhmad Fani Rakhim melalui Baur Tilang Bripka Hendro.

Hendro mengatakan, para pemilik kendaraan wajib mengganti knalpot terlebih dulu. Knalpot brong yang dilepas langsung dimusnahkan. ”Pemilik yang mengganti sendiri dan memusnahkannya sendiri dengan cara dipotong,” kata Hendro.

Baca Juga :  Gara-gara Sering Muncul Batu

Dari 55 kendaraan yang disita, belum seluruhnya diambil oleh pemiliknya. Hendro berharap, masyarakat yang merasa kendaraannya disita, segera mengurusnya untuk diambil di Polresta Banyuwangi.

Hendro menambahkan, sanksi yang diberikan memang semata-mata untuk memberikan efek jera kepada para pengguna knalpot brong. ”Sebenarnya para pengguna knalpot brong bisa dikenakan sanksi berupa pidana berupa kurungan paling lama sebulan atau denda sebesar Rp 250 ribu, sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas pasal 285 ayat 1 jo pasal 106 ayat 3,” jelasnya.

Puluhan kendaraan tersebut diamankan oleh Satlantas Polresta Banyuwangi saat menggelar razia kendaraan dengan knalpot brong, Sabtu malam (18/12) lalu. Razia dilakukan untuk menjaga kemanan dan ketertiban selama Natal dan Tahun Baru (Nataru). Petugas menyisir jalan protokol pusat kota dan berhasil mengamankan 55 kendaraan roda dua yang tidak sesuai standar. 

Baca Juga :  Pangkalan TNI AU Tempati Lahan Seluas 328 Hektare

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/