alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Arak Bali Diselundupkan di Bus Pariwisata, Dihadang di Pintu Keluar

JawaPos.com – Aparat gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan minuman keras (miras) jenis arak dari Bali ke Banyuwangi dini hari kemarin (4/1). Penyelundupan dengan menggunakan bus itu berhasil diendus aparat kepolisian.

Bus pariwisata bernopol D 7504 UB itu didapati membawa enam jeriken ukuran 30 liter berisi arak, satu paket dus isi 50 botol ukuran 600 mililiter, dan dua botol ukuran 1,5 liter. Sopir bus, Suhendi, 65, asal Wonokromo, Surabaya sengaja mengelabui petugas dengan menyembunyikan miras tersebut di bagasi bus.

Penggagalan penyelundupan arak Bali tersebut dilakukan oleh anggota Propam dan Unit Resmob Polresta Banyuwangi. ”Adanya informasi penyelundupan ini dari warga,” ujar anggota Propam Brigadir Marcelino Da Costa.

Baca Juga :  Polsek Pesanggaran Sita 296 Botol Miras

Menurut Marcelino, begitu menerima informasi warga, seluruh unit langsung bergerak melakukan menyelidikan. Untuk mengantisipasi kecolongan, aparat gabungan menunggu di pintu keluar ASPD Ketapang. ”Kita tunggu di pintu keluar, hingga lima jam,” katanya.

Selama menunggu lima jam, pukul 02.00 angkutan bus yang ditunggu akhirnya melintas. Aparat gabungan pun langsung menghentikannya. ”Langsung kami geledah di setiap sudut kendaraan, ternyata barang terlarang tersebut disembunyikan di bagasi bus,” terangnya.

Selain mengamankan arak dan sopir bus, kernet bus Supriyanto, 39, asal Bandung, juga diamankan di Polresta Banyuwangi. Kasatreskrim AKP Mustijat Priambodo mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan akan melakukan pengembangan dengan kasus tersebut. ”Kami masih lakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk sopir dan kernet, barang tersebut sedianya akan dikirim ke Bandung,” tegasnya. (rio/aif/c1)

Baca Juga :  Pakan Udang Diembat, Tambak Rugi Rp 2 Miliar

JawaPos.com – Aparat gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan minuman keras (miras) jenis arak dari Bali ke Banyuwangi dini hari kemarin (4/1). Penyelundupan dengan menggunakan bus itu berhasil diendus aparat kepolisian.

Bus pariwisata bernopol D 7504 UB itu didapati membawa enam jeriken ukuran 30 liter berisi arak, satu paket dus isi 50 botol ukuran 600 mililiter, dan dua botol ukuran 1,5 liter. Sopir bus, Suhendi, 65, asal Wonokromo, Surabaya sengaja mengelabui petugas dengan menyembunyikan miras tersebut di bagasi bus.

Penggagalan penyelundupan arak Bali tersebut dilakukan oleh anggota Propam dan Unit Resmob Polresta Banyuwangi. ”Adanya informasi penyelundupan ini dari warga,” ujar anggota Propam Brigadir Marcelino Da Costa.

Baca Juga :  Bersalawat Sambut Tahun Baru 2018

Menurut Marcelino, begitu menerima informasi warga, seluruh unit langsung bergerak melakukan menyelidikan. Untuk mengantisipasi kecolongan, aparat gabungan menunggu di pintu keluar ASPD Ketapang. ”Kita tunggu di pintu keluar, hingga lima jam,” katanya.

Selama menunggu lima jam, pukul 02.00 angkutan bus yang ditunggu akhirnya melintas. Aparat gabungan pun langsung menghentikannya. ”Langsung kami geledah di setiap sudut kendaraan, ternyata barang terlarang tersebut disembunyikan di bagasi bus,” terangnya.

Selain mengamankan arak dan sopir bus, kernet bus Supriyanto, 39, asal Bandung, juga diamankan di Polresta Banyuwangi. Kasatreskrim AKP Mustijat Priambodo mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan akan melakukan pengembangan dengan kasus tersebut. ”Kami masih lakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk sopir dan kernet, barang tersebut sedianya akan dikirim ke Bandung,” tegasnya. (rio/aif/c1)

Baca Juga :  Usaha Kerajinan Pot Semen Menjanjikan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/