alexametrics
25.1 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

FK-KBIHU Minta Vaksinasi Kolektif bagi CJH

BANYUWANGI – Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK-KBIHU) Banyuwangi meminta kepada pemerintah untuk memberikan prioritas vaksin Covid-19 kepada para calon jamaah haji (CJH). Pemberian vaksin tersebut bisa diselengarakan secara kolektif.

Kebijakan itu diharapkan bisa diberlakukan terutama kepada para CJH yang masuk daftar berangkat tahun 2020, tetapi batal akibat pandemi virus korona. ”Kalau diprioritaskan bagi CJH memang sudah harus, karena pemerintah Arab Saudi mengisyaratkan semua jamaah haji harus vaksin Covid-19,” ungkap Sekretaris FK-KBIHU Banyuwangi Syamsul Anam.

Pria yang akrab disapa Gus Syamsul ini menjelaskan, vaksin Covid-19 yang dibutuhkan para CJH bukan barang yang bisa didapat dengan mudah dan bisa diakses semua orang. Apalagi, saat ini ketersediaannya juga sangat terbatas dan hanya diberikan pada kalangan tertentu yang diprioritaskan.

Baca Juga :  Wajib Maksimalkan Olahan Ikan Lokal

CJH asal Banyuwangi yang tahun lalu tertunda keberangkatannya untuk menunaikan ibadah haji akibat pandemi virus korona, tentu sangat berharap bisa berangkat tahun ini. Oleh karenanya, FK-KBIHU Banyuwangi akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Banyuwangi terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada para CJH agar dilaksanakan secara kolektif.

”Kalau dilaksanakan secara kolektif akan lebih mudah dalam pendataan. Intinya kami dari FK-KBIHU siap membantu dalam proses ini agar CJH bisa berangkat pada musim haji tahun ini,” jelas lelaki yang juga Ketua KBIHU Ummul Quro’ Glenmore ini.

Sebagaimana diberitakan, Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan aturan bahwa seluruh calon jamaah yang akan melaksanakan haji tahun 2021 harus sudah divaksin Covid-19. Setelah setahun lalu, CJH asal Indonesia yang sedianya berangkat tahun 2020, batal melaksanakan ibadah haji karena Saudi melarang kunjungan dari sejumlah negara akibat wabah virus korona

Baca Juga :  Kunci Sukses Sonny Agus Selalu Menjaga Hubungan dengan Rekan Bisnis

Sehingga prioritas vaksin Covid-19 bagi para CJH yang akan berangkat haji tahun ini, menurut Gus Syamsul, sangatlah rasional dan harus segera dilaksanakan. Apalagi waktu keberangkatan CJH juga semakin dekat. ”Data jumlah CJH yang sudah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) juga sudah terdata. Jadi, sangat mudah untuk menginventarisasi berapa jumlah CJH yang divaksin,” tandas lelaki yang juga Ketua Tanfidziyah MWCNU Glenmore ini. (ddy/afi/c1)

BANYUWANGI – Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK-KBIHU) Banyuwangi meminta kepada pemerintah untuk memberikan prioritas vaksin Covid-19 kepada para calon jamaah haji (CJH). Pemberian vaksin tersebut bisa diselengarakan secara kolektif.

Kebijakan itu diharapkan bisa diberlakukan terutama kepada para CJH yang masuk daftar berangkat tahun 2020, tetapi batal akibat pandemi virus korona. ”Kalau diprioritaskan bagi CJH memang sudah harus, karena pemerintah Arab Saudi mengisyaratkan semua jamaah haji harus vaksin Covid-19,” ungkap Sekretaris FK-KBIHU Banyuwangi Syamsul Anam.

Pria yang akrab disapa Gus Syamsul ini menjelaskan, vaksin Covid-19 yang dibutuhkan para CJH bukan barang yang bisa didapat dengan mudah dan bisa diakses semua orang. Apalagi, saat ini ketersediaannya juga sangat terbatas dan hanya diberikan pada kalangan tertentu yang diprioritaskan.

Baca Juga :  Yunus dan JPU Sama-Sama Ajukan Banding

CJH asal Banyuwangi yang tahun lalu tertunda keberangkatannya untuk menunaikan ibadah haji akibat pandemi virus korona, tentu sangat berharap bisa berangkat tahun ini. Oleh karenanya, FK-KBIHU Banyuwangi akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Banyuwangi terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada para CJH agar dilaksanakan secara kolektif.

”Kalau dilaksanakan secara kolektif akan lebih mudah dalam pendataan. Intinya kami dari FK-KBIHU siap membantu dalam proses ini agar CJH bisa berangkat pada musim haji tahun ini,” jelas lelaki yang juga Ketua KBIHU Ummul Quro’ Glenmore ini.

Sebagaimana diberitakan, Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan aturan bahwa seluruh calon jamaah yang akan melaksanakan haji tahun 2021 harus sudah divaksin Covid-19. Setelah setahun lalu, CJH asal Indonesia yang sedianya berangkat tahun 2020, batal melaksanakan ibadah haji karena Saudi melarang kunjungan dari sejumlah negara akibat wabah virus korona

Baca Juga :  Polisi Sterilisasi Gereja Bintang Timur

Sehingga prioritas vaksin Covid-19 bagi para CJH yang akan berangkat haji tahun ini, menurut Gus Syamsul, sangatlah rasional dan harus segera dilaksanakan. Apalagi waktu keberangkatan CJH juga semakin dekat. ”Data jumlah CJH yang sudah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) juga sudah terdata. Jadi, sangat mudah untuk menginventarisasi berapa jumlah CJH yang divaksin,” tandas lelaki yang juga Ketua Tanfidziyah MWCNU Glenmore ini. (ddy/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Polisi Ciduk Mucikari Online

Banyuwangi Rebound

Gelar Pentas Seni Operet Milenial

Artikel Terbaru

/