alexametrics
25.1 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Sempat Damai, Yunus Disebut Tidak Minta Maaf di Media Online

JawaPos.com – Kasus dugaan ujaran kebencian dengan terdakwa M Yunus Wahyudi, menurut ketua PCNU KH Maskur Ali sebenarnya sudah pernah damai. Namun, itu terus berlanjut sampai ke meja hijau karena terdakwa tidak melakukan permintaan maaf melalui media online.

Itu terungkap dalam sidang pemeriksaan saksi di PN Banyuwangi, Selasa (6/2/2018). Saksi Maskur Ali membeber mengapa kasus tersebut terus berlanjut. “Lembaga hukum NU sudah melakukan mediasi,” katanya.

Dari proses mediasi itu, sudah menemukan benang merah. Yaitu, adanya perjanjian perdamaian pihak-pihak terkait.

“Sejak awal saya sampaikan damai, damai, damai. Asalkan Yunus mau membuat surat pernyataan dan permintaan maaf di media online,” jelas Maskur.

Namun, menurut Maskur, ada satu hal yang belum dilakukan terdakwa Yunus sampai sekarang. “Sampai sekarang, Yunus tidak melakukan permintaan maaf di media online,” ungkapnya.

Baca Juga :  Aji Mumpung Liburan, Anak-Anak Tampil Beda dengan Cat Rambut

Kasus ujaran kebencian yang sebenarnya akan dicabut, kemudian berlanjut dikepolisian. “Begitu ada surat perdamaian, Yunus berulah lagi,” tegas Maskur Ali.

JawaPos.com – Kasus dugaan ujaran kebencian dengan terdakwa M Yunus Wahyudi, menurut ketua PCNU KH Maskur Ali sebenarnya sudah pernah damai. Namun, itu terus berlanjut sampai ke meja hijau karena terdakwa tidak melakukan permintaan maaf melalui media online.

Itu terungkap dalam sidang pemeriksaan saksi di PN Banyuwangi, Selasa (6/2/2018). Saksi Maskur Ali membeber mengapa kasus tersebut terus berlanjut. “Lembaga hukum NU sudah melakukan mediasi,” katanya.

Dari proses mediasi itu, sudah menemukan benang merah. Yaitu, adanya perjanjian perdamaian pihak-pihak terkait.

“Sejak awal saya sampaikan damai, damai, damai. Asalkan Yunus mau membuat surat pernyataan dan permintaan maaf di media online,” jelas Maskur.

Namun, menurut Maskur, ada satu hal yang belum dilakukan terdakwa Yunus sampai sekarang. “Sampai sekarang, Yunus tidak melakukan permintaan maaf di media online,” ungkapnya.

Baca Juga :  Aji Mumpung Liburan, Anak-Anak Tampil Beda dengan Cat Rambut

Kasus ujaran kebencian yang sebenarnya akan dicabut, kemudian berlanjut dikepolisian. “Begitu ada surat perdamaian, Yunus berulah lagi,” tegas Maskur Ali.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/