alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Dikawal Asal-asalan, Truk Nyaris Nyemplung Laut

KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Sebuah truk tanpa muatan nyaris tercebur ke laut di dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi. Kecelakaan terjadi setelah truk turun dari KM Mutiara Sentosa III, Rabu malam (3/8). Truk tidak mendapatkan pengawalan standar dari pihak pelabuhan maupun anak buah kapal (ABK). Kendaraan roda empat itu langsung tergelincir dan nyaris masuk ke air.

Akibat kejadian tersebut, istri sopir truk, Yuli Mala Sari, 31, sempat terjatuh ke laut. Sopir truk, Nurul Duwi Prastia, 30, langsung menceburkan diri ke laut untuk menyelamatkan istrinya. Beruntung, Yuli tak mengalami luka parah. Dia hanya menderita memar pada kaki kiri dan ibu jari kiri akibat terjatuh.

Baca Juga :  Gaung Hari Jadi Banyuwangi Menggema di Sudan

”Pukul 23.00, saat sopir hendak turun dari kapal, oleh petugas kapal tidak diperbolehkan untuk bermanuver supaya bisa turun dengan posisi kendaraan menghadap ke depan. Akhirnya sopir menurunkan kendaraannya dengan cara mundur,” ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Wangi AKP Ali Masduki.

Di hadapan petugas kepolisian, sopir asal Sidomulyo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo itu menjelaskan, truknya parkir di lantai 2 kapal. Gara-gara tak diizinkan berputar, truk keluar kapal dengan cara mundur. Saat masih di lantai 2, sopir sempat dipandu petugas kapal. Begitu di lantai 1, petugas kapal hanya memberi aba-aba dari kejauhan.

”Pada saat posisi truk berjalan mundur di dermaga, sopir mendapat arahan agar ke kiri. Tanpa disadari, ternyata posisi truk belum sampai di ujung dermaga. Truk tergelincir dan terguling, lalu tersangkut pipa,” imbuh mantan Kapolsek Banyuwangi itu.

Baca Juga :  Bermaksud Dahului Mobil, Pemotor Malah Tabrak Dump Truk

Proses evakuasi berlangsung cukup lama. Beruntung truk boks warna merah dengan nomor polisi L 8784 UD itu tidak jatuh mengenai pipa milik Pertamina. Proses evakuasi dibantu kendaraan crane. Saat dipindahkan, air laut tampak keluar dari bodi depan truk. ”Penyebab kejadian masih kita investigasi. Fokus kita melokalisasi kejadian dan mengevakuasi badan truk agar kegiatan operasional terus berjalan normal,” kata Branch Manager PT Pelindo Cabang Tanjung Wangi Pitria Kartikasari. (fre/aif/c1)

KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Sebuah truk tanpa muatan nyaris tercebur ke laut di dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi. Kecelakaan terjadi setelah truk turun dari KM Mutiara Sentosa III, Rabu malam (3/8). Truk tidak mendapatkan pengawalan standar dari pihak pelabuhan maupun anak buah kapal (ABK). Kendaraan roda empat itu langsung tergelincir dan nyaris masuk ke air.

Akibat kejadian tersebut, istri sopir truk, Yuli Mala Sari, 31, sempat terjatuh ke laut. Sopir truk, Nurul Duwi Prastia, 30, langsung menceburkan diri ke laut untuk menyelamatkan istrinya. Beruntung, Yuli tak mengalami luka parah. Dia hanya menderita memar pada kaki kiri dan ibu jari kiri akibat terjatuh.

Baca Juga :  29 CJH yang Berangkat Tahun Ini Meninggal

”Pukul 23.00, saat sopir hendak turun dari kapal, oleh petugas kapal tidak diperbolehkan untuk bermanuver supaya bisa turun dengan posisi kendaraan menghadap ke depan. Akhirnya sopir menurunkan kendaraannya dengan cara mundur,” ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Wangi AKP Ali Masduki.

Di hadapan petugas kepolisian, sopir asal Sidomulyo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo itu menjelaskan, truknya parkir di lantai 2 kapal. Gara-gara tak diizinkan berputar, truk keluar kapal dengan cara mundur. Saat masih di lantai 2, sopir sempat dipandu petugas kapal. Begitu di lantai 1, petugas kapal hanya memberi aba-aba dari kejauhan.

”Pada saat posisi truk berjalan mundur di dermaga, sopir mendapat arahan agar ke kiri. Tanpa disadari, ternyata posisi truk belum sampai di ujung dermaga. Truk tergelincir dan terguling, lalu tersangkut pipa,” imbuh mantan Kapolsek Banyuwangi itu.

Baca Juga :  Dibonceng Anak, Tabrakan dengan Truk, Ibu Meninggal

Proses evakuasi berlangsung cukup lama. Beruntung truk boks warna merah dengan nomor polisi L 8784 UD itu tidak jatuh mengenai pipa milik Pertamina. Proses evakuasi dibantu kendaraan crane. Saat dipindahkan, air laut tampak keluar dari bodi depan truk. ”Penyebab kejadian masih kita investigasi. Fokus kita melokalisasi kejadian dan mengevakuasi badan truk agar kegiatan operasional terus berjalan normal,” kata Branch Manager PT Pelindo Cabang Tanjung Wangi Pitria Kartikasari. (fre/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/