alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Cegah Abrasi, Pantai Syariah Ditanami 750 Mangrove

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Demi menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya abrasi, Pantai Syariah yang berlokasi di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, ditanami 750 mangrove kemarin (4/3).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekda Banyuwangi Mujiono, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Kav) Eko Julianto Ramadhan, Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu, dan Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori.

Penanaman mangrove secara serentak di wilayah Kodam V Brawijaya tersebut, ditinjau langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Nurchahyanto melalui video converence dengan memberikan salam dan sapaan satu per satu kepada para Dandim jajaran

Dalam video converence tersebut, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto menyampaikan, kegiatan ini merupakan upaya membantu program pemerintah pusat untuk memelihara dan menjaga kelestarian lingkungan. ”Penanaman mangrove memiliki fungsi yang banyak, di antaranya dapat menjadi tempat kembang biak biota laut,” ujar orang nomor satu di jajaran TNI wilayah Jatim tersebut.

Baca Juga :  Satpolairud Ajak Nelayan Peduli Sampah

Nurchahyanto menambahkan, daratan di pesisir lautan sudah mulai terancam. Oleh karena itu, perlu upaya menjaga, memelihara, dan merawat dengan cara menanam mangrove sehingga dapat mengurangi abrasi dari laut. ”Memang harus diantisipasi terjadinya kerusakan pantai atau laut, terutama akibat abrasi yang sering terjadi,” jelasnya.

Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Kav) Eko Julianto Ramadhan menyampaikan, dengan penanaman 750 mangrove ini diharapkan ke depannya masyarakat yang berada di sekitar Pantai Syariah dapat merawatnya dengan baik. Hutan mangrove mempunyai banyak manfaat, salah satunya sebagai penyeimbang ekosistem laut. ”Kita harap masyarakat bisa ikut melestarikan lingkungan, mencegah abrasi laut, maupun mencegah degradasi lahan,” jelasnya.

Sekda Banyuwangi Mujiono mengatakan, hutan mangrove di Kabupaten Banyuwangi harus dijaga dengan baik demi melestarikan ekosistem laut dan mencegah terjadinya bencana. ”Makanya, masyarakat juga harus ikut menjaga tanaman mangrove di Banyuwangi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Unair Support Masyarakat Pulau Santen Konservasi Ekosistem Pendaratan

Mujiono berharap, kegiatan penanaman mangrove seperti ini terus digencarkan di kabupaten the Sunrise of Java ini. ”Semoga seluruh pantai di Banyuwangi bisa ditanami mangrove, demi mencegah terjadinya abrasi,” pungkasnya. 

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Demi menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya abrasi, Pantai Syariah yang berlokasi di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, ditanami 750 mangrove kemarin (4/3).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekda Banyuwangi Mujiono, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Kav) Eko Julianto Ramadhan, Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu, dan Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori.

Penanaman mangrove secara serentak di wilayah Kodam V Brawijaya tersebut, ditinjau langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Nurchahyanto melalui video converence dengan memberikan salam dan sapaan satu per satu kepada para Dandim jajaran

Dalam video converence tersebut, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto menyampaikan, kegiatan ini merupakan upaya membantu program pemerintah pusat untuk memelihara dan menjaga kelestarian lingkungan. ”Penanaman mangrove memiliki fungsi yang banyak, di antaranya dapat menjadi tempat kembang biak biota laut,” ujar orang nomor satu di jajaran TNI wilayah Jatim tersebut.

Baca Juga :  Penjaga Kos Diamankan, Dimintai Keterangan Terkait Penampungan Benur

Nurchahyanto menambahkan, daratan di pesisir lautan sudah mulai terancam. Oleh karena itu, perlu upaya menjaga, memelihara, dan merawat dengan cara menanam mangrove sehingga dapat mengurangi abrasi dari laut. ”Memang harus diantisipasi terjadinya kerusakan pantai atau laut, terutama akibat abrasi yang sering terjadi,” jelasnya.

Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Kav) Eko Julianto Ramadhan menyampaikan, dengan penanaman 750 mangrove ini diharapkan ke depannya masyarakat yang berada di sekitar Pantai Syariah dapat merawatnya dengan baik. Hutan mangrove mempunyai banyak manfaat, salah satunya sebagai penyeimbang ekosistem laut. ”Kita harap masyarakat bisa ikut melestarikan lingkungan, mencegah abrasi laut, maupun mencegah degradasi lahan,” jelasnya.

Sekda Banyuwangi Mujiono mengatakan, hutan mangrove di Kabupaten Banyuwangi harus dijaga dengan baik demi melestarikan ekosistem laut dan mencegah terjadinya bencana. ”Makanya, masyarakat juga harus ikut menjaga tanaman mangrove di Banyuwangi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Unair Support Warga Pulau Santen Konservasi Ekosistem Pendaratan Penyu

Mujiono berharap, kegiatan penanaman mangrove seperti ini terus digencarkan di kabupaten the Sunrise of Java ini. ”Semoga seluruh pantai di Banyuwangi bisa ditanami mangrove, demi mencegah terjadinya abrasi,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/